Masuk Daftar ADWI 2021, Melirik Desa Wisata Arborek Papua Barat yang Bikin Terlena

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 29 Oktober 2021 - 11:30 WIB

Desa Wisata Arborek di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat (Dok: Kemenparekraf)
Desa Wisata Arborek di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat (Dok: Kemenparekraf)

INDUSTRY.co.id - Memiliki keindahan alam yang begitu menakjubkan, tidak heran jika Desa Wisata Arborek di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. 

Hal tersebut tentu saja diharapkan dapat mendorong kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Desa Wisata Arborek dengan meningkatnya kunjungan wisatawan dan terbukanya lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat melakukan visitasi ke Desa Wisata Arborek mengatakan, Desa Wisata Arborek merupakan destinasi yang lengkap bagi wisatawan. 

Memiliki panorama keindahan alam yang indah serta daya tarik wisata yang beragam, desa wisata yang terletak di bagian timur Indonesia ini juga memiliki deretan produk ekonomi kreatif yang sangat berkualitas dengan kearifan lokal. 

“Ini adalah pariwisata yang berbasis nature dan culture. Mudah-mudahan ajang ini (ADWI 2021) bisa membuka peluang untuk bangkitnya pariwisata dan ekonomi kreatif dan lapangan kerja kembali tersedia," ujar Menparekraf Sandiaga Uno melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id. 
 
ADWI 2021 merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang dijalankan Kemenparekraf. Selain ajang kompetisi yang menghadirkan tujuh kategori, ADWI juga menghadirkan ragam pendampingan dan pelatihan serta peningkatan kapasitas bagi pengelola desa-desa wisata yang diharapkan mampu mendorong  berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan. 
 
ADWI 2021 juga mengumpulkan database/update informasi dari desa wisata sehingga pengelola desa-desa wisata tanah air dapat berjejaring dan meningkatkan kolaborasi. 
 
"Perekonomian di Papua Barat, khususnya Desa Wisata Arborek Raja Ampat diharapkan dapat semakin berkembang," kata Sandiaga. 
 
Untuk dapat ke Desa Wisata Arborek diperlukan waktu sekitar 1,5 - 2 jam perjalanan dari pelabuhan Sorong dengan menggunakan spead boat. Meskipun memiliki waktu tempuh yang cukup lama, tapi terbayarkan dengan panorama alam yang menawan. 
 
Desa Wisata Arborek yang dihuni sekitar 48 KK dan terdiri dari 217 jiwa, memiliki komitmen yang tinggi untuk mengembangkan berbagai potensi desa berbasis masyarakat. Salah satunya adalah potensi wisata alam bawah laut yang sangat diminati wisatawan nusantara dan mancanegara lantaran terdapat beraneka ragam biota laut. 
 
Ketika menginjakan kaki di desa yang memiliki luas 7,2 hektare ini, pengunjung langsung disambut dengan hamparan pasir putih yang mengelilingi desa, deretan pohon-pohon kelapa, serta pohon mangrove di sepanjang pantai bagian selatan dan barat. 
 
Bagi pengunjung yang ingin bermalam, terdapat sembilan homestay yang lokasinya langsung menghadap ke laut. Sehingga pengunjung bisa menikmati momen sunrise dan sunset. Jika beruntung pengunjung juga bisa melihat ikan-ikan kecil, walking shark, dan lainnya di area homestay. 
 
Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga juga berkesempatan untuk menyelam dan menikmati keindahan bawah laut Desa Wisata Arborek sekaligus menanam terumbu karang. Budidaya terumbu karang menjadi salah satu hal yang terus diperkuat oleh masyarakat Desa Wisata Arborek. 
 
Selain alamnya yang menakjubkan, seni dan budaya masyarakat setempat juga masih sangat kental. Semisal Tradisi Mansorandak atau tradisi injak piring untuk menyambut sanak saudara yang pergi merantau jauh dari tempat asal. Selain itu ada Tari Tanah, Tari Dayung, Tari Cakalele, dan Suling Tambur. 
 
Lalu kuliner yang memiliki cita rasa khas Raja Ampat, seperti ikuy, papeda, sinole yang terbuat dari sagu, kue aewon yang terbuat dari buah mangrove, buah manikur atau ubi porang, serta sagu kelapa. 
 
Bagi pengunjung yang ingin membeli souvenir, terdapat berbagai produk kerajinan yang dibuat oleh mama-mama di desa Arborek. Seperti noken Arborek yang merupakan tas berbahan dasar daun pandan dengan teknik pembuatannya dianyam. Tas noken biasanya digunakan untuk membawa belanjaan dari pasar. Serta anyaman topi yang berbentuk pari dan bintang laut dan pakaian yang terbuat dari kulit kayu. 
 
“Luar biasa ya produk ekonomi kreatifnya, seperti gelang yang saya beli ini sangat berkualitas dan beberapa produk lainnya yang saya beli juga. Agar kita jadi ‘rojali’ rombongan jadi beli, bukan ‘rohali’ rombongan hanya liat-liat,” ujarnya. 
 
Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga turut mengajak para wisatawan nusantara untuk berkunjung ke Raja Ampat. Meskipun untuk sampai ke kabupaten ini memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit, tapi sesuai dengan kualitas dan pengalaman yang didapat. 
 
“Perlu kita sampaikan kepada wisatawan kalau berlibur #DiIndonesiaAja, karena Raja Ampat salah satu yang terbaik di Indonesia. Orang luar negeri saja berbondong-bondong kesini,” tukasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran aplikasi MEDITECH+

Kamis, 07 Juli 2022 - 22:35 WIB

MEDITECH+, Aplikasi Berbasis Kecerdasan di Industri Kesehatan Buatan Anak Bangsa Resmi Dirilis

PT Meditech Limasindo Plus, perusahaan teknologi kreatif di balik pengembangan aplikasi khusus berbasis kecerdasan buatan, bagi institusi yang bergerak di bidang kesehatan, MEDITECH+, hari ini…

Kegiatan operasional Antam

Kamis, 07 Juli 2022 - 20:39 WIB

Antam Catatkan Zero Fatality

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; ASX: ATM) anggota MIND ID - BUMN Holding Industri Pertambangan kembali berhasil mencatatkan zero fatality di lingkungan kerja selama semester pertama…

Groundbreaking Mazenta Residence Bintaro (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 07 Juli 2022 - 18:20 WIB

Gelar Groundbreaking, Mazenta Residence Bintaro Sukses Tarik Minat Konsumen

PT Serpong Bangun Cipta melalui Cipta Harmoni Lestari (CHL) yang merupakan anak perusahaan Harita Group menggelar 'Groundbreaking' proyek residensial terbarunya yaitu 'Mazenta Residence Bintaro'.

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…