Ironis, Hanya Ada 4 Film Indonesia Tayang Akhir Tahun 2017

Oleh : Amazon Dalimunthe | Sabtu, 30 Desember 2017 - 08:54 WIB

Dewi Sandra dan Tatjana Saphira Adu Akting di Ayat-ayat Cinta 2
Dewi Sandra dan Tatjana Saphira Adu Akting di Ayat-ayat Cinta 2

INDUSTRY.co.id - JAKARTA,-- Maraknya produksi film Indonesia di tahun 2017, ternyata harus ditutup dengan kenyataan hanya ada 4 film nasional yang tayang di malam pergantian tahun. Ironisnya ke empat film ini pun harus bertarung dengan film-film Impor yang secara kualitas dan teknologi  unggul atas film Nasional. Ke empat film tersebut adalah Ayat-ayat Cinta 2 (produksi MD Entertaintment), Susah Sinyal (Starvision), Surat Cinta Untuk Starla (ScreenPlay) dan si Juki The Movie (Falcon Pictures).

Sedang film Impor yang jadi “lawan” film nasional adalah  Star Wars: The Last Jedi, Bleeding Steel, The Greatest Showman, Pitch Perfect, Jumanji: welcome to The Jungle, Wonder, Ferdinand,  dan Coco.

Pada malam Tahun baru nanti penonton memang tinggal memilih yang sesuai dengan selera. Namun apa yang sejumlah masyarakat perfilman  khawatiran, beberapa waktu lalu, tentang keberpihakan pihak pemerintah dalam tata edar perfilman dapat tergambar dari situasi film yang tayang akhir tahun.

Untung saja, 4 film nasional  yang ditayangkan pada akhir ini, memiliki genre yang berbeda hingga mereka tidak saling “memakan”  melainkan saling melengkapi.  Ayat Ayat Cinta memiliki Genre, Drama Percintaan dewasa, Surat Cinta untuk Starla (Drama Percintaan remaja), Susah Sinyal (Drama Komedi), dan Si Juki The Movie (Animasi, anak-anak).

Berikut synopsis dari masing masing film :

1.Ayat Ayat Cinta 2

Film Ayat-Ayat Cinta 2 merupakan sequel dari film terdahulu yang sukses pada 2008. Film yang diangkat dari novel dengan judul Ayat Ayat Cinta 2 karya penulis Habiburrahman El Shirazy.

Cerita pada film ini masih fokus pada kehidupan Fahri. Kali ini dia dipertemukan dengan wanita-wanita yang kemudian mengubah hidupnya. Selain kisah cinta yang pelik, film ini juga menghadirkan banyak pesan kemanusiaan dan keberagaman.

Perbedaan Ayat Ayat Cinta 2, produser Manoj Punjabi menggandeng sutradara Guntur Soeharjanto sebagai pengganti Hanung Bramantyo. Untuk posisi penulis skenario diisi Alim Sudio serta Ivan Ismail.

Sementara untuk pemain, sama seperti pada film pertama, Fedi Nuril tetap memerankan karakter pria Fahri bin Abdullah Shiddiq. Pemain lainnya yang terlibat yaitu Chelsea Islan, Dewi Sandra, Tatjana Saphira, Arie Untung, Pandji, dan lainnya.

 2.Susah Sinyal

Komedian sekaligus sutradara, Ernest Prakasa telah meluncurkan film terbarunya berjudul Susah Sinyal. Dalam film drama komedi ini, penonton diajak untuk mengenal karakter utama yaitu Ellen (Adinia Wirasti) dan Kiara (Aurora Ribero), serta konflik yang ibu dan anak ini alami.

Disibukkan dengan berbagai macam kasus besar yang harus ditangani, waktu Ellen untuk putri semata wayangnya, Kiara, semakin sedikit. Ketika Oma Agatha (Niniek L. Karim) yang merawat Kiara mendadak meninggal dunia karena serangan jantung, barulah Ellen sadar bahwa dia harus berusaha menjalin kembali komunikasi yang sudah renggang dengan sang anak.

Sumba menjadi tempat yang dipilih Ellen untuk merajut kembali hubungan antara ibu dan anak. Dengan alam Sumba yang luar biasa indah namun susah sinyal perlahan tapi pasti Ellen dan Kiara mulai bisa membuka diri. Selain konflik hubungan Ellen-Kiara, penonton diajak untuk melihat keindahan alam Sumba, mulai dari padang rumput hingga pantai.

Susah Sinyal melibatkan sejumlah aktor, aktris hingga komika lainnya. Seperti Valerie Thomas, Asri Welas, Refal Hady, Gisella Anastasia, Gading Marten, Dodit Mulyanto, Aci Resti, dan Darius Sinathrya.

3. Surat Cinta Untuk Starla

Surat Cinta Untuk Starla merupakan film yang terinspirasi dari hits berjudul sama milik penyanyi Virgoun dari Last Child. Kemudian, diangkat ke layar lebar oleh rumah produksi Screenplay Films bersama Legacy Pictures disutradarai oleh Rudi Aryanto.

Menceritakan pertemuan Hema dengan Starla, gadis cantik dan mandiri yang hanya dalam 6 jam telah berhasil membuatnya jatuh cinta. Namun di saat Hema dan Starla semakin dekat, Starla berubah. Ia marah dan menjauhi Hema, bahkan menyuruhnya untuk melupakan kisah mereka.

Tokoh untuk dalam film ini yakni Jefri Nichol (Hema) dan Caitlin (Starla). Sementara tokoh baru yang berperan di antaranya, Ricky Cuaca, Ramzi, Mathias Muchus, Dian Nitami, Rianti Cartwright, Rizki Hanggono, Amanda Manopo, dan Meriam Berlina.

4. Si Juki The Movie.

Ditulis dan digarap oleh Faza Meonk, film adaptasi komik ini menceritakan Juki, seorang selebriti yang sedang berada pada puncak ketenarannya. Pada suatu hari, sebuah meteor jatuh menghancurkan Indonesia. Erin, seorang ilmuwan muda berbakat meminta bantuan Juki untuk menghentikan meteor. Diisi suara oleh Indro Warkop, Bunga Citra Lestari, Tarzan dan Babe Cabiita. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KKP Dorong Industri Mutiara Nasional Bersaing di Kancah Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Investor Tiongkok akan Berinvestasi Budi Daya Mutiara di Flores Timur

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Flores Timur Yohanes Kopong mengatakan sebanyak lima perusahaan berminat menamamkan modalnya atau berinvestasi…

Presiden Jokowi hUT Kadin (Foto Herlambang)

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Bergabungnya Rosan ke TKN Tak Pengaruhi Netralitas Pengusaha

Bergabungnya Ketua Umum Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf tidak memengaruhi netralitas pengusaha, kata Ketua Bidang Organisasi…

Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)

Selasa, 25 September 2018 - 17:40 WIB

Ekonomi Kreatif Masa Depan Dunia

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan ekonomi kreatif merupakan sektor andalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat baik di Indonesia maupun dunia.

Ilustrasi Migas

Selasa, 25 September 2018 - 17:20 WIB

SKK Migas Nilai Lapangan Sukowati Potensial Produktif

Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jaffee Arizon Suardin menilai unit Asset 4 Sukowati Field merupakan salah satu blok migas…

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso

Selasa, 25 September 2018 - 17:01 WIB

Proses Akuisisi 51 Persen Saham Pertagas Selesai September

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus melaksanakan komitmennya untuk menyelesaikan proses akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai tahap lanjutan usai induk BUMN Migas (Holding BUMN Migas)…