Kasus Allianz Momentum Perbaiki Sektor Keuangan

Oleh : Herry Barus | Jumat, 29 September 2017 - 08:45 WIB

PT Asuransi Allianz Life (IST)
PT Asuransi Allianz Life (IST)

INDUSTRY.co.id - Depok- Ekonom Universitas Indonesia (UI) Rizal E. Halim menilai kasus yang terjadi pada PT Allianz Life Indonesia, bisa dijadikan momentum memperbaiki struktur dan akuntabilitas sektor keuangan.

"Perlu dicatat bahwa risiko ekonomi dari tinjauan historis didominasi rapuhnya sektor keuangan," kata Rizal katanya   Kamis (28/9/2017)

Rizal yang sedang berada di Sofia, Bulgaria mengikuti Konferensi Internasional Bidang Ekonomi tersebut, mencontohkan sektor keuangan tersebut seperti sub sektor 'financing', 'banking', pasar modal, pasar uang, pasar berjangka, keuangan mikro.

"Kita punya pengalaman 1998, 2008, dan 2011-2012. Ini harus direspon serius oleh otoritas dan Pemerintah," kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI tersebut.

Lebih lanjut Rizal mengatakan kasus Allianz hanya segelintir dari persoalan yang kerap dihadapi sektor keuangan. Moral 'hazard 'bahkan potensi 'Fraud' cukup besar diindustri keuangan.

Untuk itu, kata dia Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus dapat menginventarisir persoalan atau gejala-gejala yang memiliki probabilitas risiko yang besar.

Dikatakannya analisa atas dinamika risiko dan kompleksitas sektor keuangan perlu dipotret dengan seksama. "Ini dimaksudkan untuk menelaah dengan cermat potensi risiko dan sejumlah peluang terjadinya moral hazard dan fraud," jelasnya. (Ant)

 

<>  

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto Dok KPU)

Minggu, 23 September 2018 - 09:00 WIB

Raih Tiga Smartphone dan Hadiah Menarik dengan Nyanyikan "Jokowi Lagi"

Sederet keberhasilan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini bisa dinikmati dalam lagu bergenre rock and roll "Jokowi Lagi".

Mendagri Tjahjo Kumolo (Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 08:40 WIB

Perhatikan, ASN Jangan Ikut Kelapa Daerah Dukung Mendukung Capres

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kembali mengingatkan seluruh aparatur sipil negara untuk bersikap netral dan tidak ikut-ikutan dengan kepala daerah dalam dukung-mendukung calon presiden pada…

Prof Dr KH Din Syamsuddin MA (Foto Ist)

Minggu, 23 September 2018 - 08:20 WIB

Din Syamsudin akan Mundur Sebagai Utusan Khusus Presiden

Presiden Joko Widodo mengatakan akan menerima kedatangan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin terkait pengunduran dirinya sebagai utusan khusus presiden untuk dialog dan kerja sama…

Patung Garuda Wisnu Kencana dinyatakan selesai dibangun di lokasi baru, Garuda Wisnu Kencana Culture Parki. Icon baru Bali, salah satu patung tertinggi di dunia, 271 meter, Habiskan 3.000 ton atau setara 2,5 hektar lembaran tembaga.

Minggu, 23 September 2018 - 08:10 WIB

GWK Patung Tembaga dan Tertinggi Ketiga di Dunia

Presiden Joko Widodo merasa senang dan bangga dengan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang menurutnya merupakan mahakarya anak bangsa. Patung GWK layak disebut mahakarya karena merupakan salah…

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 08:00 WIB

KH Maruf Amin Resmi Mundur Sebagai Rais Aam PBNU

Ma'ruf Amin resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Rais Aam Ma'ruf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Sabtu (23/8/2019)