Kesadaran Perlunya Dana Pensiun Perlu Ditingkatkan

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 22 September 2018 - 09:00 WIB

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Foto Ist)
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Surabaya- Manulife Indonesia menyebutkan kesadaran masyarakat Indonesia dalam perencanaan dana pensiun masih rendah, karena dari total jumlah pekerja di Indonesia, hanya sekitar 4 persen pekerja formal yang tergabung dalam Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

 Direktur & Chief Employee Benefits Manulife Indonesia, Karjadi Pranoto di Surabaya, Jumat (21/9/2018) mengatakan berdasarkan Data Otoritas Jasa keuangan (OJK) 2017 menyebutkan jumlah peserta DPLK pada tahun 2017 tercatat sebanyak 3.055.617 pekerja, sedangkan jumlah pekerja sektor formal yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017 sebanyak 73,98 juta orang.

"Dari data ini hanya ada sekitar 4 persen pekerja formal yang tergabung melalui kepesertaan DPLK. Melihat persentase yang rendah dari kepesertaan karyawan dalam dana pensiun, kondisi ini menjadi peluang dan potensi bagi DPLK perusahaan Manulife Indonesia untuk terus menggarap pasar tersebut dan secara berkala melakukan sosialisasi peranan dana pensiun  guna membangun kesadaran para pemberi kerja," kata Karjadi.

Ia mengatakan Program DPLK dari Manulife Indonesia berusaha mendorong kesadaran perencanaan dana pensiun, dengan sosialisasi berupa edukasi mengenai pentingnya perencanaan dana pensiun bagi perusahaan atau pemberi kerja.

"Sebagai salah satu DPLK terbesar di Indonesia, kami berupaya meningkatkan aset kelolaan, menggelar edukasi mengenai peranan dana pensiun bagi perusahaan serta memberikan pelayanan unggul yang didukung oleh layanan mobile demi kenyamanan peserta. Kami pun siap untuk melayani perusahaan-perusahaan yang ingin menyediakan program pesangon bagi karyawannya,” ujarnya.

Upaya ini, kata dia, sejalan dengan komitmen Manulife dalam memenuhi kewajiban pemberi kerja kepada karyawannya, dan mengacu pada kebijakan pemerintah sebagaimana diatur melalui Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13/2003, khususnya Pasal 167.

Karjadi seperti dilansir Antara  mengatakan pengelolaan dana pensiun merupakan nilai tambah bagi perusahaan sehingga mereka tidak hanya menjadi perusahaan yang memberikan manfaat keuangan secara reguler namun dapat memberikan manfaat kesejahteraan jangka panjang untuk karyawannya di masa depan maupun sebagai antisipasi terhadap risiko di kemudian hari seperti terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawan.

 Melalui Program DPLK, beban perusahaan atau pemberi kerja untuk membayar sejumlah dana yang besar saat pekerja pensiun akan berkurang sehingga tidak mengganggu arus kas perusahaan.

Tentunya, DPLK juga dapat menjadi solusi yang lebih baik sehingga perusahaan dapat membayarkan kewajiban dana pensiun secara bertahap sejak dini kepada karyawan melalui DPLK.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kawasan Industri (Ist)

Selasa, 18 Desember 2018 - 19:00 WIB

50 Investor Sinagpura Segera Investasi di Tanjung Pinang

uta Besar (Dubes) Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menawarkan investor Singapura untuk berinvestasi di Kawasan Perdagangan Bebas yang dikelola Badan Pengelola (BP) Tanjung Pinang.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 18 Desember 2018 - 18:35 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.511

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore menguat 70 poin ke posisi Rp14.511 dibandingkan sebelumnya Rp14.581 per dolar AS.

Bank Mantap (ist)

Selasa, 18 Desember 2018 - 17:58 WIB

Bank Mantap Incar Pertumbuhan Kredit 40 Persen

PT Bank Mantap mengincar pertumbuhan kredit sampai 40 persen sepanjang 2019, menyusul peningkatan kemampuan intermediasi perusahaan setelah dua pengendali yakni PT Bank Mandiri Persero Tbk dan…

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Selasa, 18 Desember 2018 - 17:52 WIB

Pembangunan PLTA Batang Toru Sudah Melalui Kajian Komprehensif

Medan - Pembangunan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan sudah melalui serangkaian kajian akademik dan persiapan konstruksi yang matang dan komprehensif sehingga bisa beroperasi…

J&T Express terus berinovasi dalam produk layanannya. Hal itu dituangkan dalam peluncuran slogan baru perusahaan tersebut yaitu, Express Your Online Business.

Selasa, 18 Desember 2018 - 17:47 WIB

J&T Express Catat Rekor 4,5 Juta Kiriman di Harbolnas

J&T Express, jasa pengiriman yang berfokus pada bisnis ecommerce di indonesia sukses memeriahkan Harbolnas 2018 lalu dengan mencatat rekor pengiriman baru dengan total 4,5juta paket, dengan…