Minta Kaji Ulang Alokasi Anggaran Food Estate, Suhardi Duka: Proyek Habiskan Anggaran Cukup Besar, Lebih Baik Fokus pada Jagung, Kedelai dan Padi

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 21 September 2021 - 09:37 WIB

Lahan food estate di Kalimantan
Lahan food estate di Kalimantan

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka meminta Kementerian Pertanian mengkaji ulang pengalokasian anggaran untuk food estate. Menurutnya, proyek yang menghabiskan anggaran cukup besar tersebut akan lebih baik bila difokuskan pada peningkatan produksi tanaman lainnya seperti jagung, kedelai dan padi.

“Olehnya itu saya minta supay anggaran food estate itu dialokasikan untuk produksi jagung, supaya bisa peningkatan produksi. Daripada anggaran yang dialokasikan saat ini kurang memberikan dampak yang positif bagi peningkatan produksi,” ujar Suhardi dalam Rapat Kerja dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/9/2021), seperti dikutip industry.co.id.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, lanjutnya, Kementerian Pertanian dengan Komisi IV DPR RI secara resmi tidak pernah merekomendasikan bahkan menolak untuk impor beras. Dimana, Kementerian Pertanian bisa dikatakan sukses jika produksi pangan bisa meningkat, sehingga impor pangan tidak diperlukan lagi.

Untuk itu, politisi Fraksi Partai Demokrat ini berharap pemerintah bisa fokus pada peningkatan produksi pangan. "Bisa dipacu dengan meningkatkan produksi jagung, kedelai, dan padi. Terus terang, indikator keberhasilan Kementerian Pertanian itu bila tidak ada impor beras,” terang Suhardi.

Diketahui, proyek food estate merupakan salah satu program pemerintah dalam menjadikan lahan seperti di Kalimantan sebagai lumbung pangan Indonesia. Namun, pada perjalanannya, pengembangan food estate mengalami berbagai permasalahan seperti masih tergenang air dan PH tanah atau air terlalu rendah.

Selain itu, Kalimantan yang kondisi geografisnya berupa perbukitan yang miskin unsur hara dan hamparan rawa tersebut rentan mengalami kerusakan. Hasil panen dari food estate tersebut juga jauh dari modal yang dikeluarkan pemerintah untuk mendanai proyek tersebut. (hal/es)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anugerah KIP 2021 Klasifikasi Badan Publik Informatif

Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:00 WIB

KemenKopUKM Raih Anugerah KIP 2021 Klasifikasi Badan Publik Informatif

Kementerian Koperasi dan UKM berhasil meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2021 untuk klasifikasi Badan Publik Informatif dengan kategori penilaian tertinggi.

OMAI Stimuno

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:46 WIB

Sukses Pasarkan OMAI Stimuno ke Mancanegara, Dexa Medica Sabet Penghargaan Primaniyarta 2021

Berkontribusi meningkatkan ekspor salah satu produk farmasi Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yakni STIMUNO ke pasar nontradisional, Dexa Group melalui PT Dexa Medica meraih penghargaan Primaniyarta…

Ketua Umum PII Heru Dewanto

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:30 WIB

Persatuan Insinyur Indonesia Bantu 50 Mahasiswa dan Lulusan Program Vokasi Asal Indonesia Bekerja di Hungaria

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), membantu 50 orang yang terdiri dari mahasiswa dan lulusan program vokasi asal Indonesia…

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin

Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Legislator Golkar Minta Pemerintah Genjot Vaksinasi Covid-19 di Daerah Luar Jawa-Bali

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin meminta pemerintah mempercepat vaksinasi di luar Jawa-Bali, mengingat sampai saat ini, baru 5 provinsi yang capaian vaksinasinya di atas nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat mendampingi Presiden Joko Widodo pada acara peresmian pabrik gula PT Prima Alam Gemilang (PAG) di Bombana, Sulawesi Tenggara

Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:45 WIB

Menperin Agus: Industri Manufaktur Sukses Jadi Penopang Utama Ekonomi RI

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa sektor industri manufaktur Indonesia selama tujuh tahun pemerintahan Joko Widodo tetap memainkan peranan penting…