Manfaatkan Lahan Nganggur, Kementan Gerakkan Tanam Jagung di Kebun Lapas

Oleh : Wiyanto | Kamis, 22 Juli 2021 - 10:45 WIB

Lapas yang lahannya difungsikan perkebunan Jagung
Lapas yang lahannya difungsikan perkebunan Jagung

INDUSTRY.co.id-Jakarta,- Sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertanian mengandeng Kementerian Hukum dan HAM mengembangan budidaya jagung di lahan yang ada di Lembaga pemasyarakatan (Lapas) seluruh Indonesia. Program kerja sama ini telah dilaksanakan mulai tahun 2019 (3 lapas seluas 60 ha) sampai 2021 (13 Lapas seluas 165 ha).

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan bahwa Lapas dan Rutan merupakan tempat yang strategis untuk melakukan penanaman jagung dan kedepan dapat dilakukan penanaman dengan komoditas yang lainnya (tanaman sela). Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembicara pada webiar dengan topik “Tanam Jagung di Kebun Lapas” hari Rabu (21/7/2021)

Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Thurman Hutapea yang ikut serta mengatakan pada webinar tersebut menyebutkan bahwa bagi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia program kerja sama ini tentunya bermanfaat bagi 4 aspek yaitu bagi warga binaan dapat meningkatka pengetahuan dan menjadi bekal ketika nantinya bebas, bagi petugas pemasyarakatan dapat meningkatkan kreatifitas dalam mengolah hasil panen, untuk Instansi dapat bermanfaat dalam optimalisasi lahan sehingga menjadi produktif, dan bagi negara dapat meningkatkan pendapatan.

Lebih Lanjut kendala yang dihadapi lapas/rutan dalam melakukan penanaman yaitu terkait dengan sumber air yang masih kurang dan mengandalkan air hujan dan tidak adanya dana untuk persiapan pengolahan lahan operasional.

Salah satu lapas yang dapat menjadi percontohan yaitu Lapas Terbuka Kendal. Lapas Kendal sudah mulai melakukan integrated farming. Penanaman jagung yang dilakukan di 10 ha lahan lapas mendukung peternakan sapi, kambing dan ayam yang ada di lapas. ”Tanaman jagung dapat digunakan untuk pakan sapi, biji jagungnya diolah menjadi pakan ayam melalui mesin pengolah, kotoran ayam diolah menjadi pupuk kandang” ujar Rusdedy Kalapas Kendal.

Untuk mengatasi kendala keterbatasan pekerja, Lapas Kendal mensiasati dengan tanam dan panen bertahap tidak sekaligus 10 ha, hal ini juga mengurangi resiko penanganan pasca panen (agar hasil panen jagung tidak rusak).

Untuk Tahun 2021 ini, terdapat 13 Satuan Kerja Pemasyarakatan yang ikut serta sebagai pilot projek yaitu, Rutan Kelas I Labuhan Deli, Sumatera Utara, Lapas Tebuka Kelas IIB Pasaman, Sumatera Barat, Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Banten, Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal dan Nusakambangan Jawa Tengah, Rutan Kelas IIB Sengkang Sulawesi Selatan, Lapas Kelas IIB Selong dan Lapas Kelas IIB Sumbawa Besar, NTB, Lapas Kelas IIA Kupang, Lapas Kelas IIB Atambua, Rutan Kelas IIB Kafamenamu, NTT, serta Lapas Perempuan Kelas III dan Lapas Kelas III Pahuwato Gorontalo.

Indra Rochmadi, Koordinator Jagung dan Serealia lain Kementan menyampaikan bantuan jagung wilayah khusus berupa benih sebanyak 15kg/ha, herbisida 2 lt/ha, pupuk hayati 3lt/ha dan NPK 200kg/ha. “Masih terbuka kesempatan bagi lapas yang ingin mengikuti program ini,” ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Bank DKI

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:42 WIB

Anies Apresiasi Kontribusi Bank DKI Terkait Kolaborasi Penanganan Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi kontribusi Bank DKI terkait kolaborasi penanganan covid-19, termasuk salah satunya pada program Mobil Vaksin Keliling yang diinisiasi…

Inilah profil Carina Citra Dewi Joe, peneliti asal Indonesia yang menjadi salah satu pemilik hak paten vaksin AstraZeneca.

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:24 WIB

Bikin Bangga Jutaan Masyarakat Indonesia, Wanita Keturunan Indonesia Ini, Ternyata Salah Satu Pemilik Hak Paten Vaksin Astrazeneca

Jakarta-Selain Indra Rudiansyah, ternyata ada peneliti Indonesia yang ikut mengembangkan vaksin Covid-19 Astrazeneca di Oxford Univeristy, Inggris. Dia adalah wanita muda bernama Dr Carina Citra…

Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Aplikasi JAKI (foto Kolase)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:11 WIB

Kabar Terbaru dari Anak Buah Gubernur Anies: Aplikasi JAKI Bisa Buat Cek Status Vaksinasi COVID-19

Jakarta-Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta menambah fitur baru pada aplikasi JAKI yang dapat mengidentifikasi status vaksinasi COVID-19.

Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:54 WIB

ACT dan Gernas MUI Bergerak Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 adalah permasalahan bangsa yang harus diselesaikan bersama-sama. Semua elemen bangsa harus bersatu dalam menuntaskannya. Persatuan sangatlah penting, sebagaimana yang dicontohkan…

Ilustrasi Paspor Vaksin (Ist)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:45 WIB

Jepang Mulai Memberlakukan Paspor Vaksinasi Covid-19

Jepang mulai menerima paspor vaksin bagi mereka yang telah sepenuhnya divaksinasi Covid-19 sebagai syarat bahwa warganya dapat melakukan perjalanan internasional.