INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sejak bergulirnya kasus suap Izin Usaha Tambang (IUP) yang menyeret nama mantan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Tanah Bumbu Raden Dwidjono, nama mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Mardani H. Maming juga ikut terseret. Meski berstatus sebagai saksi dalam sidang tipikor yang dijalani Raden Dwidjono, sejumlah tudingan juga diarahkan kepada Mardani H. Maming.

Advertisement

Terakhir tudingan ikut terlibat dalam kasus tersebut dan mangkir dari sidang dilontarkan oleh pihak Raden Dwidjono. Pakar Digital Anthony Leong ikut angkat bicara terkait hal tersebut. Ia membela Ketua Umum BPP HIPMI sekaligus Bendahara Umum PBNU Mardani H. Maming atas dikriminalisasinya kejadian tersebut.

"Berita ini digerakkan, trending topic di media sosial juga digerakkan. Kami mengindikasikan ada pihak yang ingin menggerakkan isu ini. Bung Mardani H. Maming tentu orang yang sangat teladan dan menjadi barometer pengusaha muda di Indonesia. Jangan sampai ," ujar Anthony saat ditanya media (21/4).

Advertisement

Selain tudingan tersebut, sejumlah tagar pun didengungkan oleh beberapa akun melalui media sosial twitter pada 18 April 2022 lalu. Tagar terbaru yang muncul di twitter terkait Mardani H. Maming adalah #PanggilPaksaMardani. Tagar ini diduga lantaran ketidakhadiran beberapa kali dalam persidangan.

"Kami sudah melihat beberapa sentimen negatif yang sengaja di create dari #Mardani3xMangkir #PanggilPaksaMardani dan sebagainya. Trending topic yang menyudutkan Mardani H. Maming itu semua akun robot, ini mencerminkan sesuatu yang tidak sehat di dunia maya. Media sosial harus dijadikan sebagai ajang untuk mencerahkan hal yang positif publik, bukan untuk menjatuhkan orang perorangan," tegasnya.

Advertisement

Anthony meminta masyarakat untuk bisa menggali informasi lebih mendalam agar tidak dipengaruhi oleh komunikasi yang direkayasa.

"Perlu lebih mendalam tanggapi isu, jangan sampai pemberitaan negatif yang direkayasa mengubah persepsi dan penilaian terhadap figur tersebut, Mardani H. Maming orang baik dan sudah melakukan banyak sekali empowering untuk pengusaha muda, UMKM, startup di seluruh Indonesia," tutup mahasiswa doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) ini.

Advertisement