Rangkul Pecinta Kuliner Pedas, TAYS Luncurkan Krakenz, Inovasi Kraker Panggang Sehat Dengan 8 Bumbu Unik Mancanegara

Oleh : Herry Barus | Kamis, 16 Juni 2022 - 13:52 WIB

PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS),
PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS),

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS), produsen makanan ringan sehat asal Indonesia yang telah menembus pasar internasional, baru-baru ini meluncurkan inovasi terbarunya dalam produk makanan ringan sehat yang diberi nama Krakenz. Kraker panggang dengan rasa pedas unik ini disesuaikan bagi masyarakat Indonesia yang menyukai citarasa pedas.

Sebagai negara yang kaya rempah, penduduk Indonesia terbiasa meracik masakan dengan bahan dasar yang membuat rasa makanan menjadi kuat, termasuk rasa pedas. Bahkan, menyukai makanan pedas seolah sudah menjadi budaya tersendiri di Tanah Air.

“Santapan pedas seolah menjadi simbol kebersamaan. Kecintaan masyarakat terhadap rasa pedas ini yang mendorong kami untuk berinovasi menciptakan sesuatu yang berbeda. Di tengah banyaknya makanan ringan yang pedas dari cabai atau sambal, Krakenz menghadirkan varian rasa pedas berbeda dengan yang biasa ada di pasaran, yaitu sensasi pedas dari berbagai negara,” tutur Alexander Anwar, CEO Tays Bakers.

Pengolahan oven baked membuat Krakenz tidak berminyak dan lebih sehat untuk disantap. Saat ini, dua dari lima varian rasa Krakenz sudah tersedia di pasaran, yaitu Japanese Curry dan Sweet & Spicy. Sementera ketiga varian lainnya yaitu Nachos Cheese, Truffle Wasabi dan Mala akan diluncurkan dalam tiga bulan ke depan. Meski mengangkat citarasa unik mancanegara, Krakenz diproduksi menggunakan bahan baku dan rempah lokal yang berkualitas.

“Produk Krakenz menambah portofolio Tays Bakers dalam unit bisnis biscuit & crackers yang juga merupakan unit bisnis andalan perusahaan saat ini. Sebagai perusahaan yang menitikberatkan pada pendekatan inovatif, kami percaya Krakenz bisa menonjol di pasaran, baik dari segi varian rasa, desain kemasan, hingga harga yang kompetitif,” tambah Alex.

Saat ini, Krakenz bisa didapatkan secara online dan akan segera tersedia di pasar ritel dan pasar modern mulai bulan Juli 2022. Krakenz juga akan didistribusikan secara nasional untuk menjangkau pecinta kuliner pedas di seluruh Nusantara. Produk ini juga telah diekspor ke Tiongkok dengan nama Zipico.

Didirikan pada tahun 1998, Tays Bakers memulai usahanya dengan 1-line produksi wafer stick dengan merek dagang Nitchi. Kini, perusahaan berkembang terus dan memiliki empat kategori produk yaitu Biscuit & Crackers, Rolled Wafer, Extruded Puff Snack dan Chocolate Confectionary dengan berbagai merek dagang yang cukup di kenal salah satunya produk Crisp Kentang Panggang TRICKS. Produk-produk Tays Bakers telah diekspor ke mancanegara, seperti ASEAN, China, Taiwan, Korea, Australia, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat.

Tentang Tays Bakers

PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS) didirikan pada tahun 1998 dengan lokasi pabrik di Tangerang. Tays Bakers bergerak di bidang industri FMCG (Fast Moving Consumer Goods) yang berfokus di pasar makanan ringan. Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan perusahaan, pada tahun 2014 PT Jaya Swarasa Agung Tbk berkembang menjadi empat unit bisnis, yaitu Biscuit & Crackers, Rolled Wafer, Extruded Puff Snack dan Confectionary Chocolate.

Memiliki sertifikasi ISO 22000:2018, PT Jaya Swarasa Agung Tbk berkomitmen untuk terus mengembangkan produk inovatif yang enak dan juga sehat, dengan kualitas yang dapat dipercaya. Produk-produk Tays Bakers telah diekspor ke mancanegara, seperti ASEAN, China, Taiwan, Korea, Australia, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perlu Pendekatan Agama, Agar Program Imunisasi di Provinsi Aceh Meningkat

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:15 WIB

Perlu Pendekatan Agama, Agar Program Imunisasi di Provinsi Aceh Meningkat

Dalam upaya mencari solusi tentang cakupan imunisasi di Provinsi Aceh. Dalam hal ini Direktorat Pengelolaan Imunisasi dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian…

Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Pariaman, Sumatra Barat (Foto: Kemenparekraf)

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:00 WIB

Sandiaga Uno ingin Kota Pariaman Kembangkan Potensi Seni Pertunjukan, Kriya, Kuliner, dan Fesyen

Sebagai upaya untuk membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kota Pariaman, Sumatra…

Ilustrasi tanaman Ganja

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:59 WIB

Ada Penelitian Baru Manfaat Ganja, Komisi III: UU Narkotika Mendesak Direvisi Demi Kepentingan Medis

Anggota Komisi III DPR RI Romo H.R. Muhammad Syafi'i menegaskan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika mendesak segera untuk direvisi mengingat adanya tuntutan perkembangan…

Ketum PWI Atal S Depari Apresiasi Program PWI Babel

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:45 WIB

Ketum PWI Atal S Depari Apresiasi Program PWI Babel

Ketua Umum PWI Pusat Atal.S Depari mengapresiasi program PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2022 - 2027. Hal ini dikatakan Atal saat pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Provinsi…

Penandatanganan MoU LPDB-KUMKM dengan Kejati Kaltim

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:30 WIB

Teken MoU dengan Kejati Kaltim, LPDB-KUMKM Siap Optimalisasi Penyaluran Hingga Pengembalian Dana Bergulir

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur…