Sah! Chandra Asri Tunjuk Empat Kontraktor Global Kerjakan Front-End Engineering Design CAP2

Oleh : Ridwan | Rabu, 24 November 2021 - 05:40 WIB

Penandatangan kerja sama PT Chanra Asri Perkasa dengan empat kontraktor global untuk proyek Front-End Engineering Design CAP2
Penandatangan kerja sama PT Chanra Asri Perkasa dengan empat kontraktor global untuk proyek Front-End Engineering Design CAP2

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) melalui anak perusahaannya PT Chandra Asri Perkasa telah menunjuk empat kontraktor yaitu Toyo Engineering Corporation, Samsung Engineering Co., Ltd., Wood, dan PT Haskoning Indonesia untuk mengerjakan Front-End Engineering Design (FEED) bagi kompleks petrokimia kedua berskala global milik Chandra Asri di Indonesia (CAP2). 

Penunjukan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama secara virtual bersama keempat kontraktor terkemuka berskala internasional hari ini, Selasa (23/11), serentak di Indonesia, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand.

FEED merupakan tahapan kunci untuk perencanaan rinci proyek CAP2 dan akan diikuti dengan proses seleksi untuk para kontraktor teknis, pengadaan, dan konstruksi (engineering, procurement, and construction (EPC). 

Final Investment Decision (FID) akan diambil oleh para  pemegang saham setelah seleksi EPC selesai. Chandra Asri menargetkan untuk mengambil FID pada tahun 2022 dan operasional CAP2 akan dimulai dari tahun 2026.

Erwin Ciputra, Presiden Direktur Chandra Asri, mengatakan, kami sangat antusias untuk
mengumumkan bahwa proyek kompleks petrokimia kedua kami telah memasuki babak baru yang menarik dengan terpilihnya empat kontraktor internasional terkemuka untuk mengerjakan FEED. 

"Kami akan bekerja sama dengan kontraktor terpilih untuk membuat kemajuan dalam proyek CAP2 sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan bersama," katanya.

"Dengan dimulainya pekerjaan FEED, kami berharap dapat merealisasikan proyek CAP2, mengandalkan rekam jejak kinerja kami dalam menyelesaikan Integration Master Plan untuk kompleks kami yang sudah terlebih dahulu ada dengan lancar dan aman. Hal ini akan memperkuat posisi kami sebagai mitra pertumbuhan bagi segenap sektor industri lainnya dan juga bagi perekonomian nasional," tambah Erwin.

Haruo Nagamatsu, Presiden dan Chief Executive Officer Toyo Engineering Corporation menyatakan, pihaknya sangat senang mendengar deklarasi Chandra Asri tentang fase baru dari proyek penting ini dan bangga bahwa TOYO telah terpilih sebagai salah satu kontraktor FEED untuk paker Ethylene Cracker. 

"Untuk keberhasilan penyelesaian proyek CAP2 dan kontribusinya terhadap pertumbuhan industri petrokimia Indonesia, kami berkomitmen untuk memberikan layanan profesional terbaik yang didukung oleh banyak pengalaman bersama Chandra Asri," terang Haruo.

Presiden dan CEO Samsung Engineering Sungan Choi menyatakan, Chandra Asri memberikan kepada kami peluang besar untuk menjadi mitra yang berkelanjutan dengan mempercayakan pekerjaan CAP2 FEED kepada kami. 

"Samsung Engineering akan memastikan bahwa kami akan melakukan upaya tak tertandingi untuk mengamankan penyelesaian proyek yang sukses dengan menyediakan kemampuan teknis dan layanan kami dan dengan demikian menciptakan nilai bagi Chandra Asri dan perekonomian Indonesia," ungkal Sungan.

Henry Ling, Vice President Thailand, Wood, mengatakan, kontrak baru ini melanjutkan rekam jejak kami yang kuat dalam memberikan desain teknik yang kokoh dalam proyek-proyek 
petrokimia besar dan kompleks dan semakin memperkuat hubungan strategis kami dengan Chandra Asri. 

"Tim ahli kami akan memanfaatkan pengalaman puluhan tahun untuk memberikan solusi yang sesuai dengan tujuan. Kami menantikan kemitraan dengan Chandra Asri dalam proyek CAP2," kata Henry

Sementara, Lauren Peeters, Associate Director PT Haskoning Indonesia, menyatakan, kami merasa tersanjung sekaligus bersemangat untuk melanjutkan dukungan kami kepada PT Chandra Asri Perkasa dalam proyek CAP2. 

"Kami berkomitmen penuh untuk menyiapkan desain fasilitas marine yang canggih secara teknis, berkelanjutan, dan ekonomis untuk memastikan kelancaran pengoperasian pabrik baru sepanjang masa pakainya. Dengan demikian, kami ingin menyoroti bahwa Royal HaskoningDHV akan memanfaatkan pengetahuan kelas dunia dan keahlian globalnya dalam mengembangkan marine terminals," terang Lauren.

Sebelumnya pada Juli 2021, Chandra Asri memilih Thaioil sebagai investor strategis untuk bermitra dalam pengembangan CAP2, setelah melalui proses seleksi yang ketat dan komprehensif. 

Pada bulan September 2021, Chandra Asri berhasil menyelesaikan proses Penawaran Umum Terbatas yang berhasil mengumpulkan modal ekuitas tambahan sebesar Rp15,5 triliun (USD1,1 miliar). Transaksi tersebut merupakan salah satu rights issue terbesar yang pernah dilakukan di BEI, dan memberikan dasar ekuitas yang solid bagi Perseroan untuk melanjutkan rencananya mengembangkan CAP2 dengan Neraca Keuangan yang kokoh. 

Pada Oktober 2021, Chandra Asri mengumumkan MOU dengan Aramco Trading Company untuk mengamankan pasokan bahan baku untuk CAP2, langkah lanjut setelah adanya komitmen Thaioil untuk juga memasok nafta dan LPG.

Kompleks petrokimia kedua Chandra Asri atau CAP2 merupakan upaya Perseroan dalam menjawab tantangan dan peluang yang muncul dari pertumbuhan permintaan produk petrokimia dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan impor. 

Kompleks terbaru berskala global ini nantinya akan terdiri terintegrasi sepenuhnya dengan pabrik Chandra Asri yang telah ada di Cilegon dan akan terdiri dari Naphtha Cracker, Butadiene, High Density Polyethylene (HDPE), Polypropylene (PP), Aromatic (Benzene, Toluene, dan Mixed Xylenes), serta Low Density Polyethylene (LDPE) yang juga akan menjadi pabrik LDPE pertama di Indonesia. 

Kompleks CAP2 nantinya akan menambah kapasitas total produksi Perseroan dari 4,2 juta ton menjadi lebih dari 8 juta ton per tahun. Hal ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi industri petrokimia hilir lokal, mengurangi beban impor, serta mendukung penciptaan lapangan kerja dan cita-cita Industri 4.0 di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

SUN Energy Teken Nota Kesepahaman Dengan Sojitz Indonesia

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:59 WIB

Dorong Penggunaan Energi Bersih di Kawasan Industri GIIC, SUN Energy Teken Nota Kesepahaman Dengan Sojitz Indonesia

Dalam mewujudkan target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23% di tahun 2025, kawasan industri mempunyai peran yang sangat penting. Mengingat kegiatan operasional di kawasan industri…

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:38 WIB

Lapor Pak Nadiem, Ternyata Guru Honorer PPPK Tidak Semuanya Senang Lho!

Jakarta-Para guru honorer yang sudah resmi diterima sebagai Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terutama yang berasal dari sekolah swasta masih menghadapi masalah.

PT Pegadaian menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana gempa Banten di Kecamatan Sumur, Pandeglang.

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:23 WIB

Peduli Gempa Banten, Pegadaian Serahkan Bantuan untuk Warga Pandeglang

Pandeglang- PT Pegadaian menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana gempa Banten di Kecamatan Sumur, Pandeglang.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di JIS

Rabu, 19 Januari 2022 - 18:17 WIB

Usai Nidji, Gubernur Anies Pamer Potret Afgan 'Check Sound' di JIS, Netizen: Luar Biasa Pak...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini kembali mengunggah sebuah penampilan dari musisi Indonesia yakni Afgan yang melakukan check sound dan check venue di lapangan Jakarta International…

Kawasan industri terpadu (KIT) Batang

Rabu, 19 Januari 2022 - 18:10 WIB

Dahsyat! Bawa Duit Berkoper-koper, Wavin BV Segera Bangun Pabrik di KIT Batang

Perusahaan asal Belanda, Wavin BV bakal segera membangun pabrik di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Nilai investasi produsen pipa global Wavin BV dari Belanda pun cukup besar…