Mentan: Karantina Pertanian Mengawal Keamanan Pangan Masyarakat

Oleh : Wiyanto | Kamis, 13 Mei 2021 - 08:41 WIB

Menteri Pertanian Syahrul Yasin limpo mengecek produk pertanian di karantina
Menteri Pertanian Syahrul Yasin limpo mengecek produk pertanian di karantina

INDUSTRY.co.id-Cengkareng - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo secara tegas memastikan tugasnya dalam melakukan pengawasan keamanan bahan pangan dan juga pakan asal produk pertanian telah dilakukan oleh jajarannya di Badan Karantina Pertanian atau Barantan.

“Kalau sampai lalai atau tanpa Karantina, maka akan sangat berbahaya bahan pangan bagi masyarakat di NKRI ini, " kata Mentan saat melakukan kunjungan kerja monitoring pengawasan tindakan karantina pertanian di Cargo Ekspor dan Impor, Bandar Udara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Rabu (12/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut Mentan memantau secara langsung tindakan pemeriksaan terhadap pelayanan perkarantinaan komoditas pertanian yang dilakukan jajarannya di Karantina Pertanian Soekarno Hatta serta memastikan pelayanan perkarantinaan saat ini telah berjalan sesuai dengan sistem operasional prosedur, dan dikawal dengan baik.

“Karantina pertanian mengatur keluar masuknya bahan komoditas baik untuk pangan, farmasi atau chemical, obat obatan, bahkan bisa dijadikan untuk kosmetik, “ ujar Mentan.

Penguatan sistem perkarantinaan akan menjadi fokusnya khususnya dari sisi sarana dan prasarana serta SDM yang mumpuni.

"Dengan tugasnya yang strategis yakni berkaitan dengan fungsi keselamatan, keamanan dan kepentingan nasional, maka perlu dukungan dan sinergi dengan semua pihak, “ ungkapnya

Kepala Barantan, Ali Jamil yang turut mendampingi menyebutkan bahwa selama masa bulan ramadan hingga jelang H-1 Idulfitri terjadi peningkatan lalu lintas komoditas pertanian, baik ekspor, impor, antar area maupun transit.

!

"Ini telah kami antisipasi dengan tetap memberlakukan masa layanan karantina, termasuk di masa libur lebaran, unit layanan karantina tetap beroperasi," kata Jamil.

Selain untuk melakukan pengawasan produk pertanian impor, hal ini juga untuk mengantisipasi peningkatan laju ekspor khususnya pada komoditas super prioritas yakni Sarang Burung Walet (SBW) dan Porang.

"Ke-2 komoditas ini mendapat perhatian khusus dari Pak Menteri, jangan sampai ada hambatan akses pasar atau keterlambatan layanan sertifikasi," pungkas Jamil.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Jakarta Anies

Minggu, 20 Juni 2021 - 22:08 WIB

Jakarta Memanggil! Gubernur Anies Buka Pendaftaran Tenaga Kesehatan Profesional Pengendalian Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa saat lalu menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta membuka lowongan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan kasus Covid-19 di wilayah…

Sebagai rangkaian dari Morula Fertility Fest 2021, Morula melakukan serangkaian acara Morula Fertility Talk yang dimulai di kota Padang pada Minggu, 20 Juni 2021,

Minggu, 20 Juni 2021 - 20:47 WIB

Ngeri, Banyak Pasangan Suami Istri Tidak Mampu Hamil, Morula IVF Tawarkan Solusi Bantu Masalah Infertilitas Pasangan

Padang – Sebagai rangkaian dari Morula Fertility Fest 2021, Morula melakukan serangkaian acara Morula Fertility Talk yang dimulai di kota Padang pada Minggu, 20 Juni 2021, dengan mengangkat…

Pastor John Laba Tolok SDB

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:58 WIB

Warga Lembata Sedunia Minta Gubernur NTT Batalkan ETMC 2021

JAKARTA – Sejumlah warga Lembata Diaspora Sedunia yang tergabung dalam Grup WhatsApp Ata Lembata, meminta Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Panitia Liga 3 El Tari…

Industri Alkes Nasional

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:51 WIB

Simak! Ini 7 Langkah Strategis Pemerintah Tingkatkan Produksi Alkes Buatan Industri Nasional

Pemerintah akan lakukan tujuh langkah strategis peningkatan ketersediaan pasar untuk mengembangkan industri alat kesehatan (alkes) dalam negeri.  Pertama, keberpihakan pada produk dalam negeri…

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:36 WIB

Ungkap Dampak Pandemi Covid-19 Memprihantinkan, Bamsoet: Semua Sektor Kehidupan Berantakan, Termasuk Otomotif...

Ketua MPR sekaligus Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) , mengatakan pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia selama setahun lebih ini menimbulkan dampak yang sangat memprihatikan.