Menperin Agus: Investasi Industri Perakitan Kendaraan Roda Empat di RI Capai Rp139 Triliun

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 30 Juli 2022 - 14:16 WIB

Menko Airlangga dan Menperin Agus bersama investor Otomotif Asal Jepang, Korea Selatan, dan China
Menko Airlangga dan Menperin Agus bersama investor Otomotif Asal Jepang, Korea Selatan, dan China

INDUSTRY co.id - Jakarta - Menteri Perindusterian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa industri otomotif berperan penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sampai saat ini, Kementerian Perindustrerian (Kemenperin) mencatat, terdapat 21 industri perakitan kendaraan roda empat atau lebih dengan total investasi mencapai Rp139,36 triliun.

Investasi tersebut berasal dari Jepang sebesar Rp116,1 triliun (83,31%), disusul Korea sebesar Rp10,54 triliun (7,56%) dan China sebesar Rp11,3 triliun (8,11%). Selebihnya adalah investasi dari Uni Eropa dan dalam negeri, yaitu sebesar Rp1,42 triliun (1,02 %).

Baru-baru ini, dalam hasil lawatan Menperin Agus ke Jepang mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, juga telah berhasil memegang komitmen perusahaan otomotif untuk terus meningkatkan investasi di Indonesia. 

Dimana dari hasil pertemuan Menko  Perekonomian dan Menperin bersama para pimpinan perusahaan otomotif di Jepang, didapatkan komitmen investasi dari Mitsubishi Motor Company (MMC) sebesar Rp10 triliun yang akan direalisasikan mulai tahun nbsp;2 22 hingga 2025.

Selanjutnya, Toyota Motor Corporation (TMC) akan menambah investasi Rp27,1 triliun untuk lima tahun ke depan (2 22-2026).

&ldquo Mitsubishi terus merealisasikan komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi mobil hybrid dan meningkatkan pasar ekspor, termasuk melakukan perluasan pasar ekspor baru, dari 30 menjadi 39 negara, sampai dengan tahun 2024,” ujar Menperin Agus di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Kemenperin mengapresiasi dan mendukung realisasi komitmen tersebut, serta menyampaikan beberapa harapan kepada Mitsubishi, antara lain untuk mempercepat Program Produksi Kendaraan teknologi KBL Berbasis Baterai atau EV keycar di Indonesia, serta untuk mengekspor kendaraan jenis SUV dari Indonesia ke pasar Australia dalam waktu satu tahun ke depan.

Kepada Toyota, Menperin menyampaikan harapan agar pabrikan tersebut mendukung upaya peningkatan penggunaan komponen lokal Indonesia.

“Kami juga meminta para pelaku industri ini untuk meningkatkan penggunaan komponen lokal Indonesia, khususnya komponen dari industri kecil dan menengah (IKM). Hal ini juga kami sampaikan di forum bisnis industri otomotif di Jepang, Juni lalu,” tegas Menperin Agus.

Selain dari Jepang, pelaku otomotif dari Korea Selatan juga terus meningkatkan penanaman modalnya di Indonesia. Perusahaan kendaraan asal Korea Selatan, Hyundai, telah mulai memproduksi kendaraan secara massal untuk produk jenis B-SUV, MPV, dan EV SUV di pabrik Karawang, Jawa Barat, sejak Januari 2022 lalu.

Hyundai juga telah meluncurkan Ioniq 5, kendaraan listrik pertama produksi pabrik tersebut pada Maret 2022. Pada tahap pertama, Hyundai menginvestasikan USD 750 Juta di Indonesia dengan total kapasitas produksi sebanyak 150.000 unit/tahun yang diantaranya saat ini digunakan untuk memproduksi EV sebanyak 3000 unit/tahun dan akan ditingkatkan sesuai dengan permintaan.

Pada saat ini sedang dijajaki rencana investasi perusahaan otomotif asal China, yakni Chery Motor. Perusahaan Chery telah bertemu beberapa kali dengan Menperin membahas rencana investasi yang akan mulai berjalan pada tahun 2022 dengan total komitmen investasi sekitar USD 1 miliar.

Pada tahun 2022, secara bertahap Chery akan mulai memproduksi kendaraan jenis SUV dengan total sembilan model dan di antaranya untuk kebutuhan ekspor. Selanjutnya, PT. Chery Motors Indonesia akan melakukan empat tahapan investasi sampai tahun 2028.

“Di tahun 2022, Chery akan mulai memproduksi kendaraan jenis SUV. Kemudian, dalam empat tahap pengembangan hingga 2028, pabriknya akan memproduksi sembilan model, dengan proporsi bagi pasar ekspor juga,” jelas Menperin Agus.

Menperin Agus menambahkan, pihak Chery telah melakukan komunikasi intensif dengan Kemenperin dan menyatakan komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai hub ASEAN dan bagian dari ekspor global perusahaan tersebut.

Selanjutnya terdapat dua perusahaan otomotif lainnya dari China yang berencana memproduksi EV, yaitu PT. SGMW Motor Indonesia (Wuling) dengan kapasitas produksi 1 .000 unit/tahun dan PT. Sokonindo Automobile dengan kapasitas produksi 1.000 unit/tahun.

“Kemenperin menyambut baik investasi para pelaku industri otomotif, termasuk yang mengembangan bisnis kendaraan listrik. Kami mendukung penuh pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu sampai hilir untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dalam produksi kendaraan listrik yang berdaya saing global,” kata Menperin.

Ia mengungkapkan ada banyak investor yang mengajukan proposal untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, termasuk industri produsen baterai EV. Salah satunya adalah konsorsium yang terdiri dari Hyundai Motor Company, KIA Corporation, Hyundai Mobis, LG Energy Solution, dan Indonesia Battery Corporation (IBC).

Selain itu, perusahaan Contemporary Brunp Lygend Co., Ltd. (CBL) bersama Aneka Tambang (Persero) dan IBC juga berkolaborasi untuk menjalankan proyek integrasi baterai EV, mulai dari penambangan dan pemrosesan nikel, produk baterai EV, produksi baterai EV, dan daur ulang baterai dengan total investasi di tahap I sekitar USD6 Miliar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Founder dan CEO CoinEx Haipo Yang

Kamis, 29 September 2022 - 20:54 WIB

Membaca Kiprah Crypto Exchange CoinEx untuk Donasi Kemanusiaan

Jakarta-Berkomitmen pada gagasan amal tanpa batas telah menjadi visi awal dari organisasi nirlaba yang dihadirkan bursa kripto CoinEx, CoinEx Charity.

Bank Sumut (Foto Ist)

Kamis, 29 September 2022 - 20:24 WIB

Perbesar Kredit ke Sektor Riil, Bank Sumut Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Medan– Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, karena menjadi basis berbagai komoditas unggulan nasional serta sentra manufaktur di luar Pulau Jawa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto Doc Golkar

Kamis, 29 September 2022 - 20:14 WIB

Ekonomi Digital Indonesia akan Capai 150 Miliar US di 2025, Pemerintah Harus Siapkan Infrastruktur dan Tingkatkan SDM

Jakarta - Pertumbuhan Ekonomi digital akan sangat dinikmati oleh kaum muda Indonesia. Untuk itu, pemerintah diminta tidak hanya menyiapkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan sumber daya…

Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam waktu dekat akan segera bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sebelumnya, pertemuan kedua elite itu dijadwalkan pada bulan lalu, namun tertunda. Doc DPR

Kamis, 29 September 2022 - 20:06 WIB

Pertemuan Airlangga-Puan Bakal Buka Peluang Koalisi Pilpres 2024

Jakarta- Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam waktu dekat akan segera bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sebelumnya, pertemuan kedua elite itu dijadwalkan pada bulan lalu,…

forum diskusi bertema “Kelola Rencana Keuangan Ala Milenial Miliki Properti,”

Kamis, 29 September 2022 - 19:48 WIB

Synthesis Huis Berikan Solusi Keuangan Bagi Executive Milenial untuk Miliki Rumah di Jakarta

Hadirnya Synthesis Huis di wilayah Cijantung, Jakarta Timur dapat dijadikan pilihan hunian bagi semua kalangan termasuk executive milenial. Hal ini diungkapkan oleh Managing Director Synthesis…