INDUSTRY.co.id - Jakarta - Platform penyedia sewa apartemen, Travelio Indonesia berhasil memperoleh pendanaan seri C yang tidak diungkapkan jumlahnya untuk memperkuat dominasinya di pasar sewa apartemen. 

Advertisement

Pendanaan ini juga melibatkan partisipasi investor baru seperti DAOL Ventures dari Korea (sebelumnya KTB), Orzon Ventures (didukung oleh PTTOR Thailand dan 500 Global), dan AppWorks dari Taiwan. Investor lama, Pavilion Capital dari Temasek, juga turut serta dalam pendanaan ini.

Selain menyediakan apartemen fully-furnished apartments, Travelio juga telah memperluas produknya untuk apartemen dan rumah yang unfurnished. Unit manajemen properti Travelio yang mengoperasikan apartemen fully-furnished apartments berhasil mencapai EBITDA yang positif sejak tahun lalu. 

Advertisement

Travelio sebagai grup diharapkan dapat mencapai EBITDA yang positif pada akhir tahun ini. Saat ini, perusahaan memiliki lebih dari 600 karyawan dan tidak pernah melakukan pengurangan pegawai atau pemutusan hubungan kerja sejak pandemi terjadi. Sebagian dari pendanaan baru yang diperoleh akan digunakan untuk meluncurkan sebuah bisnis baru di sektor sewa dengan opsi kepemilikan. 

"Kami sangat antusias untuk meluncurkan inisiatif baru ini karena akan mengatasi masalah rendahnya kepemilikan rumah bagi generasi milenial kelas menengah yang merupakan mayoritas penyewa kami. Dengan demikian, kami tidak hanya akan menjadi solusi sementara bagi mereka selama beberapa tahun tetapi juga untuk seumur hidup mereka," kata Christina Suriadjaja, Co-Founder dan CSO Travelio yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (11/4/2023).

Advertisement

Travelio saat ini mengelola lebih dari 15.000 properti secara eksklusif. Saat ini, Travelio beroperasi di 12 kota yaitu Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bogor, Depok, Bandung, Surabaya, Semarang, Karawang, Makassar, Yogyakarta, dan Medan, dengan rencana ekspansi ke kota-kota lain di tahun ini.

Advertisement