Program Makmur Tingkatkan Produktivitas Tebu

Oleh : Herry Barus | Jumat, 19 Agustus 2022 - 07:04 WIB

Program Makmur Tingkatkan Produktivitas Tebu
Program Makmur Tingkatkan Produktivitas Tebu

INDUSTRY.co.id - Subang – BUMN Industri Pupuk dan Pangan PT Pupuk Indonesia (Persero), melalui anak usahanya PT Pupuk Kujang Cikampek, dan PT RNI (Persero) Holding Pangan ID FOOD melalui anak usahanya PT PG Rajawali II kembali berhasil meningkatkan produktivitas tanaman tebu melalui program Makmur di Desa Pasirbungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang Jawa Barat.

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto menyebutkan bahwa panen tebu ini berhasil meningkatkan produktivitas tanaman tebu dari 60 ton menjadi 104 ton per hektar atau mengalami peningkatan 73%. Dengan keberhasilan ini, Nugroho berharap petani tebu lainnya dapat bergabung dalam program Makmur sehingga bisa mendapatkan pendampingan dan meningkatkan produktivitas tanamannya.

“Melalui program Makmur, Pupuk Indonesia mendukung peningkatan produktivitas tanaman tebu dengan komitmen untuk memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan serta turut mengawal budidaya tebu. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan swasembada gula,” demikian ungkap Nugroho saat mengikuti panen tebu bersama Pupuk Kujang Cikampek dan ID FOOD yang dihadiri oleh Asisten Deputi Pupuk Dan Pangan Kementerian BUMN, Zuryati Simbolon, Senin (15/8/2022).

Dengan peningkatan produktivitas ini, lebih lanjut Nugroho mengungkapkan bahwa keuntungan para petani tebu pun mengalami peningkatan 271% yaitu dari 7,06 juta per hektar menjadi Rp 26,2 juta per hektar. “Hal ini tidak lepas dari peran semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem Makmur. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung program Makmur ini sehingga dapat berjalan baik,” tutur Nugroho.

Lebih lanjut Nugroho menyebutkan bahwa hingga Juli 2022, program Makmur telah terlaksana di atas lahan seluas 184.305 hektar atau 73% dari target 250 ribu hektar pada akhir tahun 2022, dengan jumlah petani binaan sebanyak 94.431 orang.

Dari total lahan seluas 184.305 hektar ini, lahan varian tebu pada program Makmur sudah terimplementasi seluas 45.532 hektar atau 41% dari target yang ditetapkan yakni 110.000 hektar dengan melibatkan sebanyak 8.686 orang petani. Sementara sisanya untuk komoditas padi, jagung, kopi, kelapa sawit, hortikultura, dan sebagainya.

Sementara itu, Direktur Utama Holding Pangan ID FOOD sekaligus Ketua PMO Program Makmur Frans Marganda Tambunan mengatakan BUMN Pangan dan Pupuk bersinergi untuk mendukung swasembada gula nasional melalui ekosistem pelaku usaha pertanian diantaranya dengan perbaikan on farm dan off farm termasuk salah satunya adalah melalui program Makmur dengan pemberdayaan Petani dan Kemitraan petani.

“Pada hari ini, Program Makmur yang dikelola ID FOOD melalui anak usaha PT PG Rajawali II juga telah menghasilkan produksi tebu sebesar 228 Ribu Ton di luasan lahan 3.156,45 Hektare dan jumlah Petani sebanyak 430 orang,”Jelas Frans pada kesempatan panen tebu di wilayah Jawa Barat.

Frans melanjutkan dari beberapa komoditas pangan melalui program Makmur, komoditas tebu menjadi prioritas guna menggenjot kontribusi gula Nasional. “Sinergi melalui program Makmur ini wujud terciptanya ekosistem pangan, atasi krisis pangan,” ujar Frans.

Direktur Utama Pupuk Kujang Cikampek, Maryadi, mengatakan bahwa Pupuk Kujang sedang memperkuat ekosistem petani tebu di Jawa Barat. Melalui Program Makmur, petani tebu ditargetkan bisa meningkatkan keuntungan dan lebih sejahtera.

Demi menyokong rencana tersebut, Pupuk Kujang membuat pupuk NPK khusus tebu untuk memudahkan petani. Maryadi  menuturkan bahwa NPK Tebu Pupuk Kujang memiliki formula 21-9-15+S+Zn. "NPK tebu Kujang memiliki kandungan nitrogen (21) fosfor (9) dan kalium (15). Di NPK tersebut, kami juga menambahkan sulfur (S) dan seng (Zn)," ujar Maryadi.

"Formula pupuk tebu kami buat berdasarkan hasil riset. Dengan menambahkan sulfur dan seng, tebu bisa tumbuh lebih maksimal, berbatang jangkung hingga rendemen gula menjadi lebih banyak," Maryadi menambahkan.

Makmur merupakan program yang diluncurkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Agustus 2021. Program dengan makna “Mari Kita Majukan Usaha Rakyat” ini memberikan pengawasan dan pendampingan intensif kepada petani. Mulai dari pengelolaan budidaya tanaman, digital farming, hingga mekanisasi pertanian. Selain itu, disiapkan juga akses permodalan, perlindungan risiko pertanian, serta adanya kepastian pembelian dengan harga kompetitif melalui offtaker.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dankormar Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto

Sabtu, 10 Desember 2022 - 06:00 WIB

Dankormar Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto Hadiri Pelepasan Sailing Camp Perti Saka Bahari 2022

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, menghadiri Upacara pelepasan Sailling Camp Perti saka Bahari dalam rangka peringatan Hari Armada RI…

Kolaborasi TNI AL-Laskar Indonesia Pusaka Suguhkan Lakon 'Pandowo Boyong'

Sabtu, 10 Desember 2022 - 05:59 WIB

Lestarikan Seni Budaya, Kolaborasi TNI AL-Laskar Indonesia Pusaka Suguhkan Lakon 'Pandowo Boyong'

Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera sekaligus pelestarian wayang orang, TNI AL bersama Laskar Indonesia Pusaka (LIP), didukung Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, akan mempergelarkan…

Kemenperin Selenggarakan Program D1

Sabtu, 10 Desember 2022 - 05:47 WIB

Kemenperin Selenggarakan Program D1, Lulusan Bisa Langsung Kerja

SDM angkatan tenaga kerja secara keseluruhan di Indonesia pada Era Industri 4.0 berjumlah 144,01 juta jiwa atau 69,06% dari total penduduk usia kerja berjumlah total 208,54 juta, dengan komposisi…

Prajurit dan PNS Denma Mako Kormar Laksanakan Olahraga

Sabtu, 10 Desember 2022 - 05:30 WIB

Prajurit dan PNS Denma Mako Kormar Laksanakan Olahraga

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kebugaran tubuh serta Stamina, Prajurit dan PNS Denma Mako Kormar selesai apel laksanakan olahraga di Markas Komando Korps Marinir Jl. Prajurit KKO Usman…

KASAL Laksamana TNI Yudo Margono

Sabtu, 10 Desember 2022 - 05:00 WIB

KASAL Laksamana TNI Yudo Margono: Program Kerja TNI AL Harus Sesuai Prioritas Nasional

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan dan Anggaran Keuangan (Renaku) II UO TNI Angkatan Laut (TNI AL) tahun anggaran 2023…