INDUSTRY.co.id - Sejak pukul 03.00, Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, telah dipenuhi masyarakat Jakarta yang ingin melakukan sahur maupun salat subuh berjamaah, Senin (12/12).

Diawali dengan pembacaan Surat Yasin sebelum adzan, rangkaian kegiatan yang dilakukan bertepatan dengan peringatan hari Maulid Nabi Muhammad ini berjalan lancar tanpa kendala.

Anies Baswedan hadir bersama Sandiaga Uno. Tampak pula Ketua DPR RI 2009-2014 Marzuki Alie, dan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier. Kegiatan salat subuh berjamaah ini kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan kuliah subuh dari Kiyai Zufli Zaini dan Tausiyah dari Anies Baswedan.

Dalam kesempatan tersebut, Anies mengatakan, peringatan hari lahir Nabi Muhammad adalah kesempatan untuk mengingat sifat baik Rasulullah dan menjadi bahan untuk menilai posisi umat Islam saat ini. Masalah (umat Islam) muncul karena tidak berkaca pada empat sifat tersebut, ujar Anies.

Mantan ketua Komite Etik KPK ini menjelaskan, bahwa di belakang perjuangan dan perlawanan atas ketidakadilan, selalu ada sosok ulama. Hal tersebut telah terjadi sejak perjuangan menuju kemerdekaan hingga sekarang.

Karena itulah Anies menyesalkan adanya pernyataan yang menyebutkan bahwa umat Islam bukan bagian dari kebhinnekaan.

(Pernyataan) itu keliru, karena yang sejak awal memulai dan menjaga kebhinnekaan adalah umat Islam. Umat Islam di tanah ini menghibahkan segalanya untuk kemerdekaan, tegas Anies.

Kegiatan pagi ini, sambung Anies, merupakan salah satu peristiwa bersejarah. 5-10 tahun kemudian mungkin kita akan menengok lagi di hari ini, mungkin juga ada yang bertanya, sedang apa dan di mana kita di tahun 2016? Maka, jawablah saya hadir dan saya bagian dari yang berjuang menegakkan keadilan, terang Anies yang disambut untaian takbir.

Dalam sambutan sekitar tujuh menit tersebut, Anies berulang kali menekankan pada tegaknya keadilan. Menurutnya, melalui salat berjamaah di seluruh Indonesia, umat Islam menuntut keadilan di negeri ini.

Kalau keadilan itu dihadirkan, bukan hanya Indonesia akan damai tapi juga di seluruh dunia. Mari jaga barisan, kita jaga perdamaian. Insya Allah, ikhtiar ini diridai oleh Allah, tutup Anies mengakhiri Tausiyahnya.(Hrb)