Luar Biasa! Lima Mahasiswa President University Raih Beasiswa dari Pemerintah Kuliah ke Luar Negeri

Oleh : Ridwan | Kamis, 29 Juli 2021 - 20:21 WIB

Lima mahasiswa President University raih beasiswa kuliah di Universitas luar negeri
Lima mahasiswa President University raih beasiswa kuliah di Universitas luar negeri

INDUSTRY.co.id - Cikarang - Lima mahasiswa President University (PresUniv) berhasil mendapatkan beasiswa dari Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2021. Mereka mendapatkan beasiswa setelah melalui proses seleksi yang ketat dari 3500 peserta dari seluruh universitas di Indonesia.

Sekadar informasi, IISMA merupakan program beasiswa dari Pemerintah Indonesia untuk mendanai mahasiswa Indonesia melalui program pertukaran pelajar ke universitas-universitas terkemuka di luar negeri. 

IISMA, yang merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Program ini terbuka untuk mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Lima mahasiswa PresUniv, yang kampusnya berlokasi di kawasan industri Jababeka, kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, yang berhasil lolos seleksi beasiswa IISMA tahun ini adalah Annisa Harovanta dan Gede Made Danur Dharmahadi W dari Program Studi (Prodi) Manajemen), Ahda Ayudia Hairisa dan Kadek Astri Dwijayanti  dari Prodi Hubungan Internasional, dan Felicia Limiardo dari Prodi Teknologi Informasi). Mereka adalah mahasiswa PresUniv dari angkatan tahun 2019. 

Adapun lima mahasiswa tersebut akan kuliah di universitas luar negeri yang berbeda-beda. Annisa akan ke National Taiwan University of Science and Technology, Taiwan. Gede kuliah di Varna University of Management, Bulgaria. Ahda lolos ke University of Limerick, Irlandia, Kadek ke University of Warsaw, Polandia, dan Felicia ke University of Edinburgh, United Kingdom. Total ada 3.500 mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia yang mengikuti seleksi IISMA 2021.

"Dari 3.500 peserta kemudian disaring menjadi 2.000 peserta untuk proses interview. Setelah itu disaring lagi hingga tersisa 1.000 peserta sebagai penerima beasiswa," kata Aris Masruri Harahap, Person in Charge (PIC) untuk program pertukaran pelajar di International Office, di PresUniv, baru-baru ini. 

Aris juga menyampaikan bahwa mahasiswa PresUniv yang mendaftar di IISMA sudah diseleksi secara internal terlebih dahulu di kampus. "Setelah itu, yang lolos seleksi internal akan mendapatkan surat rekomendasi dari pihak kampus," katanya.

Menariknya, satu dari lima mahasiswa PresUniv yang lolos program ini, yaitu Felicia, berhasil lolos ke University of Edinburgh. Seperti diketahui, University of Edinburgh merupakan salah satu universitas terkemuka di dunia. Di mana menurut ranking QS World University tahun 2021, University of Edinburgh menempati peringkat ke-20 terbaik di dunia. Sementara, untuk versi Times Higher Education World 2021, University of Edinburgh menempati peringkat ke-30. 

Felicia pun menyampaikan alasannya memilih University of Edinburgh. Katanya, selain karena menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari, universitas ini juga menawarkan mata kuliah yang saya sukai.

Alasan lainnya, ialah karena gedung kampusnya juga sangat bagus. "Mirip yang ada di film Harry Potter," ungkapnya sambil tersenyum. 

Felicia mengaku sangat senang dan bangga bisa kuliah di salah satu universitas bergengsi di dunia. Sambil kuliah, ia juga akan belajar mengenal budaya negara tujuan dan meningkatkan keterampilannya. 

Ia mengungkapkan bahwa sejak dulu sangat ingin kuliah di luar negeri, namun belum tercapai karena kendala biaya. Keinginan itulah yang mendorongnya mencoba program beasiswa penuh IISMA. 

Di University of Edinburgh, Felicia akan kuliah selama satu semester dan mengambil tiga mata kuliah, yaitu Introduction to Cognitive Science, Origin and Diversity of Life, dan Contemporary Issues in Health and Wellbeing. Ia juga berharap suatu saat bisa melanjutkan kuliah S2 di sana.

Saat ini, lima mahasiswa PresUniv tersebut sedang menyiapkan beberapa dokumen yang diperlukan. Di antaranya, Letter of Acceptance (LoA) dan visa. Tersebab, syarat sebelum melakukan perjalanan cukup banyak. Beberapa negara bahkan mewajibkan mahasiswa untuk divaksinisasi Covid-19 terlebih dahulu. Setelah menyelesaikan semua persyaratan yang dibutuhkan, mereka segera berangkat untuk memulai proses perkuliahan pada awal September 2021. 

Menurut Aris, selama satu semester mereka akan banyak belajar hal baru. Seluruh biaya selama mengikuti program ini, seperti biaya kuliah dan pendaftaran, tunjangan transportasi, tunjangan biaya hidup selama mengikuti program, asuransi kesehatan, tunjangan visa, dan tes PCR, akan ditanggung oleh pemerintah. 

Aris dan tim International Office, PresUniv, merasa bangga dan senang karena keyakinan mereka dari awal terwujud.

"Dari awal kami yakin mahasiswa PresUniv akan lolos program. Selain Indeks Prestasi Kumulatif-nya bagus, mereka juga fasih berbahasa Inggris," ungkap Aris.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Yayasan Dharma Pertiwi Resmikan Daycare dan PAUD Holistik Integratif

Sabtu, 18 September 2021 - 19:33 WIB

Yayasan Dharma Pertiwi Resmikan Daycare dan PAUD Holistik Integratif

Yayasan Dharma Pertiwi mengadakan acara peresmian Daycare dan PAUD Holistik Integratif Yayasan Dharma Bhakti Dharma Pertiwi yang berlokasi di lingkungan Mabes TNI, Jumat (17/9/2021).

Ilustrasi Bermain internet (altselection.com)

Sabtu, 18 September 2021 - 18:25 WIB

Bangun Kualitas Diri dengan Jejak Digital Positif dan Terapkan Etika

Transformasi digital mengalami percepatan, terlebih dengan kondisi pandemi Covid-19 yang memengaruhi bagaimana masyarakat berinteraksi di dunia digital. Mulai dari mencari informasi, bekerja,…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Sabtu, 18 September 2021 - 18:00 WIB

Ketua MPR RI Harap Dunia Usaha di Bali Bisa Segera Bangkit

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap perekonomian di Bali bisa kembali bergerak seiring penurunan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ke level 3 di Pulau Bali.…

Ilustrasi Pelecehan Seksual Secara Online (Ist)

Sabtu, 18 September 2021 - 17:55 WIB

Jangan Takut Melapor! Pentingnya Kenali 5 Bentuk Pelecehan Seksual di Ruang DigitalĀ 

Interaksi sosial masyarakat yang beralih ke ruang digital berkat adanya internet, membuat tindak kekerasan seksual pun berpindah ke ranah online.

Orangtua Ajarkan Anak Tentang Internet (Ist)

Sabtu, 18 September 2021 - 17:10 WIB

Peran Orangtua Memberi Ajaran Agar Anak Aman Berinternet

Internet dan media sosial seperti mata pisau, di satu sisi memiliki manfaat positif namun sisi lainnya ada dampak negatif yang bisa melukai penggunanya. Terlebih untuk anak-anak, peran orangtua…