Diresmikan Erick Thohir, Subholding Hasil Penggabungan Anak Usaha Krakatau Steel Punya Pendapatan Sebesar Rp 3,4 Triliun

Oleh : Hariyanto | Rabu, 14 Juli 2021 - 13:26 WIB

Peresmian Subholding Sarana Infrastruktur
Peresmian Subholding Sarana Infrastruktur

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada kunjungan kerja di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten, Selasa (13/7/2021), Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan Subholding Sarana Infrastruktur yang merupakan perusahaan hasil integrasi dari beberapa anak perusahaan Krakatau Steel. 

Perusahaan baru tersebut bergerak di layanan kawasan industri terintegrasi dengan empat area utama yang terdiri dari kawasan industri, penyediaan energi, penyediaan air industri, dan pelabuhan. 

Adapun anak perusahaan yang bergabung adalah PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC), PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL), PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI), dan PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS).

“Saya mendukung pembentukan Subholding Sarana Infrastruktur sebagai bagian transformasi Krakatau Steel untuk meningkatkan nilai dan mengoptimalkan kinerja perusahaan," kata Erick Thohir. 

"Subholding ini harus dapat memanfaatkan peluang dari derasnya arus masuk investasi ke Indonesia yang memerlukan dukungan kawasan industri dengan fasilitas terintegrasi dan berstandar internasional," imbuhnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir melihat operasional pabrik Hot Strip Mill #2 Krakatau Steel dengan kapasitas produksi 1,5 juta ton per tahun. 

Sementara itu, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, Subholding Sarana Infrastruktur memiliki pondasi yang kuat secara finansial. 

Penggabungan empat perusahaan tersebut memiliki pendapatan Rp 3,4 triliun dan nilai EBITDA sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2020 dan akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan kawasan industri di Indonesia. 

“Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel ini diproyeksikan dapat menghasilkan pendapatan hingga Rp 7,8 triliun di lima tahun mendatang. Sementara untuk EBITDA diproyeksikan meningkat mencapai Rp 2,2 triliun di tahun 2025,” jelasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Link Net Tbk (LINK) (Foto DokIndustry.co.id)

Kamis, 23 September 2021 - 21:01 WIB

Curhat Pelanggan Direspon Cepat, Link Net Dianugerahi Penghargaan Indonesia Customer Service Champions

Jakarta– Dalam mewujudkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan, PT Link Net Tbk dengan brand First Media terus melakukan berbagai upaya dan optimalisasi layanan,…

Produk Mie BonCabe level 30 Rasa Ramen Pedas yang diluncurkan PT Kobe Boga Utama, Kamis (23/09/2021), di Tangerang, Provinsi Banten. (Foto: Humas PT Kobe Boga Utama)

Kamis, 23 September 2021 - 20:59 WIB

Kobe Boga Utama Luncurkan Mie BonCabe Level 30 Rasa Ramen Pedas

PT Kobe Boga Utama meluncurkan produk baru Mie BonCabe level 30 rasa Ramen Pedas pada acara Live Event “Ngeramen BonCabe” pada Kamis (23/09/2021). Acara tersebut dimeriahkan oleh para komika,…

Jalin Kerja Sama, Kemenag dan Perpusnas Luncurkan Portal Web Kepustakaan Keagamaan

Kamis, 23 September 2021 - 20:46 WIB

Pemulihan Pembelajaran di Madrasah Mengandalkan Buku Teks

Jakarta-Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI meluncurkan portal web Kepustakaan Keagamaan.

Ilustrasi Digital Skills (Ist)

Kamis, 23 September 2021 - 20:45 WIB

Pentingnya Memiliki Kemampuan Digital Saat Ini

Berkembangnya teknologi digital juga turut membawa kemampuan-kemampuan baru yang bisa dimiliki oleh masyarakat khususnya para generasi muda dan usia produktif. Mereka juga harus mengetahui sebenarnya…

JULO meluncurkan fitur lengkap kredit digital untuk dapat Hidupkan Hidupmu melalui stabilitas keuangan

Kamis, 23 September 2021 - 20:36 WIB

Dahsyat! Perusahaan Teknologi Karya Anak Bangsa Ini Ciptakan JULO, Kredit Digital Lengkapi Fitur Isi Pulsa Hingga Scan QRIS

JAKARTA- Sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia, PT JULO Teknologi Finansial (JULO) meluncurkan kredit digital dengan berbagai fitur transaksi meliputi kelengkapan transaksi cash dan non-cash.