INDUSTRY.co.id-Jakarta- PT Duta Pertiwi Nusantara (DPNS) optimis bahwa prospek usaha kedepannya akan cukup baik dan diproyeksikan masih dapat mencatat pertumbuhan kinerja yang positif di tahun 2023.

Advertisement

Adapun tantangan yang dihadapi oleh Perseroan antara lain munculnya kompetitor yang bergerak di industri sejenis sehingga membuat Perseroan harus menerapkan pengelolaan model bisnis dengan lebih baik lagi supaya dapat memberikan pelayanan dan harga terbaik untuk para konsumen.

Perseroan juga senantiasa berusaha untuk menjalin hubungan yang erat baik dengan supplier lokal maupun internasional sehingga Perseroan tetap dapat memenuhi kebutuhan bahan baku yang diperlukan untuk dipakai dalam aktivitas produksi.

Advertisement

Meskipun persaingan cukup berat, namun Perseroan masih mampu menghasilkan kinerja keuangan yang positif.

Di tahun 2022, Perseroan berhasil mencatatkan kinerja yang positif. Hal tersebut dapat dilihat melalui pencapaian jumlah laba tahun 2022 senilai Rp 27,42 miliar atau naik sebesar 20,69% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp 22,72 miliar. Pencapaian ini sangat menggembirakan karena Perseroan mampu melampaui target laba tahun 2022 yang semula diproyeksikan senilai Rp 23 miliar. Realisasi laba tercatat melebihi target sebesar Rp 4,42 miliar.

Advertisement

Selain itu pencapaian jumlah penjualan bersih juga melampaui target yang semula ditetapkan senilai Rp 147,21 miliar. Penjualan bersih yang berhasil dicapai oleh Perseroan di tahun 2022 senilai Rp 200,91 miliar atau melebihi target senilai Rp 53,7 miliar.

Perseroan tetap optimis bahwa prospek bisnis kedepannya masih cukup baik dan akan mampu membawa Perseroan mencetak laba ditahun 2023 melalui pengelolaan keuangan dengan prinsip kehati-hatian, akuntabel dan disiplin.

Advertisement

Selain itu, Perseroan akan terus melakukan pengawasan maupun evaluasi terhadap strategi bisnis, diantaranya terkait kebijakan operasional, finansial dan manajemen pengelolaan stok dengan mempertimbangkan faktor internal maupun faktor eksternal yang akan mempengaruhi bisnis Perseroan.

Sebagai informasi, entitas anak untuk anak perusahaan yaitu PT Intitirta Primasakti yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, saat ini sedang melakukan pembebasan lahan untuk keperluan membangun infrastruktur seperti jalan dan lain-lain.