Siam Cement Group, Gurita Thailand dengan Tentakel Bisnis Semen di Indonesia

Oleh : Dhiyan H Wibowo | Sabtu, 27 Mei 2017 - 14:15 WIB

Siam Cement Group (SCG)
Siam Cement Group (SCG)

INDUSTRY.co.id - Siam Cement Group atau lebih dikenal dengan nama singkatnya SCG atau Siam Cement, merupakan perusahaan semen terbesar di Thailand. Berbasis di Bang Sue, Bangkok, SCG di negeri asalnya juga merupakan perusahaan terbesar kedua terbesar di Thailand, dan kini mlai menancapkan kukunya di pasar Indonesia

Berdasarkan Forbes 2000, perusahaan yang didirikan lewat dekrit yang dikeluarkan Raja Vajiravudh atau Rama VI pada tahun 1913 ini merupakan perusahaan terbesar dunia di peringkat 620.

Sejak mapan berdiri sebagai perusahaan semen terbesar, SCG telah berekspansi ke sejumlah bisnis seperti kimia, kertas, building material dan distribusi. Sebesar 30% saham perusahaan dimiliki oleh Samnakngan Sapsin Suan Phra Mahakasat atau The Crown Property Bureau, sebuah lembaga semi pemerintah yang bertanggung jawab mengelola aset dan properti milik Kerajaan Thailand.

SCG disebut-sebut memiliki anak usaha hingga 100 perusahaan yang terbagi dalam lima kelompok usaha. Mempekerjakan sekitar 24.000 karyawan dan menangani lebih dari 64.000 item produk, sebagian hasil produksinya dipasarkan secara domestik dan sebagian diekspor ke seluruh dunia.

Di Indonesia, SCG sendiri sudah memulai bisnisnya sejak tahun 1995. Dan pada 26 Februari 2013, SCG mengumumkan rencananya untuk membangun pabrik semen baru di Indonesia.

Rencana ini segera diimplementasikan lewat anak usahanya, PT Semen Jawa, yang menginvestasikan dana sebesar US$ 356 juta atau sekitar Rp 3,43 triliun untuk membangun sebuah pabrik di Jampang Tengah, Nyalindung, Sukabumi Jawa Barat.

Total kapasitas produksi pabrik ini sebesar 1,8 juta ton per tahun untuk pembangunan tahap petama dengan target pasar untuk keperluan domestik, antara lain untuk wilayah seputar Sukabumi, Bogor dan Jakarta.

Dalam pernyataannya, Presiden & CEO SCG Kan Trakulhoon mengatakan, pabrik ini akan menjadi prototipe ramah lingkungan dengan teknologi yang dirancang untuk melindungi lingkungan, memanfaatkan sumber daya yang efisien, serta standar keamanan yang tinggi. Pabrik ini merupakan pabrik semen pertama SCG di Indonesia, sekaligus pabrik kedua SCG di negara ASEAN di luar Thailand, kata Kan.

Menurutnya konsep pabrik ini dirancang untuk melindungi lingkungan hidup dengan didukung teknologi kantong penyaring (bag filter) yang efektif dalam mengontrol emisi debu hingga 99,9%. Kami juga menggunakan mesin surface mining pada proses penambangan untuk mengurangi debu, getaran dan kebisingan, imbuhnya.

SCG telah mengakuisisi 90% saham PT Indoris Printingdo (Indoris) senilai Rp 102,5 miliar. Indoris merupakan produsen produk offset cartons dan kemasan berkualitas tinggi yang memiliki pabrik di Tangerang, dengan kapasitas produksi 8.000 ton per tahun.

Sebelumnya SCG juga telah mengakuisisi PT Primacor Mandiri. Melalui anak usahanya SCG Paper, Thai Containers Group (TCG) telah menandatangani perjanjian pembelian saham serta penyelesaian akuisisi 90% saham PT Primacorr Mandiri, produsen corrugated box di Indonesia. Corrugated box adalah karton box kemasan dengan memakai bahan kertas gelombang, dan merupakan produk kertas yang sangat baik untuk kemasan.

Akuisisi ini akan menambah kapasitas produksi TCG di Asean. Presiden dan CEO SCG Kan Trakulhoon mengatakan, dengan adanya investasi ini, diharapkan total kapasitas produksi TCG di Asean akan meningkat menjadi 1,031 juta per tahun dari sebelumnya 976 ribu ton per tahun.
Dikabarkan SCG mengelola aset sebesar US$ 983 juta di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 05:30 WIB

Pertamina Tak Masalah Persaingan Harga Avtur

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan perusahaannya tidak mempermasalahkan jika nantinya ada pesaing di bisnis penjualan bahan pesawat terbang (avtur).

Petani jagung

Senin, 18 Februari 2019 - 05:00 WIB

Tambahan Produksi Jagung 3,3 Juta Ton, Tak Perlu Impor

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para petani jagung yang telah memproduksi tambahan pasokan komoditas pangan itu hingga 3,3 juta ton sehingga Indonesia…

Pelabuhan Peti Kemas (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 04:30 WIB

Dukung Industri Logistik, Pelindo 1 Selesaikan Pengembangan Pelabuhan Sibolga

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 telah merampungkan pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara, yang menjadi salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kinerja pelayanan…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 04:00 WIB

Industri 4.0 Belum Bela Hak Petani Jamin Harga Pangan Terjangkau

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menegaskan bahwa saat ini pemerintah Indonesia masih belum bisa membela hak-hak petani dan menjamin harga pangan yang terjangkau.

Menperin airlangga bersama presiden jokowi di acara roadmap industri 4.0

Minggu, 17 Februari 2019 - 20:26 WIB

Dana Riset Dinilai Belum Khusus untuk Industri 4.0

Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Suhono Harso Supangkat mengatakan, dana riset dan pengembangan dari pemerintah belum khusus untuk revolusi industri ke-empat.