Jakarta Fair Jadi Pilihan Berburu Karpet dan Sajadah Keperluan Lebaran

Oleh : Dina Astria | Rabu, 13 Juni 2018 - 12:10 WIB

Kondisi perbelanjaan di Jakarta Fair 2018
Kondisi perbelanjaan di Jakarta Fair 2018

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menjelang hari raya lebaran, berkunjung ke Jakarta Fair bisa menjadi sebuah keuntungan. Hal ini karena hampir semua tenant peserta di pameran terbesar se-Asia Tenggara ini, berlomba-lomba dengan penawaran menariknya. Salah satunya adalah dengan memberikan diskon besar-besaran kepada pengunjung yang telah menjadi ciri khas Jakarta Fair dari tahun ke tahun.

Salah satu contohnya bisa dibuktikan dari para tenant yang menjual berbagai produk karpet berkualitas. Karpet kualitas internasional ini pun dijual hingga setengah harga dan dengan jenis yang bermacam-macam. Pengunjung bisa menemukannya di area Hall A bersama dengan sektor furnitur lainnya.

            Setidaknya terdapat dua peserta stan yang menawarkan diskon karpet besar-besaran ini. Pertama, ada stan Jaya Abadi Mas yang memberikan diskon hingga 50 persen untuk beragam jenis karpet, dengan ukuran yang bervariasi. Misalnya untuk jenis BCF dengan ukuran 210x310 yang harganya dijual Rp 500 ribu dari harga awal Rp 1 juta. Ada juga karpet tipe Wave berukuran 100x140 dengan harga Rp 295 ribu dari harga awak Rp 590 ribu.

Tak hanya karpet, beberapa jenis sajadah import pun turut dipamerkan. Salah satunya seperti sajadah solat yang berukuran sebesar 60x120 yang dijual mulai dari 75 ribu. Sementara itu, sajadah Istanbul dengan ukuran yang lebih ramping, bisa didapatkan hanya dengan Rp 135 ribu dari harga awal mencapai 270 ribu.

            Tak jauh dari sana, masih di area Hall A juga terdapat stan karpet lainnya yaitu Bandar Karpet yang tak kalah memberikan diskon besar-besaran. Seperti misalnya karpet dengan jenis Koala yang bisa ditemukan dengan berbagai ukurannya, Mulai dari Rp 550 ribu untuk ukuran 120x170, Rp 990 ribu untuk ukuran 160x230, dan ukuran yang paling besar yaitu 200x290 yang ditawarkan seharga Rp 1,75 juta.

Belum berhenti di sana, beberapa jenis karpet lainnya seperti Twist, Abishar, Turkuaz, dan Torino juga dipamerkan di Bandar Karpet. Untuk karpet-karpet jenis ini, diskon yang diberikan pun bahkan lebih dari 50 persen. Misalnya seperti karpet Torino berukuran 160x220 dijual dengan Rp 550 ribu dari harga awal Rp 1,8 juta. Atau Abishar berukuran 120x 170 yang juga ditawarkan dengan Rp 550 ribu dari harga normal Rp 2,2 juta.

Selain kedua stan ini yang terletak di area Hall A, area Hall C juga memiliki stan yang memamerkan karpet maupun sajadah yang diimport dari Pakistan. Di sana, beberapa jenis karpet dijual dengan harga mulai dari 75 ribu hingga 900 ribu untuk ukuran yang paling terbesar. Diskon-diskon ini pun dipastikan hanya bisa ditemukan di Jakarta Fair yang akan terus dibuka selama libur lebaran.

Pada masa libur lebaran yakni pada tanggal 11 hingga 20 Juni, Jakarta Fair dibuka mulai pukul 10.00-23.00 WIB. Pada saat malam takbiran, ajang ini dibuka untuk umum mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Dan pada hari pertama lebaran dibuka mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pelayanan Jamkrindo. (Foto: Istimewa)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:54 WIB

Perum Jamkrindo Terima 30 Mahasiswa Program Magang

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia meneriman sebanyak 30 orang Mahasiswa magang dari Vokasi Universitas Indonesia, Universitas Negeri…

Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Terima Kasih AHY, GN, RR, dan MMD!

Kita dapat menilai budi pekerti seseorang dari kenyataan sikap diri menghadapi musibah yang menimpa.

Melany Dian Risiyantie,

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:34 WIB

Melany Dian Risiyantie Nilai Artis Nyaleg Punya Nilai Positif & Negatif

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Legislatif yang sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin, 13/8, kemarin terdapat 54 orang nama artis atau selebritas. Hal ini menunjukkan dunia…

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:32 WIB

Kementerian PUPR Terapkan Teknologi RISHA Rekonstruksi Rumah di Lombok

Konstruksi rumah tahan gempa diperlukan sebagai mitigasi bencana karena wilayah Lombok termasuk salah satu wilayah rawan gempa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (Foto Ist)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:20 WIB

Beda Koalisi dengan Jokowi, Asman Abnur Bukan Lagi Menteri Aparatur Negara

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, mengonfirmasi Asman Abnur telah mengundurkan diri dari Kabinet Kerja. Dengan begitu, Abnur bukan lagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…