INDUSTRY.co.id , Mojokerto - Program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta berimbas ke sepinya jasa pengiriman barang menggunakan kereta api (KA). Seperti yang terlihat di jasa pengiriman barang PT Herona Expres yang berada di Stasiun Kereta Api (KA) Mojokerto.

Advertisement

Karyawan PT Herona Expres, Kristian Dianata mengatakan, pengiriman barang menggunakan KA menurun lebaran tahun ini. "Karena ada program mudik dari pemerintah sehingga masyarakat tidak lagi mengirim barang lewat KA. Tahun ini turun sekitar 30 persen," ungkapnya, Rabu (14/6/2017).

Ia mengatakan, program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah sudah termasuk pengiriman barang milik pemudik. Sehingga pemudik tidak lagi mencari jasa pengiriman barang. Selain itu, naiknya tarif sewa gerbong KA menyebabkan tarif pengiriman barang melalui KA menjadi naik.

Advertisement

"Dibandingkan sebelumnya, tarif pengiriman naik Rp10 ribu. Dulu tarif kirim dari Mojokerto ke Surabaya Rp40 ribu dengan berat maksimal 10 kilogram pertama, lebih dari 10 kilogram pertama maka dikenakan tarif Rp1 ribu. Namun saat ini, Rp50 ribu per 10 kilogram pertama, jika lebih dari 10 kilogram pertama dikenakan biaya tambahan sebesar Rp2 ribu," katanya.

Kristian menambahkan, yang menggunakan jasa pengiriman barang di PT Herona Expres dari berbagai jenis barang. Mulai dari makanan beku, motor, sandal dan kiriman barang lainnya. Menurutnya, saat ini yang paling banyak menggunakan jasa pengiriman barang melalui KA yakni produsen sandal yang banyak terdapat di Kota Mojokerto.

Advertisement

"pengiriman sandal yang banyak karena Kota Mojokerto kan banyak produsen sandal. Mungkin menjelang lebaran ini, pesanan mereka juga meningkat. Selain itu, masih ada beberapa motor yang kirim melalui kami dan makanan beku. Tujuannya berbagai kota di jawa baik Jawa Timur sendiri maupun kota lain di Pulau Jawa," tuturnya.(Hry/bj)

.

Advertisement