Ini Penjelasan PT Waskita Karya Terkait Insiden Pekerjaan Jalan Tol Semarang Batang

Oleh : Hariyanto | Minggu, 15 Juli 2018 - 16:52 WIB

Dok KRjogja
Dok KRjogja

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sehubungan dengan insiden yang terjadi pada Proyek Jalan Tol Batang Semarang, Jumat (13/7/2018), PT Waskita Karya (Persero) Tbk. mengaku menyesal dan akan terus bekerjasama serta berkoordinasi dengan pihak terkait dan tim di lapangan untuk memastikan proses pemulihan di area terjadinya insiden dapat kembali berjalan normal.

Dari keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Minggu (15/7/2018) menyebutkan, Insiden jatuhnya cross girder pelepasan penggantung sementara pada ruas tol Batang Semarang Seksi 2 STA412+116 disebabkan terjadinya ayunan dan kejut pada penggantung sementara (temporary hanger) pada posisi bagian ujung, yang dilepas dan akan digantikan dengan penggantung permanen (cable hanger).

"Sebelumnya telah berhasil dilakukan pergantian 12 (dua belas) penggantung sementara menjadi penggantung permanen terhadap 6 (enam) girder sebelumnya," tulis pernyataan tersebut.

Saat ini, perseroan tengah bekerjasama dengan pihak Polres Batang dan Polsek Grinsing, dan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka yang diakibatkan oleh kejadian ini

Pasca kejadian ini, pekerjaan jembatan Kali Kuto tetap dilanjutkan karena tidak mempengaruhi konstruksi permanen secara keseluruhan dan tidak mempengaruhi target waktu penyelesaian

"PT Waskita Karya (Persero) Tbk bertanggung jawab penuh dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kejadian ini. Serta memastikan bahwa setiap pengerjaan proyek telah mengikuti standar prosedur yang ada dan akan selalu menjaga dan memastikan keselamatan baik bagi karyawan dan juga masyarakat sekitar," lanjut pernyataan tersebut.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. mendapatkan kepercayaan untuk membangun Proyek Jalan Tol Batang Semarang yang merupakan salah satu ruas tol trans jawa dimana di dalam ruas tersebut juga terdapat jembatan Kali Kuto sebagai jembatan penghubung Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal.

Pada setiap pekerjaan konstruksi, Perseroan sangat mengutamakan keamanan dan keselamatan kerja pada area konstruksi. Perseroan juga berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan Jalan Tol Batang Semarang sesuai target waktu dengan memperhatikan aspek safety, quality, dan time delivery sebagai prioritas dari Perseroan untuk berkontribusi pada percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia serta memastikan insiden ini tidak mempengaruhi target waktu penyelesaian, agar dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara Indonesia.

Jembatan kali kuto telah beroperasi secara fungsional pada saat mudik lebaran bulan Juni 2018 dan tidak terdapat masalah pada saat penggunaannya.

Pekerjaan konstruksi jembatan kali kuto telah dimulai kembali sejak 2 Juli 2018 dalam rangka penyelesaian konstruksi permanen. Sebanyak 12 penggantung permanen (cable hanger) yg menggantikan penggantung sementara yang digunakan telah selesai dikerjakan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Jiwasraya (Foto Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 00:55 WIB

OJK Monitor Penyelesaian Kewajiban Jiwasraya

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik upaya yang telah dilakukan oleh Direksi dan pemegang saham PT. Jiwasraya (Persero) berkaitan…

BRI Syariah

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Produk Halal BRIsyariah Sukses Gaet Milenial Jogja

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Jogja Halal Fest 2018 yang digelar di Yogyakarta pada tanggal 11 sd 14 Oktober lalu, menjadi bukti besarnya animo masyarakat terhadap produk…

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.