Berikut 12 Cara Mencegah dan Menangani Cyber Crime yang Semakin Merajalela

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 22 Oktober 2021 - 14:30 WIB

Cyber attack (Foto Ist)
Cyber attack (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Mungkin banyak di antara kita yang belum sadar, tapi, pelaku kejahatan dunia maya selalu mengincar calon korbannya. Termasuk mereka yang kelihatannya aman-aman saja ketika duduk di sofa ruangan. Karena, cyber crime nggak mengenal tempat dan waktu

Hal itu dijelaskan, Arbai Wiradinanda, Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Kabupaten Sampang, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lanjutnya, seluruh belahan dunia, terdapat 10 sampai 15 kasus cyber crime setiap detiknya. Sungguh mengerikan, terlebih jika itu terjadi pada diri sendiri dan pelaku mencuri data atau aset penting untuk disalahgunakan.

“Maka dari itu, perlu penanganan yang tepat untuk mencegah cyber crime terjadi pada pribadi,” paparnya. 

Berikut ini langkah sederhana untuk menghindari dan menangani kejahatan di dunia maya:

Lindungi gadget, komputer atau perangkat lain yang digunakan
Lindungilah gadget atau perangkat lain yang ada, baik itu perlindungan untuk akses atau perlindungan terhadap data. Sehingga, orang lain nggak sewenang-wenang menggunakan dan melakukan hal-hal yang nggak kita sukai.
 
Jangan gunakan software bajakan
Gunakanlah peranti lunak resmi. Pasalnya, banyak malware yang tertanam dalam aplikasi bajakan. Karena itu, rekomendasinya adalah bermigrasi menggunakan aplikasi open source yang gratis supaya terhindar dari malware atau spyware. Karena, biasanya yang nggak open source banyak yang bayar. Mengingat, orang Indonesia enggan keluar duit untuk beli software asli dan lebih memilih bajakan.
 
Pasang perangkat lunak keamanan yang up to date
Penting untuk perangkat lunak keamanan selalu terbarui. Hal itu akan memberikan redefinisi ancaman kejahatan siber dan virus yang belum terdeteksi dalam versi security software sebelumnya.
 
Menggunakan data encryption
Misalnya, seperti Wi-Fi Protected Access 2 (WPA2) dan lain-lain pada jaringan lokal seperti LAN atau nirkabel di kantor atau rumah, sehingga komunikasi teks yang jelas nggak bisa disadap dan bisa mencegah akses yang tidak sah.
 
Selalu miliki sikap waspada
Waspada itu sangat perlu! Jangan langsung percaya dengan setiap email, telepon, website dan segala iklan yang bertebaran di internet. Memang kejahatannya dilakukan di dunia maya, tapi, di dunia nyata semua akibatnya tidak bisa di putar balik. 
 
Selalu periksa data bank dan data kartu kredit secara teratur
Sekarang ini, banyak data transaksi bank dikirim melalui email. Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk memeriksa transaksi secara teratur. Ini dilakukan supaya bisa dengan cepat mengetahui apakah ada transaksi yang tidak benar. Jika menggunakan kartu kredit, bisa langsung menghubungi bank dan memblokirnya. Bisa juga mengajukan keluhan kepada bank supaya transaksi dibatalkan.
 
Rajin mengganti kata sandi
Jangan malas untuk mengganti kata sandi akun-akun yang penting secara berkala. Tapi, pastikan untuk menggunakan kombinasi karakter huruf, angka dan atau simbol yang rumit supaya nggak mudah dijebol.
 
Backup data-data secara rutin
Sebaiknya, pengguna memiliki salinan dokumen pribadi, baik itu dokumen seperti foto, musik, video atau yang lainnya. Ini dilakukan supaya data tetap selamat jika sewaktu-waktu ada pencurian data atau kesalahan dalam sistem perangkat yang digunakan.
 
Jangan sembarang membagikan info pribadi
Jaga supaya informasi pribadi tidak jatuh ke tangan yang nakal dan salah. Jika tidak terlalu penting sekali, lebih baik jangan memasukkan data-data pribadi ke media sosial. Jika ingin membagikan, bagikan kepada orang terpercaya, jangan cuman orang terdekat saja. Karena, orang terdekat belum tentu orang terpercaya.
 
Abaikan lampiran surat elektronik dan URL yang terindikasi mencurigakan
Selain mengabaikan lampiran email dan URL / alamat web yang mencurigakan, jangan hiraukan juga postingan-postingan aneh yang banyak bergentayangan di media sosial. Kecerobohan cuman akan merugikan diri-sendiri.
 
Jangan langsung tergiur, gunakan waktu untuk berpikir panjang dan matang
Misal, ketika ada tawaran menarik berupa free merchandise atau online sale, jangan terburu-buru mengambil keputusan. Santai saja dan pelajari apa yang mereka tawarkan.
 
Laporkan ke pihak yang berwenang
Faktanya, masih banyak kasus kejahatan siber yang tidak dilaporkan. Tapi, mulai sekarang jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwenang. Khususnya, untuk hal-hal yang berkaitan dengan eksploitasi seksual, pemerasan, penindasan dan pencurian identitas.
 
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Kamis (21/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Ilzamudin (Ketua Cabang GMNI Sampang), Moh. Jufri (Founder Gubuk Inggris), Yudi Pasaribu (CEO Sadewa Technology Indonesia), dan Anjani Adyalaksmini, CMO at PT. Laksmindo Bahtera sebagai Key Opinion Leader.
 
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
 
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Menurut laporan We Are Social, penggunaan internet di Indonesia untuk bersosial media menghabiskan 197 menit atau sekitar 3,2 jam per harinya. Seperti yang sudah kita tahu, media sosial digunakan…

Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:11 WIB

Fasilitasi Bisnis Industri Petrokimia, Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Pembiayaan yang diberikan oleh Bank OCBC NISP adalah bagian dari komitmen Bank untuk mendukung Chandra Asri agar dapat secara berkesinambungan mengembangkan bisnisnya.