INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto menerima kunjungan resmi Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Singapura di kantor Kementerian Perekonomian RI pada Rabu (16/3/2022) di Jakarta.

Advertisement

Pertemuan keduanya dalam rangka kerjasama diberbagai sektor industri hingga penerapan travel buble dan vacinnated travel lane (VTL).

"Saya menerima Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Bapak Tan See Leng. Pertemuan ini selain membahas penguatan hubungan bilateral di bidang ekonomi, juga membicarakan perkembangan situasi pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi, kerja sama dalam sektor energi baru terbarukan, serta penerapan travel bubble dan Vaccinated Travel Lane (VTL) antara Singapura dan Indonesia," kata Airlangga seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangannya di akun Instagram miliknya, Kamis (17/3/2022).

Advertisement

Selain itu, menurut Airlangga, pertemuan juga membahas tentang perkembangan dunia terkini, khususnya dampak dari perang Rusia dan Ukraina.

Adapun terkait kerjasama dalam bidang energi, menurut Airlangga, pemerintah Singapura berkeinginan untuk bekerjasama dalam carbon neutrality hingga mengimpor listrik dari Indonesia.

Advertisement

"Dalam pembahasan kerja sama di bidang energi baru terbarukan (EBT), Menteri Tan menyampaikan ketertarikan Singapura untuk kerja sama carbon neutrality dengan Indonesia dan juga ketertarikan Singapura untuk melakukan impor listrik dari Indonesia," ujarnya.

Kemudian mengenai persoalan jalur perjalanan penumpang yang telah di vaksinasi antara Indonesia-singapura, Airlangga berharap pemerintah Singapura
untuk dapat memperkenalkan skema travel bubble guna menggerakkan sektor pariwisata nasional.

Advertisement

"Terkait skema VTL, saya berpesan agar Pemerintah Singapura dapat lebih mempromosikan skema travel bubble tersebut serta dapat memperluas jangkauan ke sejumlah kota lain di Indonesia. Dengan demikian kita harapkan dapat menggerakkan sektor pariwisata Indonesia dan kembali membangkitkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.