Bekraf: Investor Besar Amerika Minati Industri Perfilman Indonesia

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 22 Agustus 2017 - 21:28 WIB

Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)
Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Indonesia merupakan pasar yang menggiurkan untuk dimasuki pelaku industri perfilman dan industri kreatif lain. Ini pula yang mendasari Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Ricky Joseph Pesik mengundang investor asing masuk dan berinvestasi di industri perfilman Indonesia.

Saat ini, sejumlah pemain besar di industri film Amerika Serikat akan masuk Indonesia. "Setelah sebelumnya masuk daftar negatif investasi, melalui Peraturan Presiden yang ditandatangani Presiden Joko Widodo, perfilman terbuka untuk investasi asing," ujar Ricky saat penutupan Indonesian Film Festival (IFF) New York 2017 yang dilanjutkan jamuan makan malam di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York, Senin (21/8/2017).

Peraturan Presiden Nomor 44 tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di BIdang Penanaman Modal ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 12 Mei 2016.

Atas keterbukaan ini, sejumlah investasi di perfilman mulai masuk. Kerja sama produksi film antara pelaku dalam negeri dan asing tengah dilakukan di Indonesia.

Kehadiran Fox International Productions (FIP), divisi dari 20th Century Fox adalah contohnya. Fox tengah menggarap film film Wiro Sableng 212 sebagai wujud kerja sama produksi itu.

"Lebih dari itu, dalam waktu dekat, ada industri besar film Amerika Serikat akan masuk. Untuk namanya, masih rahasia untuk saat ini," ujar Ricky di depan para tamu dan sejumlah pelaku perfilman di Amerika Serikat.

Sementara itu, dalam sambutannya, pendiri IFF New York Emilia Chandra Ortiz menyampaikan terima kasih atas sambutan dan juga bantuan Bekraf dan juga KJRI New York untuk pelaksanaan IFF 2017 di New York untuk pertama kalinya.

IFF New York 2017 yang berlangsung di SVA Theater New York 17-19 Agustus 2017 menampilkan 12 film Indonesia. Theater yang berkapasitas 256 kursi selalu dipadati penonton untuk setiap pemutaran film

Tema yang diambil IFF New York 2017 adalah "Beyond Diversity". Film yang diputar sepanjang festival umumnya mengangkat keberagaman yang menjadi salah satu ciri terberi dari Indonesia. Lewat film, IFF New York 2017 hendak memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

Dalam sambutan tertulisnya, Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, kekuatan ada dalam perbedaan, bukan kesamaan.

"Beyond Diversity" yang diambil sebagai tema IFF New York 2017 mau menjelaskan bahwa perbedaan itu jauh melampaui soal-soal gender, ras, agama, tenis, dan orientasi seksual tetapi juga soal-soal latar belakang, keahlian, pengalaman, dan visi.

Penutupan IFF New York 2017 dihadiri juga oleh Konsul Jenderal RI di New York Abdul Kadir Jailani sebagia tuan rumah sekaligus penasihat IFF New York 2017.

IFF New York 2017 merupakan satu dari tiga kegiatan Bekraf di New York yang tersatukan dalam platform Indonesian Creative Incorporated (ICINC).

Dua kegiatan lain adalah menghadirkan delapan desainer Indonesia pilihan Bekraf dan enam pilihan KJRI di pamaran dagang NW NOW 2017, 19-23 Agustus 2017.

Kegiatan terakhir adalah Indonesian Street Festival (ISF) di 68th Street antara 5th Avenue dan Madison Avenue, 26 Agustus 2017. Penyanyi Glenn Fredly akan memeriahan acara berisi pentas seni, kuliner serta kopi ini. ISF New York 2017 merupakan penyelenggaran ketiga secara berturut-turut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…