INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria bakal meminta klarifikasi dari PT Adhi Karya, selaku pemenang tender proyek SMAN 96 Jakarta Barat yang roboh saat direhab.
Terlebih perusahaan pelat merah bidang konstruksi itu juga menunjuk sub kontraktor PT Penta Rekayasa tanpa sepengetahuan dewan.
Iman juga mempertanyakan, alasan Adhi Karya menunjuk Penta Rekayasa dalam kerja sama operasional (KSO) pada proyek ini.
Dia khawatir, spesifikasi material proyek menjadi turun karena pihak kontraktor akan mencari keuntungan dalam proyek tersebut.
Tak hanya itu, ia juga akan meminta pihak kontraktor maupun pemenang tender untuk bertanggung jawab terhadap insiden itu dengan membangun ulang konstruksi sesuai spesifikasi yang ditetapkan pihak konsultan.
“Komisi E segera memanggil Adhi Karya ke Dewan dan akan mengusulkan masuk daftar black list (daftar hitam)," ujarnya seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Kamis (25/11/2021).
"Kami juga mendorong adanya audit kepada pemenang lelangnya, Dinas Pendidikan, hingga Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI,” pungkas Iman.