Pemerintah akan Tingkatkan Kualitas Jalan Linglar Samosir

Oleh : Herry Barus | Selasa, 13 November 2018 - 16:30 WIB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan kualitas jalan lingkar Pulau Samosir sepanjang 123,9 kilometer dan akses menuju Samosir guna memudahkan wisatawan mencapai lokasi-lokasi wisata di sana.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (12/11/2018) mengatakan pemerintah telah menetapkan 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sebagai "Bali Baru" untuk mencapai target 20 juta wisatawan ke Indonesia tahun 2019, di mana salah satunya KSPN Danau Toba.

Menurut dia, ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata di Pulau Samosir seperti Museum Batak di Tomok, Tiga Danau, dan Tano Ponggol.

"Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur," jelasnya.

Selama ini, akses utama untuk menuju ke Danau Toba dan Pulau Samosir dari arah Medan adalah melalui Parapat dan menyeberang dengan menggunakan kapal feri.

Dengan dibukanya Bandara Silangit sebagai bandara internasional, lanjutnya, alternatif akses menuju Danau Toba dan Samosir semakin terbuka tidak hanya melalui Bandara Kualanamu di Medan.

Untuk itu, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan melakukan preservasi dan pelebaran jalan termasuk penanganan tebing sehingga mengurangi risiko longsor baik pada jalan akses menuju ke Pulau Samosir dari Simpang Tele menuju ke Pangurunan maupun jaringan jalan lingkar di dalam Pulau Samosir.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata bersama-sama sebanyak tujuh investor juga telah menandatangani perjanjian kerja sama investasi untuk mengembangkan kepariwisataan Danau Toba, Sumatera Utara.

Perjanjian kerja sama itu memuat komitmen investasi senilai 400 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp6,1 triliun dengan lahan pengembangan seluas 77,5 hektare, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis dari Kemenpar yang diterima di Jakarta, Jumat (12/10).

Penandatanganan perjanjian investasi itu diselenggarakan dalam rangkaian acara menjelang IMF-World Bank Group Annual Meeting dalam Forum Pembangunan Berkelanjutan Tri Hita Karana ke-2 di Bali.

Penandatanganan kerja sama investasi dilakukan oleh Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Kemenpar Arie Prasetyo bersama tujuh investor, dan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah BPODT Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro.

Sebagai pengelola kawasan, BPODT memastikan pengembangan akan dilakukan dengan dengan pendekatan ekowisata yaitu menjaga kelestarian lingkungan, melibatkan pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat di sekitar Danau Toba, serta dengan menjaga kearifan lokal dan tradisi warisan budaya lokal atau setempat.

Pada Juli 2018 Presiden Joko Widodo mencanangkan Danau Toba sebagai salah satu dari empat tujuan pariwisata super prioritas yang menjadi fokus pengembangan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 08:30 WIB

Menkeu Pastikan Pemerintah Cairkan Rp2,66 Triliun Bayar Kenaikan Gaji PNS

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan mencairkan anggaran Rp2,66 triliun pada April 2019 untuk membayar rapel kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) periode Januari-April…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Rabu, 20 Maret 2019 - 08:04 WIB

Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan

Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyediaan bahan baku crude palm oil (CPO), Refined Bleached Deodorized…

Kerbau di persawahan

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:38 WIB

Kementan tingkatkan pengawasan terhadap pemasukan daging kerbau asal India

Jakarta, Adanya pemberitaan di beberapa media online terkait kejadian kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa negara bagian di India, telah meningkatkan sikap kehati-hatian dan kewaspadaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…