Inggris Hapus Semua Negara yang Masuk ke Dalam Daftar Merah Perjalanan

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 20 Desember 2021 - 16:15 WIB

Ilustrasi penerbangan
Ilustrasi penerbangan

INDUSTRY.co.id - Inggris telah memutuskan untuk menghapus semua negara yang berada dalam daftar merah. Keputusan ini diambil setelah meninjau penilaian risiko terbaru dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA). Negara-negara tertentu berada dalam daftar merah sejak varian baru virus corona mulai membuat tanda di negara-negara di seluruh Eropa.

Negara-negara yang akan dihapus dari daftar merah adalah Eswatini, Angola, Malawi, Botswana, Namibia, Mozambik, Lesotho, Nigeria, Afrika Selatan, Zimbabwe, dan Zambia. Ini berarti bahwa penumpang yang datang dari negara-negara ini tidak harus menjalani karantina hotel setibanya di Inggris.

"Ketika kasus Omicron meningkat di Inggris dan negara-negara di seluruh dunia, daftar merah perjalanan kurang efektif dalam memperlambat serangan varian dari luar negeri dan langkah-langkah sementara ini tidak lagi proporsional," kata Pemerintah Inggris seperti dilansir dari laman Times of India.

"Daftar merah telah melayani tujuannya dalam menunda penyebaran Omicron ke Inggris untuk mengulur waktu bagi pemerintah untuk mempelajari lebih lanjut tentang varian ini dan mempersiapkan dampak potensialnya," tambahnya.

Inggris juga telah memutuskan untuk melanjutkan tes Covid-19 sebelum keberangkatan, dua hari sebelum mereka tiba. Ini berarti bahwa tes PCR adalah suatu keharusan bagi semua wisatawan yang divaksinasi. 

Wisatawan juga perlu mengisolasi diri sampai mereka menerima hasil negatif dari tes Covid-19 mereka. Aturan tes pra-keberangkatan yang sama juga berlaku untuk wisatawan yang tidak divaksinasi, dan tes PCR pada hari kedua dan kedelapan, sementara isolasi mandiri selama total sepuluh hari.

Inggris berpandangan bahwa penting untuk melanjutkan pengujian untuk melindungi warga negara, dan mengekang kasus tambahan virus Omicron baru. 

Menurut Sajid Javid, Sekretaris Perawatan Kesehatan dan Sosial menagtakan Omicron telah menyebar begitu luas di seluruh dunia, Daftar Merah perjalanan sekarang kurang efektif dalam memperlambat serangan Omicron dari luar negeri. 

"Sementara kami akan mempertahankan langkah-langkah pengujian sementara kami untuk perjalanan internasional, kami akan menghapus semua sebelas negara dari Daftar Merah perjalanan yang akan berlangsung pada 15 Desember," terangnya.

Saat ini Inggris berfokus pada vaksin booster untuk semua orang dewasa di negara ini. Para ahli menyarankan bahwa ini adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga varian baru Omicron.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:43 WIB

Komitmen Jadikan Indonesia Basis Produksi dan Hub Ekspor, Menperin Agus: Mitsubishi Akan Tingkatkan Pasar Ekspor

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan para pelaku usaha di Jepang, di antaranya dengan prinsipal otomotif Mitsubishi Motors Corporation (MMC).┬áDalam…

PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma)

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:16 WIB

Ungggul dalam Bioteknologi dan Riset Ilmiah, Assosiated Capsule Group India Tertarik Kerjasama dengan Nucleus Farma

Jakarta-PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) kembali membuktikan eksistensinya serta membuka peluang kerjasama dengan pihak nasional maupun internasional.

Ilustrasi Gedung KPK

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:07 WIB

LSAK Dukung Kinerja Pemberantasan Korupsi KPK

Peneliti Lembaga Studi Antikorupsi (LSAK), Ili Sadeli mengatakan dorongan pencarian buron Harun Masiku kepada KPK lebih banyak unsur politisnya untuk mendongkel dan mendelegitimasi kinerja Firli…

CEO LPKR John Riady (Ist)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:58 WIB

Konsensus Analis Prediksi Pendapatan SILO Tumbuh Tahun Ini , LPKR Terimbas Positif

Konsensus analis Bloomberg pada Jumat (24/6/2022) memprediksi pendapatan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) akan terus bertumbuh pada tahun ini meskipun pasien Covid-19 menurun. Bahkan,…

Ilustrasi TKI (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:17 WIB

Duh! Ratusan TKI Meninggal di Malaysia, Legislator Usul Pembentukan Satgas Terpadu

Jakarta- Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan dibentuk satuan tugas terpadu untuk memonitor dan menjamin pelindungan bagi tenaga kerja migran.