Desember 2016 Penjualan Semen Indonesia Capai 29 Juta Ton

Oleh : Herry Barus | Jumat, 06 Januari 2017 - 04:23 WIB

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)

INDUSTRY.co.id - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 4-5 persen pada 2017 dibandingkan tahun sebelumnya seiring beroperasinya pabrik baru.

"Hingga November 2016, penjualan semen perusahaan mencapai sekitar 28-29 juta ton. Pencapaian Desember diperkirakan tidak jauh berbeda dengan realisasi bulan sebelumnya," ujar Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia, Agung Wiharto, di Jakarta, Kamis (5/1).

Ia menambahkan pertumbuhan penjualan itu selain didukung dari pabrik-pabrik yang sudah ada, diharapkan juga didukung oleh beroperasinya dua pabrik baru milik perseroan di Rembang, Jawa Tengah dan Indarung VI, di Padang.

"Jika berjalan lancar, kami berharap pabrik baru Semen Indonesia di Rembang dan Indarung sudah berkontribusi," katanya.

Ia mengemukakan bahwa total kapasitas Semen Indonesia sebesar 29 juta ton per tahun. Diharapkan, pada tahun ini tidak ada penurunan harga semen. Saat ini harga semen milik perseroan dipasarkan di kisaran Rp800-Rp820 ribu per ton.

"Jika terjadi penurunan harga, diharapkan karena adanya persaingan bisnis," katanya.

Terkait masalah yang terjadi pada pabrik semen milik perseroan di Rembang, Jawa Tengah, kepada Antara Agung Wiharto mengatakan pihaknya berencana untuk membeli bahan baku semen dari hasil tambang rakyat jika izin lingkungan penambangan tidak diperoleh perseroan.

Sementara itu, Kuasa Hukum Semen Indonesia M Mahendra Datta mengharapkan bahwa penolakan pabrik Semen Indonesia di Rembang tidak mengarah ke aspek sosial karena akan memicu konflik.

"Cara penggugat sekarang mengarah ke luar hukum bisnis. Saat ini sudah mempengaruhi masyarakat, mahasiswa, petani dan tokoh agama. Ini sudah mengarah ke kerawanan sosial padahal ini masalah industri. Semen Indonesia tidak ingin terlibat di luar bisnis," ujarnya.(Hrb)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…