INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan, pihaknya telah bertemu dan berbicra secara langsung dengan Presiden Joko Widodo, kementerian terkait, serta Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk membicarakan pengembangan infrastruktur yang melibatkan pengusaha kecil.

Advertisement

"Saya sudah bicara dengan bapak Presiden Jokowi, dan Bapak Jokowi pun setuju, dan menyampaikan kesempatan ini kita akan berikan kepada pengusaha nasional terlebih dahulu," ungkap Rosan p. Roeslani kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta (8/6/2017).

Ia menambahkan, pihaknya sudah secara rutin bertemu dengan kementerian terkait dan mencoba meihat apa yang bisa kita kerjakan secara baik dan benar di dunia usahanya. "Itu yang kita coba prioritaskan, dan mulai sekarang kita sudah mulai bantu untuk pengembangan infrastruktur," ucapnya.

Advertisement

Menurut Rosan, Saat ini teman-teman Kadin daerah di kegiatan infrastruktur misalnya untuk jalan tol sudah dilibatkan dalam sub kontraknya. "kami dari Kadin akan bersifat adil, jika kami tidak mampu, kami akan bilang tidak mampu," terang Rosan.

Seperti diketahui, selama ini banyak proyek-proyek yang seharusnya diperuntukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diambil alih pengusaha besar. "Proyek yang Rp1 miliar harusnya untuk UMKM. Namun, pada kenyataannya mereka atur dikumpulkan menjadi sebuah proyek yang akhirnya digarap perusahaan besar," tegasnya.

Advertisement

Keinginan Kadin tersebut mendapatkan lapu hijau dari Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno yang mengatakan banyak pengusaha yang tergabung dalam Kadin tertarik memperbanyak investasi di DKI Jakarta. Karena itu, pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta wajib menjalin kemitraan strategis dengan dunia usaha sehingga dapat membuka lapangan kerja.

"Saat ini banyak pengusaha di Kadin paling menaruh minat pada bidang energi, infrastruktur, dan Waste-to-energy (WtE) atau pengelolaan sampah menjadi energi," imbuh Sandi saat ditemui di acara buka puasa bersama Kadin Indonesia.

Advertisement

Oleh Karena itu, Rosan berharap pembangunan proyek infrastruktur dapat melibatkan pengusaha kecil. "Hal ini perlu dilakukan agar pembangunan berkeadilan dapat mendorong perekonomian dengan tidak hanya dikuasai segelintir pengusaha," tutup Rosan.