INDUSTRY.co.id - Jakarta - Harga emas turun ke zona USD1931,81 per troy ons. Harga emas melemah dibandingkan dengan perdagangan kemarin, melemahnya harga emas akibat rencana The Fed untuk menaikan suku bunga.
"Sentiment kenaikan suku bunga menyebabkan para pelaku pasar kurang meminati emas," kata Girta Yoga, Research & Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (31/3/2022).
Meskipun sudah ada perundingan damai Ukraina masih meragukan pihak Rusia telah menarik pasukannya dari kota Chernihiv selain itu The Fed mengirimkan sinyal untuk menaikan suku bunga sebesar 50 basis poin untuk menangani lonjakan harga.
Sentiment kenaikan suku bunga memberikan tekanan pada harga emas karena sebagai aset safe-haven emas tidak memberikan return yang baik pada saat situasi stabil sehingga investor lebih tertarik untuk menyimpan aset lain yang memiliki return lebih baik.
Harga emas turun dengan support saat ini beralih ke areal USD1918 dan resistance terdekatnya berada di areal USD1940.
Support terjauhnya berada di areal USD1883 hingga ke areal USD1867, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal USD1960 hingga ke areal USD1986.