INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tidak hanya untuk masyarakatnya, kawasan Bekasi telah lama menjadi kawasan pilihan pencarian properti alternatif khususnya untuk para pencari properti yang lelah mencari rumah murah di Jakarta. Pencarian pun gencar dilakukan para property-seeker, terutama dalam kanal pencarian via daring.

Advertisement

Dalam kategori hunian vertikal atau apartemen misalnya. Tahun 2020  yang mayoritas diselimuti masa pandemi mungkin menjadi salah satu puncak pencarian apartemen di Bekasi oleh masyarakat via daring. Pertumbuhan pencarian per bulan pun tergolong terus meningkat seiring dengan bertambahnya aktivitas penggunaan internet dan berbagai stimulasi keringanan penjualan properti.

Berbeda dengan tahun pertama pandemi, di tahun kedua pandemi ini sentimen pencarian properti via daring khususnya hunian vertikal di Bekasi sedikit mengalami penurunan.

Advertisement

Portal properti global Lamudi.co.id mencatat terdapat rata-rata penurunan pertumbuhan pencarian apartemen di Bekasi sebesar 0,2 % selama tiga triwulan 2021.

Tercatat dalam laporan data yang sama, rata-rata aktivitas pencarian apartemen di Bekasi via daring mengalami penurunan 3,6 % per bulannya sejak Januari hingga September 2021.

Advertisement

Novriyadi, Head of Content Lamudi.co.id, mengemukakan turunnya tren pencarian via daring seperti contoh pencarian apartemen di Bekasi sebelumnya bukan sebuah hal yang berdampak buruk terhadap transaksi properti.

Ia mengemukakan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu yang penuh dengan stimulasi keringanan pembelian properti seperti promo besar-besaran, dimana sangat berpengaruh kepada tingginya pencarian properti via daring.

Advertisement

Novri menambahkan, keadaan yang sudah berangsur menjadi normal, diikuti juga dengan adanya stimulasi pembelian properti dari pemerintah dan pengembang membuat hunian vertikal di Bekasi masih menjadi pilihan menarik bagi calon pembeli.

Selain itu, karena kondisi sudah mulai membaik, Novri juga mengatakan, masyarakat saat ini lebih tertarik untuk mencari berbagai hal yang berkaitan dengan hiburan dan leisure di dunia maya."Turunnya pencarian apartemen di Bekasi via daring bukan berarti geliat pencarian yang lesu, hanya preferensi masyarakat yang terlihat lebih bervariasi", katanya. 

Meskipun tren pencarian via daring sedang turun, sejumlah proyek diketahui masih diminati dalam beberapa bulan belakangan. Ia mencontohkan penjualan salah satu apartemen besutan Trans Property di Bekasi yakni Transpark Juanda. Sepanjang penawaran tower ketiga dan keempat di tahun ini, transaksi pun terus berlangsung. Pada data terakhir bulan Oktober penjualan tower ketiga Transpark Juanda telah berlangsung 80 persen, sementara itu untuk tower keempat 60 persen.

"Penjualan Transpark Juanda ini menandakan geliat transaksi jual beli hunian jangkung masih terus berlangsung di tengah-tengah penurunan pencarian apartemen di Bekasi via daring.", imbuhnya.