Memahami Sosiologi Agama dalam Film 2 Batas Waktu, Amanah Isa Al-Masih

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 29 November 2016 - 01:03 WIB

Memahami Sosiologi Agama dalam Film 2 Batas Waktu, Amanah Isa Al-Masih
Memahami Sosiologi Agama dalam Film 2 Batas Waktu, Amanah Isa Al-Masih

INDUSTRY.co.id - Ditengah maraknya persaingan bisnis industri film tanah air, sineas Andre Murtono dan Rudiansyah mencoba mencuri perhatian masyarakat dengan merilis sebuah film religi. Film berjudul 2 Batas Waktu: Amanah Isa Al-Masih ini mengisahkan perjalanan tentang Tiara, seorang mahasiswi yang juga pekerja hiburan , dalam gemerlapnya dunia hiburan mencoba menemukan keyakinan ketuhanannya.

“Film ini berbicara mengenai perjalanan spiritual Tiara dalam menemukan keyakinan ketuhanannya. Tiara yang hidup dalam gemerlap dunia hiburan mengalami kekosongan dan gamang dalam keyakinan spiritualnya. Film ini juga diangkat dari kisah nyata tokoh Tiara itu sendiri,” kata Rudiansyah, Sutradara dan Penulis naskah dari 7 rumah produksi dalam konperensi persnya di Jakarta belum lama ini.

Dalam produksinya, film ini mengalami beberapa kali pergantian sutradara dan tim produksi. Hal ini lantaran untuk mempertegas dan membuat film ini sebagai film drama religi spiritual bukan film horor.

Aktris muda Irish Bella didapuk menjadi pemain utama pemeran Tiara. Seorang mahasiswi yang juga pekerja hiburan. Terlahir dari keluarga muslim, namun kehidupan beragama di keluarganya tidak cukup mendalam. Dalam perjalanan semasa kuliah Tiara pun tergoda untuk berbuat hal yang tidak baik demi kebutuhan ekonomi. Akan tetapi ia menyadari adanya sosok lain yang selalu mendampingi dirinya. Namun sosok tersebut tidak menggangu tapi justru melindunginya dari kejahatan yang akan menimpanya.

Karena segala masalah yang mencampuri dirinya sebagai pekerja dunia hiburan, Tiara mencoba mencari kebenaran dan konsep ketuhanan. Film arahan Andre Murtono dan Rudiansyah itu pun memukul mundur ceritanya pada masa kisah-kisah kenabian.

Selain Bella, ‘2 Batas Waktu: Amanah Isa Al-Masih’ akan diperankan oleh pemain-pemain muda lainnya, seperti Mehdi Zati, Sandra Olga, Egi Fedly, Ustad Ibnu Quraish, Liv Vhiena, Naeva Amira, Faye Nicole, Ike Muti, Clara Bernadeth, Christopher Rizky, Audrey June, Marcelina Natasya, Cindy Christian, Mamen Aris, Artha Pratama, Bijak Baginda, Efan Fatah, Budiman, Endah Mulyani, Ifa Ifonya dan Anggi Nasution. Ditambah satu nama senior, Cok Simbara. Filmini akan tayang diseluruh bioskop tanah air pada 26 Mei 2016. (Ahmad Fadli)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inarno Djayadi Dirut BEI (Foto Tribunnews)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:15 WIB

BEI Bakal Percepat Periode Penyelesaian Transaksi Bursa Jadi T Plus Dua

Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mempercepat periode penyelesaian (settlement) transaksi bursa dari T+3 menjadi T+2. Itu artinya, penyelesaian transaksi saham hingga penyerahan barang…

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:03 WIB

Gelombang Ekstrem Masih Terjadi Seminggu ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan gelombang laut dengan ketinggian 2,5 meter hingga empat meter atau dalam kategori ekstrem dan berbahaya masih akan terjadi dalam…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:58 WIB

DirjenPAS Akui Kejadian di Lapas Sukamiskin Masalah Serius

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian operasi tangkap tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin,…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:54 WIB

DirjenPas Akui Fasilitas Tak Standar di Lapas Sukamiskin

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di Lembaga…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:45 WIB

Pekan Lalu, Indeks Harga Saham Gabungan Terkoreksi 1,2%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan 1,2% ke posisi 5.872,78 sepanjang pekan lalu (16-20 Juli 2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan sebelumnya…