Industri Hilirisasi Minerba Sebaiknya Terintegrasi dengan KEK

Oleh : Herry Barus | Rabu, 22 Maret 2017 - 19:29 WIB

Smelter Indonesia (Dimas Ardian/Bloomberg/Getty Images)
Smelter Indonesia (Dimas Ardian/Bloomberg/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta pengembangan industri hilirisasi mineral dan batu bara (minerba) dilakukan terintegrasi dengan pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK).

"Pengembangan industri hilirisasi minerba harus betul-betul dilakukan terintegrasi dengan pengembangan KEK yang di dalamya sudah tersedia infrastruktur yang diperlukan," kata Presiden Jokowi ketika memimpin rapat kabinet terbatas (ratas) evaluasi implementasi hiliriasai pertambangan minerba di Kantor Presiden Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Menurut dia, pengembangan hilirisasi minerba juga harus didukung dengan penyiapan tenaga yang terampil melalui pendidikan keterampilan dan vokasi yang masif.

Jokowi menyebutkan implementasi hilirisasi pertambangan minerba penting dilakukan, karena era menjual SDA sudah berakhir sehingga menjual bahan mentah harus dihentikan.

"Kita harus mulai mengubah paradigma minerba sebagai komoditas menjadi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomaan nasional kita," ujarnya.

Presiden juga melihat tren negara-negara maju yang berani melakukan lompatan kemajuan dari negara penjual komoditas SDA bergerak ke negara yang memperkuat industri pengolahannya.

"Kita juga harus bergerak menuju ke sana, dan negara lain justru melompat lebih cepat lagi bergerak ke industri jasa," ucapnya, menegaskan.

Menurut dia, Indonesia harus tetap fokus untuk melakukan pengembangan hilirisasi industri, terutama pertambangan minerba dan semua ingin bergerak cepat. Kecepatan sangat penting karena negara-negara yang lain juga bergerak sangat cepat.

"Saya minta permasalahan dan hambatan hilirisasi terutama di pertambangan minerba ini segera diselesaikan, dan jika ada hambatan regulasi seperti perizinan dan regulasi yang tumpang tindih saya minta dipangkas secepatnya," katanya.

Presiden memahami untuk mengembangkan industri pengolahan minerba memerlukan adanya kepastian, adanya jaminan operasi jangka panjang. "Dan kalau memang diperlukan berikan mereka insentif tambahan untuk perusahaan yang mengembangkan hilirisasi," ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa hilirisasi industri bisa melaju dengan cepat jika didukung dengan kesiapan lahan, kawasan, suplai bahan baku, tenaga kerja terampil, ketenagalistrikan, infrastruktur, transportasi, pelabuhan dan infrastruktur yang lain.

"Untuk itu pengembangan industri hilirisai minerba harus betul-betul dilakukan terintegrasi dengan pengembangan KEK yang di dalamya sudah tersedia infrastruktur yang diperlukan," tegasnya seperti dilansir Antara.

Kepala Negara yakin dengan pengembangan yang terintegrasi, industri pengolahan minerba akan tumbuh lebih cepat lagi dan memberikan nilai tambah.

"Bukan saja pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga membuat pembangunan lebih merata," demikian Presiden Jokowi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

World Bank (Foto Ist)

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:40 WIB

Bank Dunia Minta Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Teknologi

Bank Dunia meminta kepada pemerintah Indonesia agar terus mendorong masyarakat untuk melek teknologi (digital literacy) sekaligus menguasai kemampuan teknologi.

Rakernas HIPMI PT di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (09/12/2018).

Senin, 10 Desember 2018 - 22:52 WIB

HIPMI PT Targetkan Cetak Satu Juta Wirausaha Pemula Mandiri

Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) menargetkan akan mencetak satu juta wirausaha pemula mandiri.

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Humas BUMN)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:00 WIB

Bangun TOD, Wujud Nyata Sinergi BUMN Bagi Penyediaan Hunian Layak Terjangkau

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno terus memberikan dukungan bagi penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat kecil dan menengah. Dukungan diberikan dengan…