HSG Ditargetkan Tembus Level 5.920

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 20 September 2017 - 09:45 WIB

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF (Foto Istimewa)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF (Foto Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditargetkan bergerak naik dan menembus titik resistensi terdekat 5.920 setelah kemarin berhasil ditutup di levle 5.901.

“Aksi jual pelaku pasar pada perdagangan kemarin menghambat laju pergerakan IHSG sehingga hal itu menunda kenaikan ke level 5.920. Akan tetapi saya optimistis, pergerakan IHSG ke level 6.020-6.025 hanya tinggal tunggu waktu saja,” papar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, di Jakarta, Rabu (20/09/2017) pagi.

Karena itu, demikian Yuganur, adanya potensi kenaikan lanjutan IHSG pada perdagangan hari ini dapat dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham pilihan.

Yuganur merekomendasikan BELI saham-saham PT Bank Jatim Tbk (BJTM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Sentul City Tbk (BKSL) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Secara teknikal, menurut Yuganur, BJTM, INDF dan BKSL pada saat ini sedang dalam proses perbaikan harga jangka pendek dan jangka menengah, sehingga ketiga saham tersebut menjadi menarik untuk dikoleksi.

Yuganur memprediksi, harga BJTM berpotensi mencapai kisaran Rp710-740 per unit. Sedangkan INDF dan BKSL masing-masing berpeluang mencapai rentang harga Rp8.750-9.150 per unit dan Rp156-165 per unit.

“Sementara itu, penurunan harga komoditas di pasar global ke titik terendah dalam 10 tahun terakhir ini dan valuasi sektoral yang cukup murah membuat ANTM menjadi menarik untuk diakumulasi. Harga ANTM diprediksi dapat mencapai Rp715-765 per unit,” imbuh Yuganur. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya KEK Pariwisata Mandalika, di Pantai Kuta NTB (20/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:18 WIB

Pemerintahan Presiden Jokowi-JK Berhasil Bangun Industri Pariwisata

Selama tiga tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah berhasil membangun industri pariwisata.

Ilustrasi Kedelai (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:57 WIB

Bea Masuk Impor Kedelai Sebaiknya Dihapuskan

Lembaga Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan kebijakan bea masuk impor kedelai sebaiknya tetap dibebaskan karena memudahkan konsumen dan kalangan industri kecil di Tanah Air.…

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:48 WIB

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS

PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu pembangunan sejumlah rumah ibadah, pengadaan sumber air bersih berupa pompa…

Dewi Hendrati selaku GM Marketing Communication Medina (Foto Nina)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:40 WIB

Medina Meluncurkan Houseware Halal Pertama di Indonesia

lndonesia International Halal Expo (INHALEC) 2017 merupakan event internasional yang mengekspos dan membahas 10 sektor industri halal diselenggarakan oleh Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC)…

Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya KEK Pariwisata Mandalika, di Pantai Kuta NTB (20/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:29 WIB

KEK Mandalika Hingga Tahun 2019 akan Ada 2000 Kamar Hotel

KEK Mandalika NTB diproyeksikan akan memiliki 10 ribu kamar hotel dengan target 2000 kamar hotel pada 2019