Rhoma Irama Sudah Tidak Ingin Jadi Ketua Organisasi PAMMI

Oleh : Amazon Dalimunthe | Selasa, 14 Februari 2017 - 17:04 WIB

Penyanyi Dangdut Senior, H. Rhoma Irama
Penyanyi Dangdut Senior, H. Rhoma Irama

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menyongsong Musyawarah Nasional Ke-IV PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia), Rhoma Irama sudah tidak ingin menjabat sebagai ketua umum yang sudah disandangnya sejak organisasi itu berdiri. Rhoma mempersiapkan generasi muda dangdut yang peduli dan mampu untuk menjalankan organisasi tersebut.

"Saya sudah tua. Saatnya yang muda memimpin. Saya harus legowo," kata Rhoma Irama.

Rhoma justru menyoroti perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepat telah menggeser norma kepantasan yang selama ini dipegang erat masyarakat. Saat ini semakin terlihat dampak buruk dari krisis moralitas tersebut.

“PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia), dalam hal ini terus berupaya melakukan penetrasi budaya yang tak sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia. PAMMI juga ingin berkontribusi dalam pembangunan etika budaya bangsa,” ujar H. Rhoma Irama lagi.

PAMMI, lanjut H. Rhoma, menjadi satu-satunya organisasi insan musik yang konsisten menjaga kelestarian musik dangdut sebagai salah satu potensi seni budaya di Indonesia.

PAMMI lanjut pendiri Soneta Grup ini, terus berupaya memantapkan landasan spritualnya. “PAMMI akan terus mengawal musik dangdut agar tetap bercita rasa Indonesia dan berfungsi menjadi salah satu pagar budaya dalam era global ini,” ungkapnya.

Masa kepemimpinan H. Rhoma Irama sebagai Ketua Umum PAMMI periode 2012 – 2017 akan segera berakhir.

Bersamaan dengan itu, organisasi yang sudah berusia 25 tahun ini akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke- IV Tahun 2017, dengan tema “Menjadikan Musik Dangdut Sebagai Pagar Budaya Bangsa Menghadapi Penetrasi Kultural Dalam Era Globalisasi.”

Munas yang melibatkan ratusan seniman musik dangdut ini akan diselenggarakan di Convention Center Hotel Mercure, Ancol Jakarta Utara, Jum’at s/d Minggu, 24 – 26 Maret 2017 mendatang.

Dalam perjalanannya, PAMMI telah mengukir berbagai prestasi, antara lain beberapa kali menggelar acara Lomba Karya Cipta Lagu Dangdut, tahun 1986, 1987, 1991 dan tahun 2013. Tahun 1991 PAMMI menggelar Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke-1, di Jakarta.

Menyusul MUNAS berikutnya di tahun 2006 yang juga digelar di Jakarta. Selanjutnya MUNAS Ke-3 PAMMI di tahun 2012 digelar di Surabaya Jawa Timur.

PAMMI kata H. Rhoma, melalui melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) bentukannya, yaitu RAI (Royalti Anugrah Indonesia), dan ARDI (Anugrah Royalti Dangdut Indonesia), akan terus berupaya menyejahterakan seluruh anggotanya.

Hal ini sesuai Undang-Undang Tentang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014, terkait dengan hak ekonomi yang merupakan hak eksklusif bagi para Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mendapatkan manfaat secara ekonomis.

“Ada ribuan seniman; musisi dan penyanyi musik dangdut di Indonesia. Tidak semuanya sejahtera. Bahkan ada yang kehidupan mereka secara ekonomis mengenaskan. Inilah pentingnya organisasi seperti PAMMI yang akan terus berupaya memperjuangkan hak-hak mereka secara ekonomis,” papar H. Rhoma. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tagana Kementerian Sosial (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 08:20 WIB

Tagana Kemensos Dampingi Data Pengungsi Erupsi Merapi

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial melakukan pendampingan dan pendataan bagi warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Merapi.

Ilustrasi Berhenti Merokok (ist)

Minggu, 27 Mei 2018 - 07:00 WIB

Jadikan Bulan Ramadhan Momentum Berhenti Merokok

Kementerian Kesehatan menyarankan agar bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk berhenti merokok dengan adanya ibadah puasa dan dilanjutkan tidak merokok di bulan-bulan berikutnya.

 Haji DKI

Minggu, 27 Mei 2018 - 06:00 WIB

Pelunasan BPIH Tahap II Ditutup

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 tahap II ditutup pada Jumat sore (25/5/2018) dan masih menyisakan kuota 943 porsi sehingga sisa itu akan diisi jamaah cadangan.

Mensos Idrus Marham (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:30 WIB

Mensos Idrus Borong Kaus Buatan Penderita HIV Sukabumi

Menteri Sosial Idrus Marham memborong 500 kaus buatan penderita HIV yang direhabilitasi di Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (ODHIV) Kahuripan Sukabumi, Jawa Barat.

Mensos Idrus Marham dan Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto dan Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Rachmat Koesnadi

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:00 WIB

Mensos Idrus Ajak Masyarakat Terima Penderita Gangguan Jiwa

Menteri Sosial Idrus Marham mengajak masyarakat untuk menerima Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam keluarga sehingga tidak ada kasus pemasungan.