INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sejak 2016, Jakarta Coffee Week (Jacoweek) sudah menjadi acara kopi  yang paling ditunggu-tunggu. Ajang perayaan kultur kopi spesialti ini selalu dibanjiri oleh peminat kopi  yang tak hanya datang dari Jakarta saja tapi juga dari kota-kota tetangga. Para penikmat kopi, barista dan  ahli kopi terbaik, merek-merek kopi lokal yang paling terkemuka, produsen dan distributor mesin kopi,  bahkan petani-petani kopi dari berbagai daerah di Indonesia – bergabung semua di acara kopi terbesar di  Indonesia bahkan Asia Tenggara. 

Advertisement

 “Tema Livin’ Jacoweek 2021 tahun ini adalah ‘Let’s Get Together Again’. Melalui tema ini, kami ingin  mengajak teman-teman UMKM di industri kopi dari hulu hingga ke hilir untuk maju dan bangkit bersama.  Kehadiran Livin’ Jacoweek 2021 secara offline, diharapkan bisa menjadi suatu platform berkelanjutan  sekaligus perwujudan dari kekompakan dan kebersamaan dari para penikmat kopi maupun pelaku  industri kopi, teh, dan coklat, baik berskala besar maupun kecil,” ungkap Hendri Kurniawan selaku Co- Founder Jakarta Coffee Week.

 Setelah tahun 2020 lalu digelar secara daring, tahun ini ABCD School of Coffee dan HYPE! mengajak para  penikmat kopi dan pelaku industri kopi, teh, dan coklat untuk bertemu kembali melalui acara offline di #Jacoweek2021 yang digelar selama 3 hari, yaitu Jumat, 26 November 2021 - Minggu, 28 November 2021, bertempat di Atrium GF Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Setiap harinya, Jakarta  Coffee Week 2021 akan berlangsung dari pukul 10.00 – 22.00 WIB yang dibagi menjadi 6 sesi dimana  setiap 1 sesi terdiri dari 2 jam, dengan harga tiket Rp20.000 per pax yang bisa dibeli secara online di mwww.lakkon.id dari tanggal 23-25 November 2021 maupun penjualan tiket on the spot.

Advertisement

 Menghadirkan 85 tenants, pengunjung tak hanya bisa menikmati dan membeli berbagai produk dan  peralatan kopi terbaik, tapi juga menyaksikan berbagai aktivasi seru di dalamnya. Selain itu, akan ada  kompetisi manual  brew  dengan nama “Jago Brew” dengan jumlah peserta lebih dari 80 orang dari  berbagai daerah di Indonesia dan kompetisi Latte Art berskala Nasional untuk Barista yang diadakan oleh  ABCD School of Coffee. Tak kalah menarik, akan ada booth  dari asosiasi kopi SCAI (Specialty Coffee  Association of Indonesia) yang mendatangkan petani dan biji kopi green beans dari berbagai penjuru  Indonesia.

 Dalam 10 tahun terakhir, industri kopi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Saat ini,  Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ke-4 di dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Industri  kopi memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang di Indonesia. Tingginya minat masyarakat untuk  mengembangkan usaha kopi menjadi salah satu buktinya.

Advertisement

 “Perkembangan pesat industri kopi lokal dapat dilihat melalui bertambah banyaknya coffee roaster, baik  berskala kecil maupun besar yang hadir. Maka dari itu Jacoweek menjadi wadah yang tepat bagi mereka  untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk terbaik mereka. Mengadakan Livin’ Jacoweek 2021  secara offline adalah keputusan terbaik, karena kami menyadari bahwa para pelaku industri ini selain  mengandalkan penjualan digital, tentunya harus mendapatkan dukungan penjualan dan pemasaran  secara langsung kepada customer melalui suatu kegiatan offline. Walaupun digelar secara offline, namun Livin’ Jacoweek 2021 tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan berbagai kebijakan,” tambah  Hendri

 Tentang Jakarta Coffee Week

Advertisement

Jakarta Coffee Week adalah acara perayaan gaya hidup kopi spesialti tahunan, yang melibatkan para penikmat kopi,  barista dan ahli kopi terbaik, merek-merek kopi lokal yang paling terkemuka, produsen dan distributor mesin-mesin  kopi, bahkan petani-petani kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Diadakan sejak tahun 2016, Jakarta Coffee Week  adalah acara kopi terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Acara ini diselenggarakan oleh ABCD School of Coffee  dan HYPE!.