Kemendag-KPPU Bahas Revisi UU Persaingan Usaha

Oleh : Anisa Triyuli | Rabu, 11 Juli 2018 - 16:35 WIB

Ketua KPPU Kurnia Toha (Foto Tribunnews)
Ketua KPPU Kurnia Toha (Foto Tribunnews)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan pembicaraan terkait revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat guna meningkatkan peranan lembaga independen tersebut.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa pembahasan poin-poin yang akan masuk dalam RUU Persaingan Usaha tersebut ditujukan untuk menciptakan iklim usaha yang sehat di dalam negeri. Peranan KPPU akan diperkuat dengan adanya undang-undang baru tersebut.

"Saat ini sedang dibahas RUU mengenai KPPU antara DPR dengan pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Kementerian Hukum dan Ham," kata Enggartiasto, di Jakarta, Selasa (11/7/2018)

Enggartiasto menjelaskan, meskipun KPPU tidak masuk dalam tim yang membahas RUU Persaingan Usaha tersebut, namun pemerintah memerlukan banyak masukan dari lembaga yang nantinya akan bertanggung jawab langsung kepada presiden itu.

"Kami memerlukan masukan dari KPPU, karena saat nanti UU tersebut selesai, yang akan melaksanakan adalah KPPU. Untuk itu kami membahas secara internal dan meminta masukan dari KPPU," ujar Enggartiasto.

Masukan dari KPPU diperlukan karena nantinya UU tersebut akan menjadi landasan hukum bagi lembaga itu termasuk apakah pasal yang akan ditetapkan tersebut bisa diterapkan atau tidak. DPR sendiri telah memutuskan bahwa KPPU akan menjadi nara sumber tetap selama pembahasan RUU.

Dalam kesempatan tersebut Ketua KPPU Kurnia Toha mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan kelemahan-kelemahan yang ada pada UU Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, agar nantinya bisa memperkuat peranan KPPU untuk ke depannya.

"Perlu adanya masukan dari KPPU, sehingga kelemahan yang ada dulu bisa kita tutupi dan kami bisa menjalankan tugas dengan lebih baik dalam rangka menciptakan persaingan usaha yang sehat dan lebih cepat dalam bekerja," kata Kurnia.

Permintaan KPPU untuk adanya amandemen UU Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat tersebut sesungguhnya sudah diinginkan sejak beberapa waktu lalu.

Hal yang menjadi catatan dalam perubahan tersebut antara lain adalah definisi pelaku usaha, merger perusahaan, masalah status kelembagaan KPPU, dan kewenangan KPPU.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Infinix Indonesia

Kamis, 15 November 2018 - 19:08 WIB

Sukses di Penjualan 11.11, Infinix Ungkap Strategi Hadapi Persaingan Smartphone Indonesia

INDUSTRY.co.id -

Jakarta, 15 November 2018 Dalam perayaan Habolnas 11.11 di bulan November lalu, Infinix Indonesia sukses menjual beberapa produk unggulannya dengan…

Pembangunan Embung Serbaguna Pea Parsinagaan

Kamis, 15 November 2018 - 17:35 WIB

Pembangunan Embung Serbaguna Pea Parsinagaan Berikan Manfaat Untuk 2 Kecamatan

Dalam rangka terus mendukung pengembangan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 KSPN prioritas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Embung…

Dok industry.co.id

Kamis, 15 November 2018 - 17:28 WIB

Jet Commerce Catat Kenaikan Nilai Transaksi 16 Kali Lipat

Jet Commerce, penyedia solusi e-commerce terpadu dan terkemuka di Asia Tenggara mencatat kenaikan nilai transaksi 16 kali lipat

Ilustrasi Reksa Dana (bisnisfranchiseindonesia)

Kamis, 15 November 2018 - 17:14 WIB

Kondisi Pasar Semakin Positif, Reksa Dana Saham jadi Pilihan Tepat untuk Investasi

Kondisi pasar menunjukkan perkembangan positif seiring meredanya isu perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok dan kondisi iklim investasi di tanah air yang semakin kondusif

PT Electronic City Indonesia Tbk hari ini, Kamis (14/11/2018) resmi meluncurkan logo barunya. Acara yang dilangsungkan di Four Point by Sheraton ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama rekan media dan influencer.

Kamis, 15 November 2018 - 17:14 WIB

Melalui Logo Baru, Komitmen Electronic City sebagai Pionir Toko Elektronik

PT Electronic City Indonesia Tbk hari ini, Kamis (14/11/2018) resmi meluncurkan logo barunya. Acara yang dilangsungkan di Four Point by Sheraton ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama…