BRI Sediakan Pembiayaan Tagihan Faskes Mitra BPJS Kesehatan

Oleh : Herry Barus | Senin, 24 September 2018 - 19:45 WIB

BRI Sediakan Pembiayaan Tagihan Faskes Mitra BPJS Kesehatan (Foto Meirino)
BRI Sediakan Pembiayaan Tagihan Faskes Mitra BPJS Kesehatan (Foto Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk menyediakan skema pembayaran tagihan fasilitas kesehatan mitra Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini ditandai dengan adanya penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan antara Direktur Corporate Banking Bank BRI Kuswiyoto dengan Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santosa tentang Penyediaan Pembiayaan Tagihan Faskes Mitra BPJS Kesehatan di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Senin (24/9/2018). Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Ritel dan Menengah Bank BRI Supari dan Deputi Direksi Bidang Treasury & Investasi BPJS Kesehatan Fadlul Imansyah.

“Sinergi antara Bank BRI dengan BPJS Kesehatan pada hari ini merupakan salah satu upaya Bank BRI untuk menjalankan program sinergi BUMN, dimana diharapkan antar perusahaan BUMN saling berkolaborasi untuk memberikan added value, dimana manfaatnya tidak hanya dirasakan bagi perusahaan itu sendiri namun yang utama dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Kuswiyoto.

Kuswiyoto mengatakan bahwa PKS ini sebagai upaya strategis Bank BRI untuk memberikan akses dan fasilitas perbankan bagi BPJS Kesehatan untuk mempermudah kelancaran operasional perusahaan. “Bank BRI berkomitmen untuk fasilitas berupa SCF (Supply Chain Financing) bagi Faskes dengan dasar data serta invoice yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan,” imbuh Kuswiyoto.

BPJS menyambut baik kerja sama tersebut “BRI akan semakin memperkuat jajaran perbankan yang mendukung Program JKN-KIS. Kini sejumlah perbankan baik nasional maupun swasta siap memberikan manfaat pembiayaan tagihan pelayanan kesehatan melalui SCF. Ini bisa dimanfaatkan oleh fasilitas kesehatan agar arus finansial rumah sakit berjalan baik,” jelas Imam

Program SCF bagi mitra faskes BPJS Kesehatan merupakan program pembiayaan oleh BRI yang khusus diberikan kepada faskes mitra BPJS Kesehatan. Hal ini ditujukan untuk membantu percepatan penerimaan pembayaran klaim pelayanan kesehatan melalui pengambilalihan invoice sebelum jatuh tempo pembayaran. Diharapkan dengan adanya SCF ini bisa dimanfaatkan oleh faskes agar likuiditas rumah sakit berjalan dengan baik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sales Director Maxima Global Solusindo Anthony Hermansjah (kedua dari kanan) saat peluncuran 3 seri produk CCTV Uniview, Jakarta, Kamis (13/12/2018)

Kamis, 13 Desember 2018 - 22:51 WIB

Penuhi Kebutuhan Industri, Uniview Luncurkan 3 Seri Produk CCTV

Jakarta Bertempatan di The Pallas SCBD Jakarta, Maxima Global Solusindo sebagai National Distributor untuk merek ternama dan terdepan untuk perangkat kamera cctv (video surveillance) di pasar…

B Ramanathan (Ram)

Kamis, 13 Desember 2018 - 22:15 WIB

B Ramanathan Resmi Jadi Chief Executive Ogilvy di Indonesia

Ogilvy mengumumkan penunjukan B Ramanathan (Ram) sebagai Chief Executive di Indonesia, Ram memiliki posisi ganda yang sebelumnya sebagai CEO dari Bates CHI & Partners Indonesia.

Botany Restaurant Holiday Inn Jakarta Kemayoran

Kamis, 13 Desember 2018 - 21:20 WIB

Menanti Moment Pertama di 2019 Bertema Viva Las Vegas di Holiday Inn Jakarta Kemayoran

Holiday Inn Jakarta Kemayoran menghadirkan keseruan suasana bersantap dihangatnya malam Natal dengan jajaran menu makan malam tradisional.

Artis sekaligus calon anggota legislatif DPR RI dari Fraksi PAN, Mandala Abadi mengajukan eksepsi atau nota pembelaan atas dakwaan dugaan pelanggaran kampanye ke PN Jakpus, Rabu (12/12/2018)

Kamis, 13 Desember 2018 - 20:41 WIB

Didakwa Langgar UU Kampanye, Ini Penjelasan Mandala di Persidangan

Calon anggota legislatif DPR RI, Mandala Abadi Shoji menjalani pemeriksaan hari kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dalam perkara dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan bersama rekan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Dok. Kemenperin)

Kamis, 13 Desember 2018 - 19:30 WIB

Punya Potensi Ekonomi Capai USD 150 Miliar, Menperin Minta Pelaku IKM Manfaatkan Industri Digital

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan industri digital memiliki potensi ekonomi sebesar USD 150 miliar, jika potensi ini bisa dimanfaatkan sscara maksimal oleh pelaku ekonomi.