Gelar Rakernas ke-XXII, Ini Rekomendasi Himpunan Kawasan Industri Kepada Pemerintah

Oleh : Hariyanto | Jumat, 09 September 2022 - 09:54 WIB

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri, Sanny Iskandar
Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri, Sanny Iskandar

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam rangka mengevaluasi perkembangan dan permasalahan Kawasan Industri (KI), Himpunan Kawasan Industri (HKI) menggelar kegiatan Rakernas ke-XXII pada tanggal 8-10 September 2022 di Royale Krakatau Hotel and Convention, Cilegon-Banten yang diikuti oleh seluruh Direksi/Pimpinan perusahaan Kawasan indsutri termasuk mitra-mitra KI baik dari kalangan pemerintah maupun swasta.

Rakernas XXII HKI memilih tema "Jaminan Kepastian Hukum Dibidang Penataan Ruang dan Pertanahan Dalam Pengembangan Kawasan Ekonomi Yang Berdaya Saing"

Turut mengundang dalam acara pembukaan Rakernas antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Agraria & Tata Ruang/Kepala Badan Pertananah Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto; dan Plt. Gubernur Banten, AI Muktabar

Rakernas XXII yang diawali dengan acara Business Forum dihadiri oleh Deputi Bidang Koord. Pengembangan Wilayah & Tata Ruang, Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo; Dirjen Tata Ruang Kementerian Agraria & Tata Ruang/BPN, Gabriel Triwibawa; dan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri, Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi.

Beberapa topik yang akan dibahas dalam rakernas XXII HKI, sebagai rekomendasi HKI kepada pemerintah. "Sejalan dengan amanat UU 3/2014, bahwa peran dan fungsi keberadaan Kl menjadi sangat strategis sebagai sarana percepatan realisasi pembangunan industri manufaktur. Untuk itu, KI merupakan program nasional yang perlu mendapat prioritas khusus," kata Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri, Sanny Iskandar dalam keterangan resmi yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (9/9/2022).

Kemudian, lanjutnya, aspek pertanahan & tata ruang menjadi acuan dasar dalam pengelolaan dan pengembangan KI di daerah. "Mengingat pembangunan Kl didasari atas kebijakan yang diatur dalam Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) yang selanjutnya ditetapkan dalam Kawasan Peruntukan Industri (KPI) berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRT) di daerah setempat," lanjutnya.

"Dari aspek pertanahan & tata ruang di atas, maka dalam rangka menyukseskan pengembangan KI di daerah, beberapa permasalahan di lapangan perlu dapat segera diselesaikan, antara lain Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), Pengawasan Penataan Ruang, dan Kawasan dan Tanah Terlantar," ujarnya.

"Permasalahan penataan ruang dan pertanahan dalam pengembangan KI diatas tentunya menjadi tolak ukur maju mundurnya kegiatan investasi di Indonesia, dimana kita melihat negara-negara lain sedang berpacu menarik investasi ke negaranya dengan pemberian insentif yang beragam termasuk jaminan kepastian hukum," pungkasnya.

Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), Organisasi profesi para pengembang dan pengelola Kawasan Industri yang telah eksis sejak tahun 1989. HKI Saat ini memiliki 107 KI anggota yang tersebar di 22 provinsi, dengan total area mencapai 106.512,30 Ha.

Eksistensi HKI selama 34 tahun ini telah berkontribusi pada pengembangan industri manufaktur di berbagi wilayah di Indonesia. Sebagaimana diketahui, bahwa sektor industri manufaktur merupakan salah satu sektor ekonomi yang paling besar kontribusinya terhadap Product Domestic Bruto (PDB) yang rata-rata sekitar 20% per tahun.

Pencapaian pertumbuhan Kl di daerah-daerah tidak hanya mampu menciptakan berbagai kegiatan ekonomi, akan tetapi mampu meningkatkan pertumbuhan kegiatan sosial, seperti aspek lingkungan dan tata ruang, serta kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan ekonomi yang tumbuh banyak menciptakan berbagai usaha-usaha komersial baik yang terkait langsung maupun tidak langsung8 dengan kegiatan industri manufaktur.

UU 3/2014 tentang Perindustrian merupakan suatu regulasi yang lebih menegaskan pada peran dan fungsi Kl sebagai sarana percepatan pertumbuhan industri nasional. Dimana adanya kewajiban perusahaan industri yang akan menjalankan kegiatan usahanya wajib berlokasi di dalam Kawasan Industri.

Di samping itu, ditegaskan pula dalam rangka mendorong kemajuan KI maka Pemerintah Pusat/Pemerintah Daerah wajib menyediakan infrastruktur industri yang terdiri dari Lahan industri berupa Kawasan Industri dan/atau Kawasan Peruntukan Industri; Fasilitas jaringan energi dan kelistrikan;  Fasilitas jaringan telekomunikasi; Fasilitas jaringan sumber daya air; Fasilitas jaringan sanitasi; dan Fasilitas jaringan transportasi.

Dengan amanat UU di atas, peran pemerintah sangat jelas untuk turut hadir mendukung usaha-usaha Kawasan Industri di daerah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

CoinEx

Sabtu, 10 Desember 2022 - 11:23 WIB

Pengguna CoinEx Berpeluang Diundang ke Inggris dan Negara Lain, Begini Caranya

Pada tanggal 24 Desember mendatang, crypto exchange CoinEx akan merayakan hari jadinya yang kelima, merayakan perkembangan platform bersama dengan para pengguna setianya.

OPPO di INNO DAY 2022

Sabtu, 10 Desember 2022 - 10:48 WIB

OPPO Komitmen Ungkap Teknologi Mutakhir Baru dan Komitmen Memberdayakan Masa Depan yang Lebih Baik

OPPO mengkonfirmasi bahwa acara teknologi tahunan keempatnya, INNO DAY 2022, akan diadakan dalam format virtual pada 14 Desember 2022. Bertemakan "Memberdayakan Masa Depan yang Lebih Baik",…

Presiden Jokowi dan Mempelai Pria, Kaesang

Sabtu, 10 Desember 2022 - 09:58 WIB

Kaesang Sekeluarga Hadiri Upacara Malam Midodareni di Rumah Erina Gudono

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengantar putra bungsunya, Kaesang Pangarep, ke rumah calon mempelai wanitanya, Erina Gudono, di Sleman, Yogyakarta, untuk menjalani prosesi upacara midodareni…

Dankormar Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto

Sabtu, 10 Desember 2022 - 06:00 WIB

Dankormar Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto Hadiri Pelepasan Sailing Camp Perti Saka Bahari 2022

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, menghadiri Upacara pelepasan Sailling Camp Perti saka Bahari dalam rangka peringatan Hari Armada RI…

Kolaborasi TNI AL-Laskar Indonesia Pusaka Suguhkan Lakon 'Pandowo Boyong'

Sabtu, 10 Desember 2022 - 05:59 WIB

Lestarikan Seni Budaya, Kolaborasi TNI AL-Laskar Indonesia Pusaka Suguhkan Lakon Pandowo Boyong

Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera sekaligus pelestarian wayang orang, TNI AL bersama Laskar Indonesia Pusaka (LIP), didukung Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, akan mempergelarkan…