Fadli Zon Tuding Lomba Artikel BPIP Islamophobia, PSI: Kurang Arif dan Berpikir Mundur

Oleh : Kormen Barus | Senin, 16 Agustus 2021 - 05:37 WIB

Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Nanang Priyo Utomo
Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Nanang Priyo Utomo

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Politikus Gerindra, Fadli Zon, menyebut lomba menulis artikel bertema ‘Hormat Bendera Menurut Hukum Islam’ yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai produk islamophobia. Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Nanang Priyo Utomo, menyatakan pernyataan tersebut sulit dimengerti, kurang arif, dan mengindikasikan kemunduran.

“Tema hormat bendera menurut Islam justru mencerminkan bahwa BPIP ingin menyosialisasikan bahwa ajaran hormat bendera itu tidak bertentangan dengan Islam. Kalau BPIP ini islamophobia, takut dengan ajaran Islam, mereka justru tidak akan memilih tema tersebut,” kata Nanang, Sabtu 14 Agustus 2021, seperti yang dilansir industry.co.id dari situs PSI.

Nanang mengingatkan, dalam setiap kegiatan, BPIP mempunyai tujuan menguatkan ideologi Pancasila.

“Ketika mereka memilih tema kegiatan, pasti yang menguatkan Pancasila. Tidak mungkin yang melemahkan. Pak Fadli Zon seharusnya lebih arif dalam memahami persoalan ini,” lanjut Nanang.

Dalam tweetnya, Fadli menulis, “Tema lomba BPIP ini menunjukkan betapa dangkalnya BPIP memahami Islam dan Pancasila. Ini produk Islamophobia akut dan cenderung menuduh Islam mempermasalahkan hormat bendera dan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Segeralah ganti tema agar tdk memecah belah bangsa.”

Kemudian, kata Nanang, pembahasan tentang Pancasila dan Islam itu kan sudah selesai. Dari masa ke masa, sudah disepakati kita semua bahwa Islam dan Pancasila tidak saling menafikan, tidak saling meniadakan.

“Ketika orang menjalankan ajaran Islam itu tidak bertentangan dengan Pancasila, orang yang mengamalkan Islam tidak bertentangan dengan agama Islam. Pembahasan itu sudah selesai bertahun-tahun yang lalu. Kita menyayangkan seorang wakil rakyat seperti Pak Fadli Zon justru sekarang berpikir mundur. Masih mempersoalkan Pancasila dengan Islam,” ujar kader Nahdlatul Ulama (NU) ini.

Nanang menyarakan, secara substansi dan nilai, tak ada masalah sama sekali dengan tema lomba BPIP tersebut.

“Nah, bila ada redaksi atau pilihan kata yang tidak tepat, seharusnya Pak Fadli Zon sebagai wakil rakyat lebih memilih jalan komunikasi dengan pihak yang dimaksud, yaitu BPIP. Bukan langsung men-judge ini Islamophobia, terus disebarkan ke masyarakat. Pak Fadli kurang arif karena bisa menimbulkan keresahan di masyarakat,” tambah Nanang.

Terakhir, Nanang mengajak semua pihak untuk menjaga kondisi politik nasional tetap sejuk, tetap baik, dan tak melemparkan pernyataaan kontroversial atau memanas-manasi suasana.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Seruan Masyarakat Menyelamatkan Tanah

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:52 WIB

Seruan Masyarakat Untuk Menyelamatkan Tanah Bergaung di Kota-Kota Besar Indonesia

Desakan ini terus menggaung seiring dengan diselenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP15 Perserikatan Bangsa-Bangsa Untuk Melawan Desertifikasi (UNCCD) di Abidjan, Pantai Gading, 9-20…

Danau Tekapo, Selandia Baru (www.tripzilla.id)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:45 WIB

Mulai Juli 2022, Selandia Baru Buka Perbatasan sepenuhnya untuk Wisatawan Asing

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern baru-baru ini mengumumkan bahwa negara itu akan sepenuhnya membuka kembali perbatasan internasionalnya mulai 31 Juli 2022. Hal yang serupa juga berlaku…

Tim Indonesia, Arabic Braille Converter

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:44 WIB

Bikin Bangga, Tim Indonesia Masuk Lima Besar Hackathon Microsoft AI for Accessibility Tingkat Asia Pasifik

Tim dari Indonesia, Arabic Braille Converter, berhasil terpilih sebagai lima besar kompetisi Hackathon Microsoft AI for Accessibility (AI4A) tingkat Asia Pasifik. Di tahun ketiganya, Hackathon…

 Maybank Indonesia Hadirkan Solusi untuk Wujudkan Properti Idaman Melalui Pembiayaan Properti iB

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:38 WIB

Terungkap Cara Maybank Indonesia Wujudkan Properti Idaman Melalui Pembiayaan Properti iB

Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. (Maybank Indonesia atau Bank) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank menggiatkan kembali produk pembiayaan properti yang ditujukan bagi seluruh…

Peresmian PLTGU di Kawasan Industri Tenayan Riau

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:38 WIB

PLTGU di Kawasan Industri Tenayan Riau Beroperasi, Daya Kelistrikan Sumatera Bakal Naik Jadi 7.266 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau berkapasitas 275 megawatt (MW) yang berlokasi di Kawasan Industri Tenayan, Pekanbaru, Riau telah diresmikan pada Kamis (12/5/2022).