Rizal Ramli: Manusia Tangguh

Oleh : Syaroni | Senin, 23 April 2018 - 14:14 WIB

Sya'roni Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Foto Dok Industry.co.id)
Sya'roni Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Pada Senin 5 Maret 2018, Rizal Ramli (RR) mengagetkan seisi republik karena keberaniannya mendeklarasikan diri menjadi Capres. Dibilang berani karena RR tidak memiliki parpol dan juga tidak memiliki uang yang melimpah. Satu-satunya modalnya adalah tekad bulat untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

Melalui pidatonya di depan awak media, RR menyampaikan kegelisahannya tentang kondisi Indonesia. Demokrasi yang diharapkan mampu membawa kemakmuran untuk seluruh rakyat nyatanya hanya memakmurkan segelintir kalangan elit. Dan di bawah kepemimpinan yang tidak berkutik oleh intervensi kekuatan besar, pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan di angka 5% dalam tiga tahun terakhir.

RR meyakini dengan potensi SDA yang berlimpah, rakyat yang rajin dan ingin bekerja, maka diyakini Indonesia bisa tumbuh 10% dalam periode 2019-2024. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, akan banyak tersedia lapangan kerja, upah meningkat, dan kemiskinan akan berkurang.

Tidak semua senang dengan keputusan RR, banyak yang mengkritik dan bahkan banyak yang mencibir. Di sinilah RR menunjukkan kelasnya, semua kritik dan cibiran dijawabnya dengan santai dan tegas.

Bila ada yang bertanya mana partainya, maka RR menjawab Kun Fayakun dan Man Jadda Wajada. Bila ada yang bertanya mana kapalnya, maka RR menjawab Indonesia sedang banjir naik getek saja yang penting selamat. Bila ada yang bertanya tiketnya mana, maka RR menjawab tidak perlu tiket karena di menit-menit akhir RR akan naik jet pribadi.

RR juga rajin bersilaturahmi,  bisa dikatakan tiada hari yang dilalui tanpa silaturahmi. Minggu lalu saja RR sudah keliling ke Tasikmalaya, Aceh, Ternate dan terakhir bertemu dengan Sandiaga Uno yang menjabat sebagai Ketua Pemenangan Partai Gerindra. Beberapa minggu sebelumnya RR juga sudah bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Daya jelajah yang cukup jauh membuktikan daya tahan fisik RR sangat tangguh untuk memimpin Indonesia. Kedua, membuktikkan RR bisa diterima oleh semua kalangan mulai dari rakyat jelata, elit parpol, para ulama hingga para ningrat.

Bisa disimpulkan RR adalah sosok manusia tangguh, baik tangguh dalam pemikiran maupun tangguh dalam kerja nyata. RR adalah sosok yang berani berpikir juga berani melaksanakan pemikirannya. Kerja nyata semasa menjadi Menko Perekonomian di era Gusdur dan Menko Kemaritiman di era Jokowi menjadi bukti bahwa RR adalah sosok yang tangguh yang tidak bisa digoyahkan oleh intervensi apapun.

Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh maka akan berhasil. RR sudah menunjukkan kesungguhanya untuk menjadi Capres. RR lah orang pertama yang sudah melakukan deklarasi pencapresan. RR kemudian juga rajin bersilaturahmi ke berbagai elemen bangsa untuk menyampaikan gagasannya. Maka Kun Fayakun, jadilah maka jadilah, tiada yang tidak mungkin bagi Allah. Dan tidak mustahil juga Allah akan menjadikan RR sebagai Presiden Indonesia.

Sya'roni Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:36 WIB

Industri Daur Ulang Jadi Jalan Keluar Atasi Masalah Sampah Plastik

Ketua Umum Asosisasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim, mengungkapkan, daur ulang adalah solusi jitu dalam mengatasi sampah botol plastik.

Pelayanan di kantor Bank DKI

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:34 WIB

2018, Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9 Persen

Jakarta - Menutup tahun 2018, kinerja keuangan Bank DKI menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 27,9%, dari semula sebesar…

Peresmian Kerjasama Proyek KPBU

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:24 WIB

Pemerintah Dorong Skema KPBU Dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.

MoU BNI Syariah dengan Universitas Juanda Bogor

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:45 WIB

BNI Syariah Gandeng Unida Terkait Produk dan Jasa Perbankan

Jakarta - BNI Syariah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Juanda Bogor (Unida). Nota kesepahaman ini terkait dengan pemanfaatan…

Pengurus KTNA

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23 WIB

KTNA: Bertani Kini Lebih Mudah dan Menguntungkan

Jakarta - Menjalani aktifitas pertanian kini lebih mudah dan menguntungkan. Kementerian Pertanian sudah tepat sasaran dalam membantu petani.