Presiden Jokowi Berharap Koperasi Indonesia Masuk 100 Besar Dunia

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 12 Juli 2018 - 19:09 WIB

Presiden Jokowi dalam acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Kamis (12/7).
Presiden Jokowi dalam acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Kamis (12/7).

INDUSTRY.co.id, Tangerang- Presiden Joko Widodo mendorong terciptanya koperasi masuk dalam jajaran 100 besar koperasi global. Harapan tersebut disampaikannya dalam memperingati Hari Koperasi Nasional ke-71 yang berlangsung di ICE BSD City, Kamis (12/7/2018).

Sebelumnya seperti diketahui sudah ada koperasi Kospin Jasa yang sudah melantai di bursa saham dan koperasi Sidogiri yang perputaran uangnya mampu menembus Rp 16 triliun pertahun. Dan ini menjadi contoh nyata bahwa koperasi sebenarnya mampu berada di level tertinggi.

“Saya ingin satu, dua, tiga, empat atau lima koperasi masuk dalam jajaran 100 atau 300 besar koperasi secara global," ujar Jokowi

Dengan adanya contoh dari Kospin Jasa dan Sidogiri, koperasi lain seharusnya bisa belajar dan bertanya kunci dua koperasi ini dalam melakukan percepatan sehingga mampu berkembang seperti sekarang.

Jokowi pun memberi contoh mengenai Koperasi Fontera yang ada di Selandia Baru. Koperasi ini berhasil menunjukan eksistensinya di bidang produksi susu dan produk olahan dari susu. Menggandeng sekitar 10.500 peternak di Selandia Baru, omset koperasi ini berhasil menembus angka 17,2 miliar dolar New Zealand atau sekitar Rp 165 triliun setiap tahunnya.

Omset yang didapat ini berhasil menempatkan Fontera menjadi salah satu perusahaan berbasis koperasi terbesar di negaranya. Bahkan Fontera saat ini mampu merebut 30 persen dari keseluruhan ekspor susu dan produk susu di dunia.

Contoh perusahaan sukses yang berawal dari koperasi adalah Ocean Spray dari Amerika Serikat. Koperasi ini berhasil mengembangkan buah cranberry di mana hanya mengumpulkan buah dari para petani.

Ocean Spray kemudian mengembangkan diri dengan produk olahan dari buah tersebut mulai dari minuman jus, kismis, hingga buah-buahan kering. Koperasi ini pun disebut berhasil meraup lama setiap tahun hingga miliaran dollar AS.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ridwan Kamil

Senin, 24 September 2018 - 21:30 WIB

Kang Emil akan Berikan Santunan kepada Korban Pengeroyokan Oknum Bobotoh

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) , akan memberikan santunan kepada keluarga korban pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum Bobotoh, jelang pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta,…

Tersangka Tindak Pidana (Foto Ist)

Senin, 24 September 2018 - 21:00 WIB

Polisi Bandung Tangkap Tujuh Pelaku Pengeroyokan Anggota Jakmania

Polisi telah menangkap tujuh tersangka pelaku dugaan pengeroyokan terhadap seorang pendukung Persija bernama Haringga Sirla (23) yang berujung tewasnya pemuda tersebut.

Teluk Bintuni

Senin, 24 September 2018 - 20:38 WIB

Butuh Dana Rp 1,7 Triliun Kembangkan Industri Teluk Bintuni

Kementerian Perindustrian mendorong percepatan pembangunan kawasan industri Teluk Bintuni, Papua Barat. Langkah yang akan dilakukan melalui skema kerja sama Permerintah dan Badan Usaha (KPBU)…

Pertamina (Foto: Ist)

Senin, 24 September 2018 - 20:00 WIB

Kejagung: Investasi di Australia Rugikan Pertamina Rp568 Miliar

Kejaksaan Agung menegaskan kerugian keuangan negara akibat dugaan korupsi investasi PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada tahun 2009 mencapai Rp568 miliar.

BRI Sediakan Pembiayaan Tagihan Faskes Mitra BPJS Kesehatan (Foto Meirino)

Senin, 24 September 2018 - 19:45 WIB

BRI Sediakan Pembiayaan Tagihan Faskes Mitra BPJS Kesehatan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk menyediakan skema pembayaran tagihan fasilitas kesehatan mitra Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini ditandai dengan adanya penandatangan…