5 Cara Ampuh Menanggapi Komentar Negatif di Media Sosial

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 13 November 2021 - 13:30 WIB

Ilustrasi Kolom Komentar (Ist)
Ilustrasi Kolom Komentar (Ist)

INDUSTRY.co.id - Selain memiliki banyak manfaat sebagai sarana untuk saling berbagi informasi, media sosial juga merupakan tempat bersarangnya komentar negatif. Tidak bisa dipungkiri memang karena opini tidak hanya soal pujian tetapi juga hinaan dalam bentuk komentar negatif. Bagi yang menggunakan media sosial pasti sudah paham hal ini sudah menjadi konsekuensi.

Hal itu diungkapkan, Nur Lina Safitri, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPPM ITSNU Pasuruan, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id. 

Ia menerangkan, Tentu tidak bisa mengatur komentar yang akan dituliskan orang pada akun media sosial maupun postingan yang dibagikan. 

Akan ada yang memberikan komentar positif dan ada juga yang memberi komentar negatif. Maka yang jadi pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara kita menanggapi komentar negatif yang sekiranya muncul di akun media sosial kita bukan lagi membahas mengapa hal itu bisa terjadi.

“Menjadi sebuah keniscayaan walaupun kita sudah berusaha memberikan postingan yang bernada positif, tetapi komentar negatif tetap bisa saja muncul. Penting bagi kita untuk tahu bagaimana cara menanggapi komentar negatif di media sosial karena ini bukan hanya tentang media sosial tetapi juga tentang kesehatan mental kita dan cara kita mengedukasi orang untuk memiliki adab dalam bermedia sosial,” ujarnya.

Maka dari itu, bagi kamu yang sering mendapatkan komentar negatif di media sosial tentunya harus tahu cara yang tepat untuk menanggapi maupun menyikapinya. Berikut ini 5 cara ampuh menanggapi komentar negatif di media sosial, seperti:

Tidak Membalas dan Mengabaikan Saja
Cara ampuh menanggapi komentar negatif yang pertama bisa kamu coba adalah mendiamkannya saja dengan tidak membalasnya alias mengabaikan. Tentu ini adalah tahap awal yang perlu dilakukan sekiranya mendapatkan komentar negatif yang tidak penting dan juga tidak merugikan diri sendiri.

Membalas Komentar dengan Sopan
Cara membuat orang yang membenci kita marah salah satunya adalah tidak menanggapinya dengan kemarahan yang sama. Apabila kamu menanggapinya dengan amarah maka dia akan merasa berhasil karena kamu telah termakan oleh komentarnya.

Membalasnya Lewat Pesan Pribadi
Tentu hal ini perlu kamu lakukan apabila komentar negatif yang diberikan sangat mengganggu, merugikan, bahkan berujung pada fitnah maka sebaiknya kamu tidak perlu memperpanjang perdebatan di ranah terbuka. Balas saja secara langsung melalui pesan pribadi.

Menutup Kolom Komentar
Tutup kolom komentar sehingga orang tidak memiliki akses untuk mengomentari postinganmu. Bagi selebgram, influencer, hingga selebriti, menutup kolom komentar sering dijadikan cara ampuh untuk menghindari komentar negatif.

Memblokir Akun Penebar Kebencian
Bisa jadi selama ini akun yang sering memberikan komentar negatif adalah akun palsu yang sengaja dibuat untuk menebar kebencian. Tidak perlu digubris, langsung saja blokir akunnya karena akun tersebut berbahaya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Jumat (12/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Keke Michelle Awuy (Tenaga Ahli DPR RI), Rica Susilowati (Guru SMPN 2 Tamanan, Bondowoso), Muhamad Ali Sodikin (Kepala Unit Contect Marketing Poltek BIMA Cikarang), dan Fita Okta Fiana (Duta Wisata Bondowoso 2019) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Infrastruktur listrik PLN

Senin, 27 Juni 2022 - 12:19 WIB

Dugaan PLN Hambat Industri Pasang PLTS Atap, Ketua Umum AESI: Menteri ESDM Harus Lapor Presiden

Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Fabby Tumiwa, menyarankan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melaporkan perihal kesulitan industri mendapatkan izin pemasangan…

Kurban Idul Adha (Dok INDUSTRY.co.id)

Senin, 27 Juni 2022 - 11:40 WIB

Menag Terbitkan Panduan Pelaksanaan Kurban 1443 Hijriah

Jakarta-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor SE.10 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Hari Raya Iduladha dan Pelaksanaan Kurban Tahun 1443…

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersama Chairman Foxconn Young Liu

Senin, 27 Juni 2022 - 11:30 WIB

Foxconn Siap 'Guyur' Investasi di Sektor Kendaraan Listrik Hingga IKN

Hon Hai Precision Industry Co. Ltd (Foxconn) menyatakan kesiapannya menanamkan investasi di Indonesia. Hal tersebut diutarakan Chairman Hon Hai Precision Industry Co. Ltd (Foxconn) Young Liu…

SHAREit

Senin, 27 Juni 2022 - 11:23 WIB

SHAREit Catat Pertumbuhan Bisnis Mencapai 220% di Tahun Fiskal 21/22

Perusahaan teknologi global, SHAREit Group, mengumumkan pertumbuhan bisnis yang signifikan di Tahun Fiskal 2021/2022. Pertumbuhan ini ditunjukkan dari pertumbuhan aplikasi-aplikasi SHAREit Group,…

Para pembalap motocross kelas MX2 melakukan start balapan pertama di gelaran MXGP 2022 di Samota, Sumbawa Besar (Foto: Kemenparekraf)

Senin, 27 Juni 2022 - 11:15 WIB

MXGP Samota 2022 jadi Momentum Promosikan NTB Sebagai Destinasi Wisata Olahraga

MXGP 2022 merupakan ajang balap motocross yang digelar pada 24-26 Juni 2022 dan diikuti oleh 33 pembalap motocross dari berbagai negara. Sebelumnya, MXGP juga pernah digelar di Palembang, Sumatra…