INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pembangunan tol Cipali (Cikopo-Palimanan) memberikan kontribusi nyata untuk pariwisata dan pembangunan ekonomi kreatif.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam agenda bedah buku Cipali Trans Jawa dan Tol Enam Presiden dengan Sembilan Rahasianya, Senin (28/6/2021).
Menurutnya, tol Cipali dapat memamerkan produk-produk unggulan UMKM setempat. Jadi, tak hanya sebagai akses yang mudah untuk masyarakat namun juga memberikan jalan untuk bangkitnya ekonomi kreatif.
"Setelah beroperasi 2015, Tol Cipali ini bagaimana infrastruktur sebagai public goods yang bisa kita lakukan dengan pendekatan public private partnership. Ini saatnya kita harus bangkit. Dan untuk bangkit kita harus kreatif dan produktif," katanya.
Selain itu, tambah Sandiaga, rest area di Tol Cipali juga bisa menshowcase ruang produk ekonomi kreatif bagi pelaku umkm setempat.
"Ini menjadi sangat penting untuk membangkitkan ekonomi kreatif terlebih dimasa-masa sulit seperti saat ini," terang Menparekraf.
Lebih lanjut, Menparekraf menilai pandemi memaksa sektor ekonomi RI membutuhkan inovasi dan kolaborasi.
"Tren pariwisata sekarang memang sedang mengalami tekanan. Ekonomi kreatif juga mengimbangi. Kita harus berjalan seirama, untuk pemulihan dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat," ungkap pria yang akrab disapa Mas Menteri ini.
Sandiaga Uno menceritakan pembangunan tol Cipali diawali pada tahun 1996 hingga diresmikan di era Presiden Jokowi. Pembangunan tol yang berjarak sepanjang 116 km tersebut pernah terhenti di tahun 1998.
"Proyek jalan tol dimulai di era presiden Soeharto dengan rencana tata ruang kabupaten Subang tahun 1996, terhenti karena krismon di tahun 1998, tapi Bapak Presiden Habibie termasuk juga Gus Dur dan Ibu Mega tetap mendorong pembangunan dari infrastruktur ini," katanya.
Barulah pada tahun 2011 di era Presiden SBY, Tol Cipali ini dirampungkan dan akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo 13 Juni 2015.
"Dengan pembangunan jalan tol Cipali ini mendukung potensi ekonomi kreatif yang ada sepanjang jalan tol, Saya berharap dari Kemenparekraf pasti akan mendukung pembangunan-pembangunan infrastruktur karena anggaran kita pasti akan sangat terbatas, tentunya kita harus membuka peluang penggunaan pembiayaan dari pihak-pihak swasta dan pihak lain," tutup Sandiaga.