INDUSTRY.co.id - Menurut sebuah studi baru yang dilakukan ECA International, untuk tahun kedua berturut-turut, Hong Kong adalah kota termahal di dunia. New York dan Jenewa menempati posisi kedua dan ketiga dalam peringkat tersebut.
Melansir dari laman Indianexpress, penelitian dilakukan berdasarkan sejumlah faktor misalnya harga rata-rata kebutuhan rumah tangga seperti susu dan minyak goreng, sewa, utilitas, angkutan umum dan kekuatan mata uang lokal.
Harga yang lebih tinggi dan mata uang yang lebih kuat selama setahun terakhir membuat kota Asia itu berada di puncak. Sementara, London dan Tokyo melengkapi lima besar.
Melonjaknya biaya sewa adalah bagian dari alasan London dan New York mengambil posisi mereka di lima besar, dengan sewa di kota-kota tersebut masing-masing naik 20 persen dan 12 persen.
Sementara, dalam laporan Cost of Living, Singapura tetap berada di posisi ke-13 meskipun ada kenaikan signifikan dalam harga sewa, harga bensin, dan utilitas. Itu diimbangi oleh pelemahan dolar Singapura terhadap mata uang regional lainnya selama bagian akhir periode survei, kata ECA.
Kota-kota di Jepang semuanya mengalami penurunan karena yen melemah, sementara kota-kota di Cina naik dengan Shanghai dan Guangzhou masing-masing menempati posisi ke-8 dan ke-9 karena yuan yang lebih kuat.
"Meskipun Hong Kong telah dipengaruhi oleh kenaikan inflasi global lebih sedikit daripada lokasi regional dan global lainnya dalam setahun terakhir, Hong Kong tetap menjadi lokasi termahal di dunia," kata siaran pers mengutip Direktur Regional ECA International untuk Asia, Lee Quane.
"Ini telah menjadi kekuatan dolar Hong Kong, yang dipatok ke dolar AS, dalam setahun terakhir yang memungkinkannya untuk mempertahankan posisinya sebagai kota termahal di seluruh dunia karena mata uang lain telah melemah," jelasnya.
Berikut adalah 10 tempat termahal di dunia :
1. Hong Kong
2. New York
3. Geneva
4. London
5. Tokyo
6. Tel Aviv
7. Zurich
8. Shanghai
9. Guangzhou
10. Seoul