INDUSTRY.co.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya Kadin Indonesia yang turut serta dalam mensukseskan program vaksinasi ke 181 juta rakyat Indonesia.
"Saya menyambut baik dukungan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) terhadap program vaksinasi nasional dengan melaksanakan vaksinasi secara gratis bagi para karyawan di sektor swasta," ungkap Jokowi seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari unggahannya di instagram @jokowi pada Selasa siang (25/5/2021).
Seperri diketahui, Presiden Jokowi bersama Ketum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani pada Selasa 18 Mei lalu meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pabrik Unilever yang berada di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang Bekasi Jawa Barat.
Dalam kegiatan vaksinasi tersebut, 21.616 dosis vaksin Gotong Royong telah disuntikkan kepada pekerja dari 27 perusahaan dan 18 fasilitas kesehatan yang tersebar di Jakarta dan Jawa Barat.
Vaksinasi Gotong Royong tersebut menggunakan vaksin Sinopharm. Vaksinasi yang dilakukan oleh Kadin bersmaa Pemerintah tersebut turut mempercepat terbangunnya kekebalan komunal di Indonesia.
"Bersama dengan program vaksinasi gotong royong dan massal oleh pemerintah, saya berharap program vaksinasi secara nasional dapat mencapai angka satu juta suntikan per hari," imbuh Jokowi.
Sebagai catatan, Indonesia sejatinya hingga berita ini diturunkan telah mendatangkan 83,9 juta dosis vaksin yang terdiri dari vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.
"Hari ini, misalnya, sebanyak 8 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac kembali tiba di Indonesia dengan pesawat Garuda. Ini merupakan kedatangan vaksin Covid-19 ke-13 sejak 6 Desember 2020," tandas Jokowi.
Sebelumnya, Ketum Kadin Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, animo para pengusaha terhadap program Vaksinasi Gotong Royong sangat tinggi. Dimana jumlah perusahaan yang telah terdaftar mencapai 22.736 perusahaan.
"Antusiasnya sangat tinggi, sangat positif. Itu terbukti dari banyaknya perusahaan yang mendaftar vaksin kurang lebih ada sebanyak 22.736 perusahaan yang telah mendaftar dan lebih dari 10 juta peserta," pungkasnya ke redaksi INDUSTRY.co.id beberapa saat lalu.