Ekspansi Bisnis, Pegadaian Gunakan Fintech Lending Dalam Penyaluran Dana

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 14 September 2018 - 16:35 WIB

PT Pegadaian (Persero) kembali menggelar Program Kemilau Emas Tahap I di 12 Kota, Sabtu, (22/7/2017) Foto: Fadli Industry.co.id
PT Pegadaian (Persero) kembali menggelar Program Kemilau Emas Tahap I di 12 Kota, Sabtu, (22/7/2017) Foto: Fadli Industry.co.id

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Revolusi industri keempat telah memasuki lini sektor bisnis. Tak dipungkiri era digitalisasi ini menjadi ceruk pasar yang menggairahkan bagi perusahaan finansial teknologi. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi yang mengubah perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. Karenanya, PT Pegadaian (Persero) berencana akan terjun ke bisnis teknologi finansial ( fintech) yakni dengan menjadi lender atau penyalur dana kepada masyarakat melalui peer-to-peer (P2P) lending.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Digital dan TI Pegadaian Teguh Wahyono dalam upaya perluasan portofolio bisnis Pegadaian agar tidak kalah saing.Terkait bentuknya, perseroan akan berkolaborasi dengan fintech yang dapat dipercaya Pegadaian untuk diberikan dana yang nantinya akan disalurkan.

"Kita berencana kolaborasi dengan fintech peer-to-peer (lending). Kita siap jadi lender untuk mereka," ujar Teguh di Jakarta, kemarin.

Pegadaian sendiri telah menyiapkan dana sebesar 40-50 persen dari total dana belanja modal (capex) mereka tahun ini senilai Rp 1 triliun untuk pengembangan digital dari perseroan. "Total modal Pegadaian tahun ini Rp 1 triliun. Kira-kira 40-50 persen dipakai untuk ekspansi digital Pegadaian," ucap Teguh.

Teguh menambahkan, saat ini perseroan sedang mempersiapkan rencana ini bersama beberapa perusahaan fintech. “Sedang kita proses, rencana target kuartal IV 2018," dia menuturkan. Walaupun enggan menyebut perusahaan fintech itu, Teguh membeberkan saat ini yang sedang dalam proses sudah ada 2-5 fintech.

“Yang sudah dalam proses 2-5 fintech. Pemain cukup besar di Indonesia,” ucap Teguh.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).