WOM Finance Untung Rp 50 Miliar pada Paruh Pertama 2021

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 30 Juli 2021 - 17:27 WIB

Direktur Utama WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar, (kanan) didampingi oleh Direktur Keuangan, Zacharia Susantadiredja, (kiri). (Foto: Bang Abe)
Direktur Utama WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar, (kanan) didampingi oleh Direktur Keuangan, Zacharia Susantadiredja, (kiri). (Foto: Bang Abe)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) atau WOM Finance berhasil menunjukkan kinerja yang baik pada semester pertama 2021, kendati dampak pandemi Covid-19 masih belum usai.

Zacharia Susantadiredja, Direktur WOMF, menjelaskan, total penyaluran pembiayaan baru pada semester pertama 2021 mencapai Rp1,8 triliun atau naik 30% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya atau mencapai 94.000 unit. 

Total Aset Perseroan pada Juni 2021 turun 13% menjadi Rp 4,6 triliun dibandingkan per Desember 2020. Penurunan aset ini disebabkan penurunan pinjaman bank dan obligasi yang diiringi dengan penurunan kas Perseroan sebesar 71%, di sisi lain gearing ratio dapat dipertahankan pada level 2,1 kali pada Juni 2021.

Total Ekuitas Perseroan pada Juni 2021 tumbuh 4% mencapai Rp1,3 triliun dibanding per Desember 2020. Atas kinerja tersebut, WOM Finance berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp50 miliar di sepanjang enam bulan pertama 2021 atau turun 13% dibandingkan periode yang sama pada 2020.

Return on Asset (ROA) Perseroan mengalami perbaikan mencapai 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1,9%, sedangkan Return on Equity (ROE) Perseroan mencapai 8,0% pada Juni 2021.

“Penurunan laba terjadi karena total pendapatan turun 33% akan tetapi biaya-biaya mengalami penurunan yang lebih tinggi sebesar 34% dengan perbaikan kualitas portofolio dan efisiensi atas biaya pendanaan serta biaya operasional. Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai turun 53% dan biaya pendanaan turun 47% dibanding periode yang sama pada tahun 2020,” papar Zacharia.

Kualitas portofolio pembiayaan mengalami perbaikan dengan Net Performing Financing (NPF) gross mencapai 2,1% per Juni 2021, membaik dibanding per Desember 2020 sebesar 2,7%.

Sementara itu, Presiden Direktur WOMF, Djaja Suryanto Sutandar, mengatakan, untuk mendukung perbaikan kinerja, WOM Finance fokus pada pengembangan digitalisasi dan proses akuisisi dengan berbagai pihak. Kini, WOM Finance telah bekerja sama dengan beberapa marketplace seperti Blibli, Bukalapak, Shopee, Gobills dan Tokopedia untuk kemudahan konsumen melakukan transaksi pembayaran angsuran serta transaksi digital melalui QRIS (Quick Respon Code Indonesian Standard).

“Terjadinya Pandemi Covid-19 sejak awal 2020 telah mengubah kebiasaan kita semua untuk bertransformasi pada digitalisasi dalam banyak hal, termasuk dalam bisnis dan operasional WOM Finance. Dengan perubahan gaya hidup masyarakat menjadi digitalisasi membuat kami tetap optimistis kinerja WOM Finance akan tumbuh pada semester kedua 2021. Didukung kerja keras, strategi yang kuat serta inovasi untuk menghadirkan solusi keuangan yang unggul maka akan tercipta pertumbuhan bisnis WOM Finance yang berkelanjutan. Apresiasi yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada regulator dan seluruh stakeholder atas segala dukungan yang luar biasa, kami tetap bisa mempertahankan kinerja di tengah pandemi ini,” imbuh Djaja. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KemenkopUKM jalin kerja sama dengan Kementerian UKM dan Startup Korea

Rabu, 22 September 2021 - 15:30 WIB

Dorong Startup Naik Kelas, KemenkopUKM Gandeng Kementerian UKM dan Startup Korea

Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia bersama dengan Ministry of SMEs and Start-up Korea dan ASEM SMEs Eco-Innovation Center (ASEIC) bekerjasama dalam Ecothon Indonesia 2021.

Menparekraf Sandiaga Uno

Rabu, 22 September 2021 - 15:15 WIB

Luar Biasa! Bangun Pariwisata Indonesia, Sandiaga Uno Sukses Datangkan Investasi Capai Rp6,9 Triliun

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan investasi masih tetap mengalir ke sektor pariwisata.

Kejahatan Siber (Foto Dok Jatim Times)

Rabu, 22 September 2021 - 15:05 WIB

Ancaman Kejahatan Siber dan Perlindungan Korbannya di UU ITE

Kejahatan siber yang menargetkan komputer, internet, jaringan, dan teknologi merupakan segala kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan sarana, sistem dan jaringan komputer seperti perdagangan…

Tanaman jagung

Rabu, 22 September 2021 - 15:01 WIB

Stok Jagung Ada, Segera Perbaiki Tata Kelola Perdagangan dan Jalur Distribusi

Direktur Rumah Ekonomi Rakyat Taufik Amrullah mendukung penuh upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional termasuk yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dalam menjaga produksi…

PT Uni-Charm Indonesia raih Sertifikat PEFC-CoC

Rabu, 22 September 2021 - 15:00 WIB

Uni-Charm Indonesia Raih Sertifikat PEFC-CoC

PT Uni-Charm Indonesia Tbk berhasil mendapatkan sertifikasi Chain of Custody (CoC) - Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) untuk produk ekspor popok bayi di 2 pabrik pada…