Buktikan Masih Eksis, Iis Dahlia Luncurkan Album Terbaru

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 21 Juli 2017 - 08:40 WIB

Iis Dahlia
Iis Dahlia

INDUSTRY.co.id - Nama Iis Dahlia sebagai seorang artis penyanyi, tentu sudah banyak yang mengenalnya. Apalagi selama 3 tahun terakhir ini Iis Dahlia hampir setiap hari tampil sebagai Juri kontes dangdut di stasiun Indosiar. Namun itu belum menunjukkan eksistensinya sebagai seorang penyanyi dangdut. Untuk itulah Iis Dahlia baru baru ini meluncurkan album terbarunya yang berjudul “The Best Of Iis Dahlia”.

“Album ini memang pembuktian bahwa aku masih tetap sebagai seorang penyanyi. Tidak hanya sekedar tampil tapi juga harus memberi sesuatu yang baru bagi para penggemar musik dangdut,” kata Iis Dahlia saat peluncuran album terbarunya di restoran KFC Kemang.

Iis mengisahkan bahwa banyak orang yang mempertanyakan apakah dirinya hanya tampil sebagai juri saja untuk dianggap eksis sebagai seorang penyanyi dangdut senior. “Padahal jadi juri juga konteksnya tetap urusan nyanyi. Tapi rupanya itu belum cukup. Saya harus menjawabnya dengan mengeluarkan album terbaru,” katanya.

Bagi penyanyi kelahiran Indramayu, Jawa Barat, ini, selain pembuktian eksistensi, album terbarunya juga pembuktian bahwa dirinya masih pantas disebut sebagai salah satu ikon dangdut tanah air. Betapa tidak, sebab dalam abum ini Iis menawarkan berbagai ragam musik dangdut. “Mulai dangdut yang klasik, koplo, melayu hingga yang model India juga ada,” tambahnya.

Dalam rentang karirnya yang melewati 3 dekade atau 30 tahun, Iis Dahlia memang sudah pernah membawakan semua versi lagu dangdut. Ditambah dengan kolaborasinya dengan sejumlah musisi non dangdut semakin memperkaya Iis Dahlia menguasai tehnik bernyanyi. “Pada dasarnya saya tidak ingin disebut hanya sebagai penyanyi dangdut tapi sebagai penyanyi yang bisa membawakan segala jenis musik. Tapi karena sebutan sebagai penyanyi dangdut sudah melekat sejak dulu, ya sudah saya terima. Tapi jika diminta membawakan lagu jenis lain saya siap,” terang Iis yang pernah berkolaborasi dengan Grup Ungu ini.

Album yang diproduseri oleh Hadi Sunyoto yang merupakan salah produser rekaman senior ini akan diedarkan oleh PT Jagonya Musik Sport Indonesia (JMSI) melalui jaringan restoran KFC yang ada di seluruh Indonesia. Tentang hal ini, Rumy Azis  dari JMSI mengatakan bahwa sejak pendistribusian lagu melalui jaringan restoran ayam goreng ini , termasuk efektif untuk meningkatkan penjualan album. “Sejak muai diedarkan awal bulan Juli ini, album Iis Dahlia sudah terjual lebih dari 70.000 keping. Ini angka yang bagus untuk album dangdut,” katanya.

Sementara Hadi Sunyoto selaku produser mengatakan bahwa dirinya yakin kalau album The Best Of iis Dahlia ini akan diterima dengan baik oleh penggemar dan penikmat musik Dangdut. “Sebab selain lagu baru dalam album ini juga ada lagu lagu lama seperti Tamu tak Dundang,   Kecewa , Seroja dan Payung Hitam yang identik dengan Iis Dahlia,” ujar Hadi Sunyoto.

Jadi sayang kalau penggemar Iis Dahlia dan penggemar Dangdut tidak memiliki album ini. (AMZ)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018