Dirut Bank BRI Suprajarto Dinobatkan Sebagai Marketeer of The Year 2018

Oleh : Herry Barus | Kamis, 06 Desember 2018 - 16:00 WIB

Direktur Utama BRI Suprajarto (Foto ist)
Direktur Utama BRI Suprajarto (Foto ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Industri perbankan saat ini tengah menghadapi sebuah tantangan baru yakni revolusi industri 4.0. Bank BRI sebagai bank terbesar di Indonesia tidak berdiam diri menghadapi hal tersebut.  BRI terus beradaptasi dengan bertransformasi melalui digitalisasi perbankan dalam produk dan juga layanannya.

BRI telah menjadi pionir dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan melalui sentuhan teknologi, dengan tetap fokus pada core business-nya yaitu pemberdayaan UMKM. 

Prestasi Bank BRI tersebut diapresiasi oleh MarkPlus dengan menobatkan Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto sebagai Marketeer of The Year tahun 2018 dan The Best Industry Marketing Champion 2018 dalam sektor perbankan komersial.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga serta Founder MarkPlus Hermawan Kertajaya turut hadir pada acara penyerahan award diselenggarakan di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta (6/12/2018).

Adapun kriteria penjurian dari penghargaan ini diantaranya perusahaan meraih laba diatas Rp.1 Triliun, telah menjabat di posisi top management lebih dari 1 tahun serta belum pernah mendapatkan penghargaan yang sama sebelumnya.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya pribadi dan keluarga serta juga keluarga besar Bank BRI. Bertepatan dengan momentum perayaan HUT BRI ke 123, penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kinerja dan pencapaian BRI hingga saat ini,” ungkap Suprajarto.

Suprajarto menambahkan, BRI juga turut berperan aktif menjalankan fungsi sebagai agent of development dengan mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk pemerataan ekonomi masyarakat. Bank BRI berkomitmen penuh menyukseskan berbagai program pemerintah seperti KUR, penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai, Kewirausahaan Pertanian, BumDes, penyaluran Dana Desa serta proyek strategis nasional lain.

“Itu merupakan bukti nyata komitmen BRI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan. Harapan kami ke depan, Bank BRI akan terus tumbuh dan menjadi bank terbesar tidak hanya di domestik, namun juga berjaya di industri perbankan global,” pungkas Suprajarto.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Humas BUMN)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:00 WIB

Bangun TOD, Wujud Nyata Sinergi BUMN Bagi Penyediaan Hunian Layak Terjangkau

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno terus memberikan dukungan bagi penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat kecil dan menengah. Dukungan diberikan dengan…

Peluncuran Realme U1 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:53 WIB

Disiapkan Untuk Jadi Smartphone Selfie, Realme Hadirkan Realme U1 Dengan Kamera SelfiePro 25MP

Smartphone Realme secara resmi telah memperluas rangkaian produk mereka ke Asia Tenggara dengan meluncurkan jajaran smartphone baru yang mengintegrasikan kinerja yang cepat, kamera selfie yang…

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:26 WIB

Kabar Gembira, Indonesia Peringkat ke-4 Produsen Kopi Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 produsen kopi dunia dengan jumlah produksi sebesar 600.000 ton atau sekitar 6,6 persen…